Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Assistance for Healthy Cultivation of Chili Plants on Sub-Optimal Land in Facing the Impact of Climate Change in Sumbawa Regency: Pendampingan Budidaya Sehat Tanaman Cabai Pada Lahan Sub Optimal Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Di Kabupaten Sumbawa Ayu, Ieke Wulan; Suhada, Ikhlas; Kusumawardani, Wening; Oklima, Ade Maryam; Novantara, Yhosa; Soemarno, S.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.104 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang181

Abstract

Environmental stress is a major challenge in sustainable food production, because it can reduce crop productivity, specifically chilies on sub-optimal land. The use of liquid organic fertilizers containing complete macro and micro nutrients is highly needed, so that plants thrive and are healthy and are more resistant to pathogens. This activity aimed to improve the knowledge and skills of farmer group partners about healthy plant cultivation technology on sub-optimal land. Assistance activities were carried out for the Hasrat Indah farmer group in Kerato Village, Unter Iwes District, Sumbawa Regency, during July 2020 by using extension and training methods. The results of the activity indicated that this assistance activity can improve the farmers’ knowledge about healthy cultivation of chilies, and the application of fertilizers at the right time by using liquid organic fertilizers. The successes achieved in the process of empowering farmers in this activity included increasing farmers’ knowledge of soil health, healthy cultivation of chilies, and the application of using liquid organic fertilizers. Abstrak Cekaman lingkungan merupakan tantangan utama dalam produksi pangan berkelanjutan, karena dapat mengurangi produktivitas tanaman, terutama pada tanaman cabe di lahan sub optimal. Penggunaan pupuk organik cair yang mengandung zat hara makro dan mikro lengkap sangat diperlukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat serta lebih tahan terhadap patogen. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra kelompok tani terkait teknologi budidaya tanaman sehat di lahan sub optimal. Kegiatan pendampingan dilakukan pada kelompok tani Hasrat Indah di Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, selama bulan Juli 2020 dengan metode penyuluhan, dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan petani tentang budidaya sehat pada tanaman cabe, aplikasi pupuk pada waktu yang tepat dengan menggunakan pupuk organik cair. Keberhasilan pemberdayaan petani dalam kegiatan ini adalah petani mengetahui tentang kesehatan tanah, budidaya sehat tanaman cabe, dan aplikasi penggunaan pupuk organik cair.
EFEKTIFITAS APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR BATUAN VULKANIK DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PENINGKATAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) Kusumawardani, Wening; Suhada, Ikhlas; Mariyam Oklima, Ade; Mahdi Muhammad Parisi, Lalu
Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas perlakuan pupuk organik cair batuan vulkanik dan pupuk kandang sapi terhadap peningkatan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) di lahan berpasir Desa Prode SP III di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan dari bulan April hingga Juni 2023, menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Pupuk organik cair batuan vulkanik (V) adalah faktor pertama, dan pupuk kandang sapi (S) adalah faktor kedua, masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Faktor pupuk organik cair batuan vulkanik terdiri dari tiga kategori: V1= 8 liter pupuk organik cair batuan vulkanik/ha, V2= 10 liter/ha, dan V3= 13 liter/ha. Faktor pupuk kandang sapi terdiri dari tiga kategori. Dengan menggunakan Analisis of Varians (Anova) pada taraf 5%. Perlakuan tunggal pupuk organik cair batuan vulkanik memberikan pengaruh nyata terhadap peubah hasil yaitu serta berat umbi per tanaman sampel, berat umbi per petak, dan berat panen per hektar (18,36 Ton). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peubah hasil bawang merah sangat dipengaruhi oleh perlakuan kombinasi pupuk organik cair batuan vulkanik dan pupuk kandang sapi.
PENENTUAN STATUS HARA POSFOR (P) DAN KALIUM (K) TANAH SAWAH DI DAERAH IRIGASI EMBUNG KASWANGI KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA Mariyam Oklima, Ade; Mastar, syahdi; Suhada, Ikhlas; Regita Pradani, Yuni
Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status hara posfor (P), kalium (K) dan pH tanah daerah Irigasi Embung Kaswangi Kecamatan Empang. Penelitian ini dilakukan pada bulan september 2019 di Daerah Irigasi Embung Kaswangi Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei tanah untuk mengetahui status hara Posfor (P) dan Kalium (K) tanah sawah Daerah Irigasi Embung Kaswangi Kecamatan Empang. Penelitian ini menggunakan metode grid bebas merupakan penggabungan dari metode grid dan metode fisiografi. Penentuan titik sampel tanah dilakukan berdasarkan topografi wilayah dan kondisi lapang. Daerah Irigasi Embung Kaswangi memiliki luas 1.166 ha dan 1 titik mewakili 100 ha sehingga diperoleh 11 titik sampel, jarak antar titik pada peta yaitu 2cm. Analisis tanah dilakukan untuk mengetahui kadar posfor tersedia dalam tanah dengan menggunakan metode Bray I dan untuk mengetahui Kdd didalam tanah. analisis tanah dilakukan di Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 36,36% pH berada pada harkat agak masam, 54,54% pH berada pada harkat Netral dan 9,09% pH berada pada harkat agak alkalis. Sebesar 9,09% nilai Posfor tersedia berada pada harkat sangat rendah, 54,54% nilai Posfor tersedia berada pada harkat rendah, dan 36,36% nilai Posfor tersedia berada pada harkat sedang. Sebesar 100% nilai kalium dapat ditukar berada pada harkat sangat rendah.
PENGARUH JENIS MULSA DAN PUPUK ORGANIK CAIR SILIKAT DALAM BUDIDAYA TANAMAN SEMANGKA (Citrullus lanatus) DI LAHAN KERING Satrio Pratama, Anang; Suhada, Ikhlas; Mariyam Oklima, Ade
Jurnal Agroteknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mulsa dan pupuk organik cair silikat dalam budidaya tanaman semangka (Ciitrullus lanatus) di lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di lahan kering Dusun Bage Tango Desa Lopok Keamatan Lopok Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah mulsa (M) dan faktor kedua pupuk silikat cair (P). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor mulsa terdiri dari 3 jenis, yaitu: M0= Tanpa Mulsa, M1= Mulsa Plastik, M2= Mulsa Organik, faktor pupuk terdiri dari 3 taraf yaitu: P0= 5 Liter Per Hektar Pupuk Silikat Cair, P1= 10 Liter Per Hektar Pupuk Silikat Cair, P2= 15 Liter Per Hektar Pupuk Silikat Cair. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan interaksi mulsa (M) dengan pemberian pupuk silikat cair (P) berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tanaman, jumlah cabang produktif, dan jumlah buah pada tanaman semangka, tetapi berpengaruh nyata terhadap bobot buah yakni pada perlakuan M1P1 (Mulsa Plastik dan Dosis Pupuk 10 Liter Per Hektar) dan diameter buah pada perlakuan M2P2 (Mulsa Organik dan Dosis Pupuk 15 Liter Per Hektar).
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BATUAN SILIKAT DAN MULSA JERAMI PADI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BLEWAH (Cucumis Melo Var. Cantalupensis L.) DI DESA LAPE, KAB. SUMBAWA Sajawagus, Aldo; Wulan Ayu, Ieke; Suhada, Ikhlas
Jurnal Agroteknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair batuan silikat dan mulsa jerami padi pada pertumbuhan dan hasil tanaman blewah (cucumis melo var. cantalupensis l.). Penelitian dilaksanakan dilahan sawah Desa Lape Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada bulan Mei sampai Agustus 2024. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah pupuk cair batuan silikat (S) dan faktor kedua Mulsa Jerami (M). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor pupuk cair batuan silikat terdiri dari 2 taraf, yaitu: P1= 5 liter/ha pupuk cair batuan silikat, P2= 10 liter/ha pupuk cair batuan silikat. Mulsa terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0= tanpa mulsa, M1= mulsa 7,5 cm, M2= mulsa 10 cm. Data dianalisis menggunakan analisis varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk cair batuan silikat dengan mulsa jerami padi memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi baik umur 14, 28 hari setelah tanam (HST) dan memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun tanaman pada umur 14, 21 hari setelah tanam (HST). Tetapi hasil terbaik tinggi tanaman dan jumlah daun pada kombinasi S2M2 (Ketebalan Mulsa jerami padi 10 cm dengan 10 liter/ha pupuk cair batuan silikat). Kombinasi S2M2 (Ketebalan Mulsa jerami padi 10 cm dengan 10 liter/ha pupuk cair batuan silikat) berpengaruh tidak nyata terhadap parameter jumlah buah per sampel (buah), bobot per buah (kg), dan bobot buah per plot (kg).
SOSIALISASI PERAN SOCIAL SAFETY NET MENGHADAPI PENGARUH PERUBAHAN IKLIM DAN KRISIS PANGAN Ayu, Ieke Wulan; Lestari, Nina Dwi; Suhada, Ikhlas; Kusumawardani, Wening
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1975

Abstract

Perubahan iklim dan krisis pangan menjadi tantangan global yang semakin mendesak, memengaruhi kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Salah satu upaya mitigasi dampak sosial dan ekonomi dari kedua isu ini adalah melalui implementasi program Social Safety Net (SSN/Jaring Pengaman Sosial). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya jaring pengaman sosial (Safety memberikan sosialisasi peran social safety net menghadapi pengaruh perubahan iklim dan krisis pangan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di Hotel Suci beralamat di Jalan Hasanuddin No.57,Kelurahan Bugis,Kecamatan Sumbawa,Kabupaten Sumbawa,Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kegiatan Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional HMI Cabang Sumbawa. Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi menggunakan metode ceramah, terkait peran penting mahasiswa dalam social safety net menghadapi perubahan iklim dan krisis pangan di Indonesia serta melakukan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan sosialisasi adalah satu cara efektif dalam meningkatkan pemahaman, dan kesiapan peserta kegiatan. Kegiatan sosialisasi membuktikan pentingnya peningkatan literasi sosial dan kebijakan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mereka mampu berperan sebagai agen perubahan dalam mendorong implementasi SSN yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.
KERAGAMAN TANAMAN HORTIKULTURA LOKAL DAN POTENSINYA UNTUK KETAHANAN PANGAN LOKAL DI KABUPATEN SUMBAWA Ramadhani, Fikri; Ayu, Ieke Wulan; Novantara, Reyga Yhosa; Suhada, Ikhlas
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2030

Abstract

Kabupaten Sumbawa memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang tinggi, khususnya dalam sektor hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman tanaman hortikultura lokal di Desa Karang Dima serta menganalisis potensinya dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Penelitian dilaksanakan di Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badasdari bulan April-Juni 2025 menggunakan pendekatan deskriptif ekploratif. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan petani dan tokoh masyarakat, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis tanaman hortikultura lokal, termasuk sayuran lokal (labu air,kelor, pare hutan,okra, dan terung bulat kuning), yang memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi. Tanaman-tanaman ini umumnya adaptif terhadap kondisi agroekologi setempat dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam sistem pertanian berkelanjutan. Selain sebagai sumber pangan bergizi, keberadaan tanaman hortikultura lokal juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan kemandirian pangan masyarakat. Oleh karena itu, pelestarian dan pemanfaatan tanaman hortikultura lokal perlu dijadikan bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah.
PENGARUH PENGGUNAAN BEBERAPA JENIS MULSA DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum Lycopersicum) VARIETAS COMODOR F1 Sapriadi, Sapriadi; Suhada, Ikhlas; Mariyam Oklima, Ade
Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AGROTEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa jenis mulsa dan dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum) varietas Comodor F1. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Desa Pungka, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis mulsa (tanpa mulsa, mulsa jerami, dan mulsa plastik hitam perak) serta dosis pupuk organik cair batuan silikat (5,4 ml/bedeng dan 7,6 ml/bedeng). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa jenis mulsa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman, khususnya pada jumlah daun umur 40 hari setelah pindah tanam (HSPT). Perlakuan mulsa plastik hitam perak cenderung menghasilkan jumlah daun dan berat buah lebih tinggi dibandingkan tanpa mulsa maupun mulsa jerami, karena kemampuannya menjaga kelembapan serta stabilitas suhu tanah. Sementara itu, dosis pupuk organik cair batuan silikat menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil, meskipun dosis 8 L/ha menunjukkan kecenderungan pertumbuhan lebih baik dibandingkan dosis 6 L/ha. Kombinasi perlakuan antara jenis mulsa dan dosis pupuk organik cair juga tidak menunjukkan interaksi yang signifikan terhadap pertumbuhan maupun hasil tanaman tomat. Secara umum, penggunaan mulsa plastik hitam perak memberikan pengaruh paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat varietas Comodor F1 di lokasi penelitian, sedangkan peningkatan dosis pupuk organik cair batuan silikat belum memberikan hasil optimal pada fase vegetatif.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DOSIS PUPUK BATUAN SILIKAT CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI POLYBAG Kusnayadi, Heri; Kaldonda, Maksimilianus; Suhada, Ikhlas
Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AGROTEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang dan dosis pupuk batuan silikat cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca Sativa L.). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai Agustus 2025. Lokasi penelitian bertempat di Jl. Garuda no 79 Lempeh Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama Pupuk kandang, faktor kedua pupuk batuan silikat cair masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pupuk kandang terdiri dari dua pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi (KS1) pupuk kandang kambing (KK1). Analisis data menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Perlakuan kombinasi penggunaan pupuk kandang damenunjukkan hasil yang berbeda nyata. Hasil terbaik terletak pada perlakuan pupuk kandang dan pupuk silikat cair, pada semua peubah pertumbuhan tanaman. Perlakuan tunggal penggunaan pestisidan pupuk silikat cair nabati menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap peubah tinggi tanaman (cm) umur 25, 30 dan 35 hari setelah pindah tanam (HSPT), hasil terbaik terletak pada perlakuan kandang kambing, pupuk kandang sapi dan pupuk silikat cair Pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada umur 25, 30 dan 35 HSPT, dan Perlakuan kombinasi pupuk kandang dengan pupuk silikat cair memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Hasil terbaik terletak pada perlakuan kombinasi antara pupuk kandang dengan pupuk silikat cair (KS2P2)
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS 3R DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBAWA Wardani, Wening Kusuma; Nurhidayati, Sri; Fitriyanto, Syarif; Suhada, Ikhlas; Ayu, Ieke Wulan; Supratman, Supratman
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i2.2237

Abstract

Peningkatan timbulan sampah rumah tangga di Kabupaten Sumbawa belum diimbangi dengan penerapan pengelolaan sampah yang berorientasi pada prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Kondisi ini menyebabkan pengelolaan sampah masih bertumpu pada pengangkutan dan pembuangan akhir, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan yang berkelanjutan. Partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengelolaan sampah berbasis 3R, namun tingkat keterlibatannya di tingkat rumah tangga belum diketahui secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R serta tingkat partisipasi masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert, observasi lapangan, dan wawancara. Responden penelitian berjumlah 320 rumah tangga yang tersebar di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Unter Iwes. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur tingkat partisipasi masyarakat dan secara kualitatif untuk menggambarkan praktik pengelolaan sampah berbasis 3R di tingkat rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R belum berjalan optimal, terutama pada aspek pemilahan dan pengolahan sampah di sumber. Tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori sedang, dengan keterlibatan yang lebih tinggi pada kegiatan pembuangan sampah dibandingkan kegiatan pengurangan dan daur ulang. Temuan ini signifikan sebagai dasar perumusan strategi peningkatan pengelolaan sampah berbasis 3R melalui penguatan partisipasi masyarakat dan dukungan kelembagaan di tingkat lokal.