Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI Hikmaturrahmah, Hikmaturrahmah
Musawa: Journal for Gender Studies Vol 10 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v10i2.524

Abstract

The 2003 National Education System Law which describes the time of children is 0-6 years of age) and some child education experts provide limitations of 0-8 years. At this time, Children who are in a time of curiosity are very helpful to read and use gadgets and some of the applications in them. With the development of information technology, children today are calling for far more "technology conscious" beyond the generations behind it. Indeed, on the one hand, there are several benefits for children who from the beginning have become acquainted with the gadget. At least since the beginning the child is familiar with technology. Here are summarized a number of gadget gadgets in children: Risk of electromagnetic radiation, reduced psychomotor abilities, difficulty adapting to lesson material. While Positive Impact: Facilitates communication, Increases knowledge, makes it easy to control children.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI Hikmaturrahmah, Hikmaturrahmah
Musawa: Journal for Gender Studies Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v10i2.524

Abstract

The 2003 National Education System Law which describes the time of children is 0-6 years of age) and some child education experts provide limitations of 0-8 years. At this time, Children who are in a time of curiosity are very helpful to read and use gadgets and some of the applications in them. With the development of information technology, children today are calling for far more "technology conscious" beyond the generations behind it. Indeed, on the one hand, there are several benefits for children who from the beginning have become acquainted with the gadget. At least since the beginning the child is familiar with technology. Here are summarized a number of gadget gadgets in children: Risk of electromagnetic radiation, reduced psychomotor abilities, difficulty adapting to lesson material. While Positive Impact: Facilitates communication, Increases knowledge, makes it easy to control children.
KONSEP IQRA’ PADA ANAK USIA DINI Hikmaturrahmah, Hikmaturrahmah
Musawa: Journal for Gender Studies Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v12i2.673

Abstract

The command to iqra in Qur'an as the first revelation is a concept of command to read. In this context, the word iqra (read) means an activity to get to know, comprehend, analyze, observe, and learn all things in life. It could also be specifically interpreted as reading books. The book here is not limited to Qur'an, but each and every beneficial thing. Children are blank slates of human that must be introduced to books and reading. However, it is obvious that there is a difference in teaching reading to early childhood and to adults. Reading is an enjoyment for children, full of pictures and colors, laughter and happiness. The essence of children is to be engaged in new things. So, reading is a way to introduce numerous new things to early childhood.
MEWASPADAI VIRUS LGBT PADA PENDIDIKAN ANAK Hikmatur Rahmah
Paedagogia: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2018): Paedagogia
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.039 KB) | DOI: 10.24239/pdg.Vol7.Iss1.28

Abstract

LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) is a frightening epidemic of society, especially in Indonesia. The epidemic also infects most children and adolescents. So as educators, both parents and teachers should pay particular attention to the symptoms that cause virus LGBT in the community, especially in children's education. Because it is against the nature, norms, customs, religion and morals of humanity. Moreover, LGBT's behavior is not a disease transmitted through genes or disorders, but more to the consequences mistakes and erros of children’s education.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI RA DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) STAIN DATOKARAMA PALU Bella Safitri; Rustam Rustam; Hikmatur Rahmah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol1.Iss1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan kecerdasan interpersonal anak melalui metode bermain peran di RA DWP STAIN Datokarama Palu dan mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui metode bermain peran di RA DWP STAIN Datokarama Palu. Penelitian ini mengunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis melalui lembar observasi pada siklus I dan siklus II setelah data terkumpul, lalu di analisa secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui tentang ada tidaknya peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui metode bermain peran. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan interpersonal anak meningkat setelah adanya tindakan melalui metode bermain peran. Pada saat dilakukan observasi pra tindakan, presentase kecerdasan interpersonal anak sebesar 13,88%, kemudian belum mengalami peningkatan pada siklus I tindakan I 13,88%, kemudian mulai meningkat pada siklus I tindakan II 27,79%. Pada pelaksaan siklus II juga mengalami peningkatan 55,56% dan kemudian terjadi peningkatan yang sangat baik pada siklus II tindakan II 83,33%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa metode bermain peran dapat digunakan untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal anak di RA DWP STAIN Datokarama Palu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI METODE TANYA JAWAB DENGAN MEDIA KARTU BERGAMBAR DI KELOMPOK B TK AL-KHAIRAAT 1 DESA KOTAPULU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Tri Putri Regita; Sri Dewi Lisnawati; Hikmatur Rahmah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss1.17

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Metode Tanya Jawab Dengan Media Kartu Bergambar di Kelompok B TK Al-Khairaat 1 Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis melalui lembar observasi pada siklus I dan siklus II. Setelah data terkumpul, lalu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui proses tindakan. Selanjutnya dinarasikan untuk mengambil kesimpulan tentang ada tidaknya peningkatan kemampuan bahasa anak melalui metode tanya jawab dengan media kartu bergambar. Hasil penelitian meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui metode tanya jawab dengan media kartu bergambar di kelompok B TK Al -Khairaat 1 Desa Kotapulu pada siklus I tindakan I adalah sebesar 24.44% , tindakan II adalah sebesar 39.99%. Adapun peningkatkan kemampuan bahasa anak melalui metode tanya jawab dengan media kartu bergambar di kelompok B TK Al -Khairaat 1 Desa Kotapulu pada siklus II tindakan I adalah sebesar 57.77% , tindakan II adalah sebesar 86.66% telah mencapai yang diharapkan peneliti dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian di atas maka disimpulkan bahwa metode tanya jawab dengan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak di kelompok B TK Al-Khairaat 1 Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF SAPI PERAH DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Husaimah; retoliah retoliah; Hikmatur Rahmah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.41

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Adapun rumusan masalah sebagai berikut: Pertama, bagaimana kelayakan alat permaianan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Kedua, bagaimana pengaruh alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Adapun metode penelitian dalam skripsi ini adalah menggunakan metode Research And Development (R&D) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji kelayakan produk tersebut, Penelitian ini menggunakan teknik potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, dan revisi produk. Berdasarkan hasil uji validasi oleh tim validator mendapatkan persentase dengan kategori valid oleh validator I dengan memberikan nilai sebesar 87, dan penilaian validator II memberikan nilai 87 dengan kategori valid , dan validator III. Kategori valid dengan memberikan nilai 86, dan validator IV kategori valid dengan memberikan nilai 80. kemudian penilaian coba terbatas di RA Ummahat DDI Ujuna oleh Ibu Ratnawati S.Pd memberikan nilai 4 dengan kategori sangat layak, RA DWP 1 Kanwil Depertemen Agama oleh Ibu Samsia S.Pd.I memberikan nilai 4 dengan kategori sangat layak, RA DWP 2 Kanwil Depertemen Agama oleh Ibu Ria Ika Rahayuningtyas memberikan nilai 3,7 dengan kategori sangat layak. penilaian uji coba lapangan mendapatkan respon baik oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian pengembangan alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini dikatakan layak karena perolehan persentase skor tiap aspek valid dan sangat baik sehingga media alat permainan edukatif sapi perah sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran anak usia dini.Implikasi bagi semua komponen dapat mengembangkan media pembelajaran beru alat permainan edukatif sapi perah sehingga dapat meningkatkan evektivitas pembelajaran, yang edukatif, inovatif dan kreatif dalam pembelajaran anak usia dini sehingga perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA ANAK DI PAUD AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL II PALU BARAT Arum Kartika Dewi Arum; Rustam; Hikmatur Rahmah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss2.92

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Penggunaan media bergambar dalam meningkatkan keterampilan bahasa anak, khususnya pada anak usia dini, dan bertujuan untuk mengetahui penggunaan media gambar dalam meningkatkan keterampilan bahasa anak di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal II Palu Barat dan Untuk mengetahui implikasi dari penggunaan media gambar dalam meningkatkan keterampilan bahasa anak di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal II Palu Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan keabsahan data akan diperkuat dengan malakukan teknik pemeriksaan. media gambar digunakan sebanyak empat kali dalam seminggu yang disesuaikan dengan tema pembelajaran, gambar yang digunakan adalah gambar rumah dari hari senin sampai hari kamis. Implikasi dari penggunaan media gambar dalam meningkatkan keterampilan bahasa anak di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal II Palu Barat adalah Anak dapat menyebutkan huruf-huruf pada kata rumah, anak lebih mudah menjawab pertanyaan dari guru, anak lebih mudah bercerita menggunakan media gambar, anak lebih mudah diajak berkomunikasi menggunakan media gambar, anak lebih fokus pada materi pembelajaran, pembelajaran lebih menyenangkan, materi lebih mudah dipahami.
THE IMPACT OF EMOTIONAL INTELLIGENCE TOWARDS ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING OUTCOMES AT JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Elya, Elya; Naima, Naima; Nursyam, Nursyam; Rahmah, Hikmatur; Hildawati, Hildawati
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i03.6390

Abstract

Background: The practice of education gives the perception that education is always centered on learning materials that require students to have cognitive and motor skills, but pay less attention to fulfilling emotions. Purpose: This study aims to investigate and analyze the impact of emotional intelligence on academic achievement in Islamic religious education among junior high school students. Method: This research uses quantitative methods using inferential analysis. The population in this study were students at SMPN 2 Sigi with a total of 277 people with a sample size of 164 students. Result: The research findings indicate a notable correlation between emotional intelligence and learning achievement in Islamic religious education subjects at SMPN 2 Sigi. This is evident through hypothesis testing where the coefficient value for the Emotional Intelligence variable is 0.760, with a standard error of 0.036, and a t-statistic value of 21.104, with a significance level of less than 0.05. Conclusion: The research concluded that emotional intelligence exhibits a significant and positive association with academic achievement in Islamic Religious Education among junior high school students.
Metode Pembelajaran Bermain: Apakah berpengaruh terhadap perkembangan karakter sosial anak usia dini? Hasnah, Sitti; Gusnarib, Gusnarib; Rahmah, Hikmatur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode pembelajaran bermain terhadap perkembangan karakter sosial anak usia dini melalui pendekatan studi literatur. Karakter sosial, yang mencakup kemampuan kerjasama, empati, toleransi, dan komunikasi, merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan sejak dini, karena menjadi fondasi bagi interaksi sosial anak di kemudian hari. Metode pembelajaran bermain, yang menggabungkan unsur edukasi dan aktivitas menyenangkan, dipandang sebagai salah satu strategi efektif dalam pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan karakter sosial secara optimal. Studi ini mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis temuan dari berbagai penelitian sebelumnya terkait efektivitas metode pembelajaran bermain dalam membentuk karakter sosial anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas bermain yang terstruktur dan melibatkan interaksi dengan teman sebaya memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan kemampuan sosial anak. Melalui aktivitas bermain, anak-anak belajar memahami perasaan orang lain, berkomunikasi dengan baik, dan bekerja sama dalam kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran bermain efektif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter sosial anak usia dini. Â