Nurwidiyanti, Erika
Keperawatan, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Sman 1 Karangmojo Yudhan Affandi Prabowo; Aan Devianto; Erika Nurwidiyanti
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1552

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja, khususnya tingkat SMA. Meskipun begitu, ada kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan depresi, kecemasan, hingga bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 1 Karangmojo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif analitik korelatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah responden 224 orang dari SMA Negeri 1 Karangmojo. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner penggunaan media sosial dan kuesioner kesehatan mental SRQ. Uji analisis data menggunakan analisis Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkn bahwa tingkat penggunaan media sosial berada pada kategori kadang sebesar (49,1 %) dan untuk kesehatan mental dalam kategori sehat sebesar (50,4 %) dan hasil korelasi menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p-value 0,000. Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 1 Karangmojo.
Tingkat Pengetahuan Berhubungan dengan Usaha Mencari Bantuan Terkait Kegawatdaruratan Medis di Kota Yogyakarta : Knowledge Level Associated with Help Seeking Related to Medical Emergencies in Yogyakarta City Lukman Nulhakim Abdul Kader; Teguh Santoso; Erika Nurwidiyanti
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 17 No. 2 (2021): NJK Volume 17, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v17i2.134

Abstract

Emergencies are circumstances that require immediate action or require first aid. The most common emergency is a traffic accident which can cause injuries. The death toll from traffic accidents is 30,000 people per year and the morbidity is 20,000 people per year. Efforts are being made to reduce the number of mortality and morbidity that is issued by PSC 119 emergency medical services. This study aims to analyse the correlation between knowledge level and effort to seek help related to an medical emergency. This is a descriptive correlation with a cross-sectional approach. The number of respondents was 348 people using incidental sampling. Data were collected using a questionnaire level of knowledge and efforts to seek help. In addition, Kendall's tau test is used to determine the relationship between variables. The result showed the level of knowledge of 250 respondents (71.8%) was categorized as very good, 79 respondents (22.7%) have a good category, 8 respondents (2.3%) have a sufficient category, and 11 respondents (3.2%) in the poor category. The efforts to seek help by respondents were categorized as very good 72 respondents (20.7%), good category are 67 respondents (19.3), sufficient category are 86 people (24.7%), less category totaled 48 respondents (13.8%), and 75 respondents (21.5 %) is in the failed category. The relationship between variables is significant with value = 0.000 (p = 0.01). However, the correlation coefficient value is 0.180. There is a significant relationship between the level of knowledge and efforts to seek help but have a weak correlation.
TINGKAT NYERI PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT : THE PAIN LEVELS IN PATIENTS WITH ACUTE CORRONARY SYNDROME Fifin Prakasiwi Yuhartanti; Teguh Santoso; Erika Nurwidiyanti
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.308

Abstract

Karakteristik klinis pada pasien dengan sindrom koroner akut (SKA) adalah mual, muntah, sesak napas, dan yang paling sering yakni nyeri dada. Sindrom koroner akut terjadi akibat adanya sumbatan atau kekakuan pada pembuluh darah koroner yaitu pada right coronary artery (RCA), left mean artery (LMA) yang bercabang menjadi left anterior descendent (LAD) dan left circumflex (LCx). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat nyeri dengan lokasi penyumbatan arteri koroner pada pasien SKA. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan pendekatan cross-sectional dengan responden sebanyak 75. Informasi data responden didapatkan dari data sekunder yang berasal dari rekam medis pasien pada bulan Juni-Desember 2020. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 65,3±6,12 tahun dengan 74,7% responden berjenis kelamin laki-laki. 64% responden mengalami nyeri kategori berat dan 46,7% lokasi sumbatan atau infark berada di bagian inferior. Uji korelasi antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan pembuluh koroner didapatkan nilai p= 0,000 dengan nilai korelasi koefisien 0,0799. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan koroner.