Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE EFFECT OF INTERPERSONAL COMMUNICATION TRAINING ON THE PREVENTION OF AGGRESSIVE BEHAVIOR Eka Aryani; Abdul Hadi; Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v9i1.23881

Abstract

This research aims to determine the effect of interpersonal communication training on preventing aggressive behavior. The subjects of this research were students of Vocational School The data collection tool used was the aggressive behavior scale. The research subjects used as samples were 20 people from a population of 100 vocational school students. This number was obtained from students at Vocational School which means it is not significant. In the aspect of verbal aggression, z = -1.477 with p > 0.05 (p = 0.140, 2 tail; p = 0.70 1 tail) which means it is also not significant. The analysis of differences for the anger aspect was also not significant z = -0.557 with p > 0.05 (p = 0.564, 2 tail; p = 0.282, 1 tail). A new significant difference was found in the hostility aspect which was indicated by z = -2.138 with p < 0.05 (p = 0.033, 2 tail; p = 0.0165, 1 tail). The research results show that interpersonal communication training has an effect on preventing aggressive behavior.
The Relationship Between Hardiness And Career Adaptability Of Vocational Students Abdul Hadi; Eka Aryani; Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1777

Abstract

Vocational education is education that prepares students to be able to work in certain situations in certain fields. In line with the goals of vocational education, it places more emphasis on practice, especially career adaptability. However, there are several obstacles related to this ability, including: students do not understand future career decisions, lack confidence in making job decisions according to their talents, one of which is related to career adaptability. This research is correlational research regarding the relationship between hardiness abilities and vocational school students' career adaptability abilities. The sample in the research was simple random sampling, totaling 40 vocational school students. The data collection instrument used the hardiness and career adaptability scale instruments. The research results show that the correlation test between hardiness (X) and career adaptability (Y) is 0.912 with sig. = 0.000 (p<0.01). In conclusion, there is a significant relationship between these two variables. This can be seen in the aspects of control, commitment and challenge. In line with these results, it means that the higher the student's hardiness, the higher their career adaptability will also be. Apart from that, career adaptability and hardiness are able to make individuals develop and control the situations they face.
Coping Proaktif Mahasiswa Dalam Mengerjakan Tugas Akhir Ray Rido Imanuel Sembiring; Eka Aryani
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2647

Abstract

Sebagian mahasiswa semester akhir pada lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta sering kali mengeluh perihal kesulitan mengerjakan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 98 mahasiswa dan jumlah sampel 49 mahasiswa melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir yaitu dilihat dari 13 aspek coping proaktif yaitu aspek keaktifan 8,53%, aspek mencari dukungan sosial bersifat emosional 7,72%, aspek penindasan aktivitas bersaing 8,04%, aspek positif penafsiran ulang dan pertumbuhan 7,44%, aspek penerimaan 8,60%, aspek kontrol diri 7,69%, aspek mencari dukungan sosial bersifat instrumental 7,69%, aspek pelepasan perilaku 7,45%, aspek religiusitas 7,85%, aspek perencanaan 8,57%, aspek fokus dan pelampiasan emosi 5,96%, aspek penolakan 6,90%, aspek pelepasan mental 7,57%. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa aspek coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir paling besar dalam penelitian ini yaitu aspek penerimaan sedangkan aspek paling rendah ada pada aspek fokus dan pelampiasan emosi.
Regulasi Emosi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid -19 Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta Afifah Afifah; Eka Aryani
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 2 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid -19 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Agar mahasiswa mampu meregulasi emosinya selama pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 5 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mengukur keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek sulit meregulasi emosi selama pembelajaran daring. Dampak dari subjek yang sulit meregulasi emosi tersebut diantaranya adalah sulit mengontrol emosi yang ditunjukkan dengan subjek sering marah- marah, berteriak, berkata kasar sendiri, memukul tembok, melempar barang, berkata kotor dan berdiam diri di kamar. Banyak faktor yang mempengaruhi subjek sulit mengontrol emosi selama pembelajaran daring karena banyak masalah yang dihadapi, diantaranya sulit mengatur waktu antara kuliah dan kerja, pola fikir negatif dan selalu overthingking serta kurang mengerti penjelasan dari dosen sehingga melalaikan tugasnya.