Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Continuous glucose monitor sebagai alat pemantau glukosa real-time pada pasien diabetes mellitus: Sebuah tinjauan sistematis Nugroho, Yohanes Wahyu; Nani, Desiyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 5 (2025): Volume 19 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i5.583

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a global health problem with a prevalence that continues to increase annually. One of the main strategies to reduce the negative impact of DM is through blood glucose monitoring. Continuous glucose monitoring (CGM) technology is a potential tool to improve glycemic control and prevent diabetes complications. Purpose: To evaluate the effectiveness of continuous glucose monitoring (CGM) in monitoring blood glucose levels and to identify the safety and convenience aspects of CGM in the long-term management of patients with diabetes mellitus. Method: This systematic literature review (SLR) followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Data in this study were obtained from scientific journals, conferences, and research reports accessible through electronic databases such as PubMed, Scopus, and Google Scholar, published within the last five years (2020–2024). Data analysis was conducted using a qualitative descriptive approach. Results: CGM has been shown to be effective in monitoring blood glucose levels in patients with diabetes mellitus. This technology provides real-time glucose data, enabling early detection of hypoglycemia and hyperglycemia, thus supporting faster and more accurate decision-making in diabetes management. Furthermore, CGM contributes to improved glycemic control, significantly helping prevent long-term complications. Research also shows that CGM provides additional benefits for certain patient groups, such as those undergoing intensive insulin therapy or at high risk of glucose fluctuations. In terms of safety and convenience, CGM demonstrates its superiority as a long-term monitoring tool. Safety is assured with minimal risk, while convenience is enhanced by eliminating the need for repeated finger-prick tests. Although some challenges exist, such as skin irritation and inaccuracy under certain conditions, technological innovation continues to improve the user experience. Conclusion: CGM is effective in monitoring blood glucose levels, improving glycemic control, and providing significant benefits and convenience for patients with diabetes mellitus, although some challenges continue to be addressed through technological innovation.   Keywords: Continuous Glucose Monitor; Diabetes Mellitus Patients; Real-Time Glucose Monitor.   Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu strategi utama dalam menekan dampak negatif DM adalah dengan melakukan pengelolaan melalui pemantauan kadar glukosa darah. Teknologi continuous glucose monitoring (CGM) menjadi alat yang potensial dalam meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah komplikasi diabetes. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan continuous glucose monitoring (CGM) dalam memantau kadar glukosa darah dan mengidentifikasi aspek keamanan dan kenyamanan CGM dalam pengelolaan jangka panjang pasien diabetes mellitus. Metode: Penelitian systematic literature review (SLR) dengan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data dalam penelitian ini diperoleh dari jurnal ilmiah, konferensi, dan laporan penelitian yang dapat diakses melalui database elektronik, seperti PubMed, Scopus, dan Google Scholar, diterbitkan dalam 5 tahun terakhir (2020–2024) dan analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil: CGM terbukti efektif dalam memantau kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Teknologi ini mampu memberikan data glukosa secara real-time, memungkinkan deteksi dini kondisi hipoglikemia, dan hiperglikemia, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dalam pengelolaan diabetes. Selain itu, CGM berkontribusi pada peningkatan kontrol glikemik yang secara signifikan membantu mencegah komplikasi jangka panjang. Penelitian juga menunjukkan bahwa CGM memberikan manfaat tambahan bagi kelompok pasien tertentu, seperti mereka yang menjalani terapi insulin intensif atau memiliki risiko tinggi fluktuasi kadar glukosa. Dari aspek keamanan dan kenyamanan, CGM menunjukkan keunggulan sebagai alat pemantauan jangka panjang. Keamanannya terjamin dengan risiko minimal, sedangkan kenyamanannya meningkat karena mengurangi kebutuhan akan tes tusukan jari yang berulang. Meskipun beberapa kendala, seperti iritasi kulit dan ketidakakuratan pada kondisi tertentu masih ditemukan, inovasi teknologi terus memperbaiki pengalaman pengguna. Simpulan: CGM efektif dalam memantau kadar glukosa darah, meningkatkan kontrol glikemik, dan memberikan manfaat serta kenyamanan signifikan bagi pasien diabetes mellitus, meskipun terdapat beberapa kendala yang terus diperbaiki melalui inovasi teknologi.   Kata Kunci: Alat Pemantau Glukosa Real-Time; Continuous Glucose Monitor; Pasien Diabetes Mellitus.
Peran Rekam Medis Elektronik dalam Meningkatkan Efisiensi, Kualitas Layanan Kesehatan, dan Keselamatan Perawatan Pasien: Analisis Systematic Literature Review: The Role of Electronic Medical Records in Improving Efficiency, Quality of Health Services, and Safety of Patient Care: An Analysis of Systematic Literature Review Nugroho, Yohanes Wahyu; Pramudita, Fadma Aji
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2: FEBRUARY 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4867

Abstract

Latar belakang: Latar belakang masalah ini didasarkan pada perlunya peningkatan kualitas layanan kesehatan seiring dengan meningkatnya kompleksitas tuntutan pasien dan perkembangan teknologi. Sistem tradisional manual dalam pencatatan rekam medis seringkali terbukti kurang efisien dan dapat meningkatkan risiko kesalahan. Oleh karena itu, peran EMR menjadi fokus utama untuk dikaji secara sistematis guna menjelaskan dampaknya terhadap efisiensi dan keselamatan perawatan pasien. Tujuan: Penelitian ini menganalisis peran Rekam Medis Elektronik dalam meningkatkan efisiensi, kualitas layanan kesehatan, dan keselamatan perawatan pasien. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review. Penelitian ini melakukan pencarian dan pemilihan 12 artikel jurnal terkait EMR yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi EMR memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan efisiensi operasional, standardisasi manajemen pengobatan, dan transparansi informasi. Dalam konteks kualitas layanan kesehatan, EMR berperan dalam meningkatkan koordinasi perawatan dan meminimalkan risiko kesalahan medis. Di sisi lain, aspek keselamatan perawatan pasien diperkuat oleh fitur-fitur seperti peringatan interaksi obat dan manajemen pengobatan yang akurat. Kesimpulan: Implementasi EMR memiliki dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi, kualitas layanan kesehatan, dan keselamatan perawatan pasien, namun perlu manajemen yang cermat untuk mengatasi tantangan yang muncul.
The Relationship between Levels of Knowledge and Anxiety on Blood Sugar Levels in Diabetes Mellitus Patients at RSAU dr. Siswanto Nugroho, Yohanes Wahyu; Anggraeni, Dewi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7: JULY 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5581

Abstract

Introduction: Diabetes is a disease characterized by high blood sugar levels in the urine due to disruption of metabolism due to the production and function of the hormone insulin not running as it should. Diabetes can cause psychological problems including anxiety levels and even stress. Patients with diabetes mellitus who have high knowledge can maintain a healthy diet and lifestyle behavior so that blood sugar levels can always be controlled. Objective: This study aims to analyze the relationship between knowledge level and anxiety to blood sugar levels in patients with Diabetes Mellitus at RSAU dr. Siswanto. Method: This study is a quantitative research with a correlational approach. The population in this study is 64 people with diabetes mellitus at RSAU dr. Siswanto Karanganyar for the period of March 2024. The sampling technique uses total sampling, so that the number of samples in this study is 64 patients. The instrument used in this study is in the form of a questionnaire. To analyze bivariate data using the Kendal's tau test. Result: The results of the research analysis on the relationship between knowledge level and blood sugar levels obtained a significance value of 0.001 less than 0.05. The results of the research analysis on the relationship between anxiety and blood sugar levels obtained a significance value of 0.031 less than 0.05. The results of the multivariate test showed a significance value of 0.000 < 0.05 and an Fcal value of 30.475. Conclusion: there is a significant relationship between the level of knowledge and blood sugar levels of patients with diabetes mellitus in RSAU dr. Siswanto Karanganyar. There was a significant relationship between anxiety and blood sugar levels in patients with diabetes mellitus in RSAU dr. Siswanto Karanganyar. There was a significant relationship between knowledge and anxiety on blood sugar levels of patients with diabetes mellitus in RSAU dr. Siswanto Karanganyar.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Diet terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Nambangan Purwandari, Kristiana Puji; Nugroho, Yohanes Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik dengan berbagai macamkomplikasi yang dapat menyerang organ tubuh. Hipertensi adalahpenyakit yang dapat dikontrol dengan berbagai intervensi, salahsatunya adalah pengontrolan terhadap asupan makanan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkatkepatuhan diet dengan tekanan darah pada pasien hipertensi.Desainpenelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi dikelurahan Nambangan sebanyak 110 orang. Teknik sampling yangdigunakan adalah purposive random sampling sehingga jumlahsampel sebanyak 60 orang. Data dalam penelitian ini menggunakankuesioner dan lembar observasi yang telah diuji validitas danreliabilitasnya, data ini dianalisis menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji Chi Square didapatkan17,033 dengan p-value sebesar 0,000 sehingga dinyatakan terdapathubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan diet dengantekanan darah pada pasien hipertensi di Kelurahan Nambangan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antaratingkat kepatuhan diet dengan tekanan darah pada pasien hipertensi.
A Pre-Experimental Study on the Effect of Proning Position on Oxygen Saturation in Pulmonary Tuberculosis Patients Rahmayanti, Yeni Nur; Nugroho, Yohanes Wahyu
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v7i2.330

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease that primarily affects the lung parenchyma. Common moderate symptoms include dyspnea and hypoxemia. Prompt and effective management of hypoxia is crucial to prevent further organ damage. One non-invasive and easily administered intervention is the use of the proning position, which facilitates improved oxygen intake. This study aims to examine the effect of the proning position on increasing oxygen saturation in patients with pulmonary tuberculosis. Methods: This pre-experimental study used a one-group pretest–posttest design. The study involved 35 patients with pulmonary TB treated in the Wijaya Kusuma 3 Ward of Kartini Karanganyar Regional Public Hospital during December 2023. Inclusion criteria were: drug-sensitive pulmonary TB, oxygen saturation <94%, fully conscious, no severe respiratory distress, and willingness to participate. Exclusion criteria included unstable hemodynamics, spinal injuries, or contraindications to positional changes. Each patient underwent a series of five proning positions (prone, right and left lateral, and right and left semi-sitting side-lying), with each position held for 30 minutes. Oxygen saturation levels were measured before and after the intervention. Data were analyzed using a paired t-test. Results: The mean oxygen saturation increased from 93.87% before the intervention to 96.97% after the proning technique. Post-intervention saturation ranged between 96% and 99%. Statistical analysis showed a significant improvement in oxygen saturation following the intervention (p < 0.001) Conclusion: The proning position significantly improves oxygen saturation in patients with pulmonary tuberculosis. It is recommended as a supportive, non-invasive intervention for managing hypoxemia in pulmonary TB cases.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DAN SENAM HIPERTENSI DI PERUMAHAN KLODRAN INDAH COLOMADU KARANGANYAR Nugroho, Yohanes Wahyu; Pramudita, Fadma Aji; Talango, Farid; Khotimah, Damayyanti Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25194

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui program penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi dan senam hipertensi. Penyuluhan berlangsung selama 30 menit di Perumahan Klodran Indah Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar pada tanggal 22 Desember 2023. Metode penyuluhan melibatkan pengumpulan informasi awal, proses birokrasi dan perijinan, serta penyebaran informasi kepada warga. Pretest dilakukan sebelum penyuluhan, dan posttest dilakukan setelahnya untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan. Pelaksanaan penyuluhan melibatkan ceramah, media leaflet, dan video senam hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sebesar 28% dari rata-rata skor pretest sebesar 54% menjadi skor posttest sebesar 81%, menunjukkan efektivitas program penyuluhan. Penerapan senam hipertensi juga terbukti memberikan manfaat positif terhadap kesehatan jantung dan kesejahteraan fisik dan emosional peserta. Oleh karena itu, program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi.