Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI ART THERAPY SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI ANAK Kusuma Wardani, Yulia; Mahasiswa KKN Universitas Lampung
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v5n4.2818

Abstract

Student community service through the Community Service Program (KKN) is a tangible contribution from students in understanding community life and its problems. Art therapy is a psychological approach that utilizes artistic expression as a medium for communication and self-exploration, particularly effective for children who have difficulty expressing emotions verbally. This outreach activity aims to introduce the concept of art therapy to elementary school students as a safe, creative, and therapeutic communication alternative. The target participants are focused on 4th and 5th grade students at SDN Jagabaya I, Way Halim District, taking into account the cognitive and emotional development of children aged 9–11 years who are in the concrete operational stage according to Piaget's theory. At this stage, children begin to be able to understand visual symbols, think logically, and demonstrate emotional readiness to manage more complex social dynamics. The implementation method includes an explanation of the concept of art therapy, a drawing session on the theme "Me and My Feelings," and a reflective discussion of the resulting work. Observations show that this approach is able to increase active participation, self-expression, and social interaction among students. Art therapy has proven to be an inclusive and effective communication medium in supporting the psychosocial development of elementary school-aged children. This activity also opens up space for teachers and parents to understand the importance of non-verbal communication in the process of child growth and development.
CEGAH STUNTING DENGAN MENUNDA PERNIKAHAN DINI MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI DI DESA TALANG MULYA Kusuma Wardani, Yulia; Rilda Murniati; Elly Nurlaili; Selvia Oktaviana; Sekar Dewi Kulsum, Sayyidah; Dora Mustika
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n1.3373

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap kualitas tumbuh kembang anak dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting adalah praktik pernikahan dini yang masih terjadi di banyak wilayah, termasuk di Desa Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Pernikahan dini menyebabkan kehamilan berisiko pada usia yang belum matang secara biologis dan psikologis, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya stunting pada anak. Rendahnya literasi hukum dan kesehatan masyarakat menjadi faktor utama yang memperkuat praktik tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi, edukasi, diskusi, dan pendampingan, dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta remaja dan keluarga di desa tersebut. Materi yang disampaikan meliputi aspek hukum pernikahan dini berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, hubungan antara pernikahan dini dan risiko stunting, serta pentingnya kesehatan reproduksi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mendukung penundaan pernikahan dini sebagai upaya pencegahan stunting. Dengan pendekatan yang partisipatif dan berbasis masyarakat, diharapkan kegiatan ini dapat mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Talang Mulya.