Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Workshop Ecoprint Berbasis Sumber Daya Lokal Bagi Kelompok Wanita Desa Simpang Tiga: Upaya Peningkatan Sosiopreneurship Hendrik, Maulina; Kodri, M. Adha Al; Juniawan, Fransiskus Panca; Yuliana, Fanika; Anggraini, Catrine Widya; Almira, Almira; Abadi, Mu’taman
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.39165

Abstract

Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Namun, pengetahuan masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di lingkungan sekitar masih sangat minim. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk dapat menggerakkan dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta inovasi masyarakat sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatan SDA dengan baik. Tujuan PkM ini mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi alam yang ada di lingkungan sekitar, khususnya tumbuh-tumbuhan dan mengembangkannya menjadi suatu karya atau produk yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi, diskusi, dan praktik. Hasil yang diperoleh: 1) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita Desa Simpang Tiga (ibu-ibu rumah tangga, anak-anak putus sekolah, dan siswa SMP); 2) Menghasilkan produk ecoprint dengan teknik pukul (pounding) dan kukus (steaming).
STRATEGI MENGATASI ANAK PUTUS SEKOLAH BERBASIS EDUKASI DAN BERMAIN PERAN DI DESA SIMPANG TIGA, BANGKA BARAT Kodri, M. Adha Al; Hendrik, Maulina; Juniawan, Fransiskus Panca
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30572

Abstract

Angka putus sekolah yang terjadi di desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat masih dalam perkembangan yang mengkhawatirkan atau masing tergolong tinggi. Dari tahun 2022 hingga 2023 tercatat sebanyak 71 orang putus sekolah dan terdapat 63 orang tidak bersekolah. Ada berbagai macam faktor penyebab tingginya angka putus sekolah dan tingginya angka yang tidak bersekolah. Faktor penyebab ini mulai dari permasalahan ekonomi, kurangnya akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, hingga dengan pola pikir masyarakat yang lebih memlikih berkebun atau menambang dari pada melanjutkan pendidikan. Tidak hanya pendidikan, desa Simpang Tiga juga mengalami permasalahan di bidang kesehatan. Di desa ini telah terjadi kasus stunting yang cukup tinggi dengan prevalensi sebesar 34,5%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukanlah kegiatan talkshow pendidikan dengan metode edukasi dan bermain peran yang berfokus pada pendidikan seumur hidup. Dalam kegiatan ini menghadirkan para pelajar dari tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Kehadiran mereka menjadi penting dalam upaya menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan semangat anak-anak desa Simpang Tiga untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.