Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PERSISTENSI LABA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Hayati, Husna
Jurnal Akuntansi Muhammadiyah (JAM) Vol 13, No 2 (2023): Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : University Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jam.v13i2.1922

Abstract

Laba merupakan salah satu informasi yang menjadi perhatian utama dari para pengguna informasi keuangan Perusahaan. Laba yang dihasilkan oleh Perusahaan mengandung informasi yang berarti jika informasi yang terkandung di dalamnya adalah informasi yang akurat dan mampu menjadi bahan melakukan prediksi di masa yang akan datang. Salah satu informasi yang diharapkan menjadi pedoman mengenai keuangan Perusahaan adalah persistensi laba. Laba yang persisten menunjukkan kondisi keuangan Perusahaan yang lebih stabil. Ada banyak hal yang mempengaruhi persistensi laba ini seperti Tingkat hutang dan arus kas operasi Perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap factor-faktor tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan yang masuk dalam Jakarta Islamic Index (JII). Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria, Perusahaan consumer goods yang masuk dalam daftar JII selama 3 tahun berturut-turut dan melakukan publikasi laporan keuangan selama periode 2020-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persistensi laba dipengaruhi secara negatif oleh factor Tingkat utang. Sementara itu Tingkat arus kas operasi tidak memberikan pengaruh pada persistensi laba.Kata Kunci: Arus kas operasi, Hutang, Persistensi Laba.
Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Husna, Husna Hayati; Muslina; Isra Maulina
J-EBIS (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam) Vol, 9 No 2 (2024)
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/j-ebis.v9i2.7191

Abstract

As one type of industry included in the Jakarta Islamic Index, the manufacturing industry is one of the companies that has a better level of economic stability compared to other types of companies. In addition, the manufacturing companies in JII increase the attractiveness for Muslim investors in investing. Information regarding the Company's financial condition is of concern to investors before making an investment. One of the important pieces of information that is the center of attention for a company is profit information. A review of the profits of manufacturing companies registered with JII shows a fluctuating trend and some have consistently decreased in the 3 years of observation. This condition will become increasingly severe and result in financial distress if early anticipation of the Company's financial condition is not carried out. To ensure this condition, this research was carried out to look at the financial distress conditions of manufacturing companies in JII. The analytical methods used are the Almant Z Score method and the Zmijewski method. This type of research is quantitative descriptive. The population is manufacturing companies registered with JII consecutively for 3 years and experiencing fluctuating and decreasing profit trends. The research sample consisted of seven companies. The results of the analysis using the Almant Z-Score model found that there were 3 companies in the Gray Area category of financial distress and 4 others in the safe category of financial distress. Meanwhile, the results of the analysis using the Zmijewski model show that the entire sample is in good financial health.
Analisis Konsep Ekonomi Tradisional (Gala) dalam Memberdayakan Ekonomi Masyarakat di Aceh Razali Razali; Husna Hayati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18488

Abstract

Praktik ekonomi tradisional berbasis adat masih memainkan peran penting dalam menopang kehidupan ekonomi masyarakat Aceh, meskipun menghadapi tekanan modernisasi dan ekspansi lembaga keuangan formal. Salah satu mekanisme ekonomi lokal yang tetap bertahan adalah gala, yaitu sistem penyerahan sementara hak pengelolaan aset produktif sebagai sarana memperoleh dana tanpa kehilangan kepemilikan aset secara permanen. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik gala yang berkembang pada masyarakat Aceh serta mengkaji kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi lapangan yang dilakukan di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik aset, penerima gala, aparatur gampong, dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gala tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ekonomi, tetapi juga sebagai pranata sosial yang berlandaskan nilai kepercayaan, solidaritas, dan kekeluargaan. Di Aceh Timur dan Aceh Utara, gala sawah dilakukan melalui penyerahan hak pengelolaan lahan kepada pemberi dana hingga dana tersebut ditebus kembali oleh pemilik sawah. Di Pidie Jaya, transaksi gala memiliki karakteristik khusus dengan menggunakan harga emas sebagai acuan nilai pengembalian. Sementara itu, di Aceh Tengah, praktik gala diterapkan pada kebun kopi sebagai aset produktif utama masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gala berkontribusi signifikan dalam memperluas akses masyarakat terhadap sumber pembiayaan informal, mempertahankan kepemilikan aset produktif, mengurangi kerentanan ekonomi rumah tangga, serta memperkuat kohesi sosial masyarakat pedesaan. Dalam perspektif ekonomi moral James C. Scott, gala merepresentasikan strategi adaptif masyarakat agraris untuk menjaga keamanan subsistensi dan keberlanjutan sumber penghidupan di tengah keterbatasan akses terhadap sistem keuangan formal. Dengan demikian, gala tidak hanya mencerminkan keberlanjutan institusi ekonomi tradisional Aceh, tetapi juga menunjukkan kapasitas ekonomi lokal dalam menciptakan mekanisme pemberdayaan yang berbasis modal sosial dan kearifan adat.
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PETERNAKAN LEMBU DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PARA PETERNAK LEMBU DI GAMPONG LHOKJOK, KABUPATEN ACEH UTARA Sufrizal; Isra Maulina; Husna Hayati; Heny Rofizar; Juliana Putri
Malik Al-Shalih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/malikalshalih.v1i1.667

Abstract

This community service is aimed at assisting the development strategy of cattle farming; and Partners can understand about capital planning, capital management and preparation of bull financial reports. The method used in this service activity is the lecture method, training method and demonstration. Methods Training and demonstration on this occasion Community Service Team provided training and demonstrations on capital management and planning, financial reporting and the tools needed to make financial reports. While the method of obtaining financial data in this Service Activity was found by the Community Service Team in the form of questions and answers and discussions with cattle training participants in Gampong Lhokjok Kecamatan Kutamakmur. The results of community service show that (1) The development of the beef cattle business in Lhokjok Village is still low, so a market mix strategy is needed, namely 4 p (product, price, place and promotion) as well as accelerating the cattle breeding and fattening business. Through breeding and fattening business activities, there will be the distribution of superior breeds of productive broiler cattle. as well as increasing the income and welfare of breeders. Efforts to increase the population of beef cattle through improvement of productive male and female breeds can be carried out by means of IB and natural mating. (2) The preparation of financial statements for cattle Gampong Lhokjok breeders is still very traditional, so a simple financial arrangement is needed, by compiling a cash in and cash out book, a purchase and sale book, an accounts payable book, and income statement.