Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Gambaran Peran Stakeholder Terhadap Pelaksanaan Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) Di SPN Polda Aceh Kabupaten Aceh Besar (Qualitative Study Research) Bambang Suriandi, Hanifa Hasnur, Basri Aramico
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan kewaspadaan di SPN Polda Aceh. Dari hasil tes PCR pada awal Agustus 2020 terdapat 8 kasus terkonfirmasi positif, pada 6 Agustus 2021 naik menjadi 63 kasus terkonfirmasi positif, 1 meninggal. Tujuan peneliti ini peneliti ingin melihat studi kualitatif peran stakeholder dalam melaksanakan kebijakan pemerintah terkait penanggulangan COVID-19 di SPN Polda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, objek penelitiannya adalah seluruh stakeholder di SPN Polda Aceh, total informan sebanyak 9 orang yang terdiri dari stakeholder inti 7 orang dan stakeholder primer 2 orang, stakeholder sekunder tidak dilibatkan dalam penelitian untuk menghindari informasi yang kurang tepat karena jarak yang cukup jauh. Pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur, observasi terbuka, dan dokumen pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggabungkan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran stakeholder SPN Polda Aceh terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 adalah telah melaksanakan kegiatan Satgas COVID-19, telah melaksanakan prokes, telah melaksanakan new normal, telah melaksanakan vaksinasi, dan telah melaksanakan PPKM. Sebagaimana disampaikan oleh informan berikut ini “…alhamdulillah kita telah melaksanakan berbagai upaya penanganan yang didasarkan pada reguliasi yang ditetapkan oleh pemerintah seperti pembentukan Satgas COVID-19, pelaksanaan prokes 5M, new normal, vaksinasi, dan PPKM…” (In-1).
Hubungan Perkembangan Karakter Anak Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Pada Usia 3-6 Tahun Di Desa Bener Pepanyi Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022 Rahmiati, Basri Aramico, Eddy Azwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan di desa Bener Pepanyi diperoleh bahwa jumlah anak usia 3-6 tahun terdapat sebanyak 120 orang, anak usia 3 tahun sebanyak 24 orang, jumlah anak usia 4 tahun sebanyak 30 orang, sedangkan jumlah anak usia 5 tahun sebanyak 21 orang, dan jumlah anak usia 6 tahun sebanyak 45 orang. Dan berdasarkan hasil wawancara dengan orangtua anak yang menggunakan gadget sebanyak 10 orang, diperoleh bahwa 10 dari anak usia 3-6 tahun tersebut pernah menggunakan gadget dan mampu mengaplikasikan game, atau youtube untuk menonton kartun melalui hp yang mereka miliki. Tujuan penelitian ini untuk adakah hubungan perkembangan karakter anak terhadap dampak penggunan gegdet di Desa Bener Pepanyi Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian Case Sectional Populasi penelitian ini adalah seluruh orangtua dari anak usia dini penguna gadget yang berusia 3-6 tahun di Desa Bener Pepanyi tahun 2022. Sampel terdiri berjumlah 55 responden. Pengumpulan data dilakukan 28 Juni s/d 4 Juli. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dengan perkembangan sosial emosional iya sebesar 75.1%, perkembangan kognitif iya sebesar 100.0%, perkembangan bahasa iya sebesar 92.3%, dperkembangan fisik motorik iya sebesar 88.2%, dan perkembangan kreativitas iya sebesar 89.5%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa tidak ada hubungan perkembangan sosial emosional (p=0.282), perkembangan bahasa (p=0,204), ada hubungan perkembangan kognitif (p=0,004), perkembangan fisik motorik (p=0,003), dan perkembangan kreativitas (p=0,004) dengan penggunaan gadget.
Hubungan Kepuasan Pasien Dengan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 Andi Maulana, Basri Aramico, Fauzi Ali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator utama keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan. Puskesmas Kuta Baro terletak di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar dan memiliki wilayah kerja yang cukup luas untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang optimal. Namun, di puskesmas Kuta Baru hanya ada satu orang dokter, dan fasilitas yang kurang memadai untuk penanganan pasien. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain Cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien usia >= 15 tahun yang ada di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Metode pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sebanyak 92 responden dan analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang mengalami kepuasan kurang terhadap pelayanan kesehatan sebesar 17,39% dan mutu pelayanan kesehatan kurang baik sebesar 15,22%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan mutu dengan kepuasan (p-value: 0,0001), kehandalan (p-value: 0,0001), daya tanggap (p-value: 0,009), jaminan (p-value: 0,938), empati (p-value: 0,011) dan bukti fisik (p-value: 0,321).
Determinan Pengetahuan Tentang Cara Penularan HIV/AIDS Pada Wanita Usia Subur di Indonesia Tahun 2017 (Analisis Lanjut Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2017) Agustina; Dian Ayu Irhamna; Basri Aramico
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2022): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v7i3.244

Abstract

Banyak perempuan yang terjebak dalam pergaulan bebas dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya sehingga rentan tertular HIV/AIDS. kurangnya pengetahuan tentang cara penularan HIV/AIDS akan meningkatkan risiko penularan dan berdampak pada peningkatan jumlah kejadian dan kasus baru yang ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan pengetahuan tentang cara penularan HIV/AIDS pada WUS. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan memanfaatkan data SDKI 2017 dengan desain cross sectional, dengan populasi seluruh WUS dari 34 provinsi di Indonesia yang diikutsertakan dalam survei SDKI 2017. Pemilihan sampel didasarkan pada rasio menggunakan stratifikasi dan multistage random sampling. Sampelnya adalah seluruh WUS yang pernah mendengar tentang HIV/AIDS di Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi data dan dokumen SDKI 2017, kemudian diolah menggunakan STRATA 12. Ada pengaruh yang signifikan antara usia dengan OR = 0,92, p-value 0,057, status pekerjaan dengan OR = 4,87, p-value 0,000 , aktivitas seksual terakhir dengan OR = 0,84, p-value 0,086, sikap bernegosiasi terhadap hubungan seksual yang aman dengan suami OR = 1,35, p-value 0,094 dan sumber informasi tentang HIV/AIDS dengan OR = 0,90, p-value 0,016) dengan pengetahuan tentang Penularan HIV/AIDS di WUS. Kepada pemerintah dan instansi terkait yang berwenang merumuskan kebijakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS secara komprehensif, terstruktur dan efektif melalui surveilans di Puskesmas di WUS.