Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS WISATA AMAN BAGI KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) MELALUI PELATIHAN AWARENESS K3 DAN MANAJEMEN RISIKO DI TEMPAT WISATA Latif, Antinah; Riana, Meisi; Annishia, Fristi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1459

Abstract

Abstrak: Dewasa ini, kasus kecelakaan di tempat wisata semakin marak terjadi. Kegiatan berwisata melibatkan manusia, lingkungan dan peralatan yang berpotensi mengalami kerugian material maupun jiwa. Keselamatan, keamanan dan Kesehatan merupakan aspek penting yang menjadi indicator dalam world forum economic 2019. Desa wisata Kubang Baros merupakan desa wisata rintisan yang memiliki beberapa atraksi seperti curug betung, bukit harmis, dan pemandian air panas. Atraksi tersebut belum pernah dilakukan identifikasi bahaya dan risiko Manajemen risiko penting dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan di tempat kerja/usaha baik bagi pengunjung, pengelola bahkan lingkungan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas “wisata aman” bagi pokdarwis. Metode yang digunakan adalah observasi/wawancara, pelatihan manajemen risiko, awareness K3 dan FGD. Berdasarkan hasil pre dan post terjadi peningkatan pengetahuan, kemampuan melakukan manajemen risiko menggunakan HIRADC dan evaluasi kegiatan berada pada kategori 3-4 (baik-sangat baik).
Designing a Workplace Health Model for Creative Industry Employees in Tourism Villages: A Grounded Theory Approach” Riana, Meisi; Latif, Antinah; Annishia, Fristi Bellia; Elviana, Elviana; Shabir, Fadly
ABEC Indonesia Vol. 12 (2024): 12th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism villages are one of the fastest growing sectors in the creative industry. Healthy workplace conditionsare essential to support employees in generating innovation and creativity. However, workplace health in this sector isoften neglected. This research aims to design a workplace wellness model suitable for creative industry employees intourist villages, using a Grounded Theory approach. The method involved in-depth interviews with 20 employees and 2managers from a pilot tourist village. Data were analyzed through open, axial, and selective coding stages to identifyfactors affecting occupational health. The results revealed that lack of government regulation and supervision, high workpressure, and lack of health facilities are some of the main challenges faced by employees. In addition, low managerialsupport for employee health also worsened workplace conditions. Based on these findings, the proposed workplacehealth model is the socialization and education of existing OSH regulations, establishing partnerships with OSHinstitutions or external parties, managing work stress, and providing better health facilities. This model is expected toimprove the physical and mental well-being of employees, while encouraging productivity and work quality in thecreative industry sector of tourist villages. The main suggestion from this research is the importance of more attentionfrom the management of tourist villages in implementing a comprehensive occupational health policy to create a healthierwork environment and support innovation.
Pelatihan Berbasis Produksi Cetak Offset Sebagai Penguatan Keterampilan Siswa Pra-PKL di Dunia Industri Situngkir, Yessy Yerta; Latif, Antinah; Susiani, Susiani; Hidayat, Sarip; Riana, Meisi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i1.4388

Abstract

Keterbatasan fasilitas mesin cetak dan tenaga pendidik terampil di sekolah menengah kejuruan bidang grafika berdampak pada kurangnya keterampilan siswa terkait proses produksi cetak offset, sementara keterampilan tersebut merupakan salah satu capaian pembelajaran utama sebagai siswa jurusan grafika. Selain itu keterampilan produksi dengan mesin cetak offset sangat dibutuhkan oleh siswa ketika melaksanakan magang industri dan teaching factory. Pengabdian ini dilakukan untuk membantu sekolah kejuruan dalam mengatasi keterbatasan fasilitas dan tenaga terampil tersebut dengan memberikan pelatihan pada siswa. Pelatihan dilakukan pada bulan Juli tahun 2022, di Laboratorium produksi Cetak offset Politeknik Negeri Media Kreatif. Kegiatan pelatihan meliputi pelatihan pengoperasian   mesin cetak offset empat warna untuk memproduksi produk cetak berupa kemasan. Dari hasil evaluasi pelatihan diperoleh hasil bahwa setelah mengikuti pelatihan siswa mampu mengoperasikan mesin cetak secara berkelompok dengan baik.
the Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran bagi Masyarakat dan Karang Taruna di Kawasan Pemukiman Padat: Enhancing Fire Disaster Preparedness Capacity for Communities and Youth Organizations in Densely Populated Residential Areas kuswoyo, deni; Riana, Meisi; Aprilia, Arrahmah; Ilham, Muhammad Nur; Rosdesmyanto, Dimaz
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.965

Abstract

Kawasan pemukiman padat di Kelurahan Kedoya Utara memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana kebakaran yang disebabkan oleh faktor seperti korsleting listrik, kebocoran gas, dan akses jalan yang sempit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat serta Karang Taruna dalam mencegah dan menanggapi keadaan darurat kebakaran. Kegiatan melibatkan 20 anggota Karang Taruna dan masyarakat dari RT.14/RW.02 di Keurahan Kedoya Utara. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) Penyuluhan kepada Karang Taruna sebagai kader siaga bencana, (2) Sosialisasi massal kepada masyarakat bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), (3) Workshop praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan (4) Workshop partisipatif pembuatan poster edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 18% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test. Peserta mampu mengidentifikasi titik bahaya kebakaran di rumah mereka, mempraktikkan teknik menggunakan APAR dengan metode T.A.T.A., dan menghasilkan media edukasi poster yang kreatif dan kontekstual. Hal terpenting, kegiatan ini berhasil memicu pembentukan Tim Siaga Bencana di tingkat RW yang terdiri dari para karang taruna. Efektivitas media edukasi dievaluasi menggunakan pendekatan Cognitive Walkthrough untuk mengukur kejelasan instruksi, kemudahan pemahaman visual, dan relevansi konteks lokal. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan multi-metode yang melibatkan kader (Karang Taruna) dan masyarakat luas terbukti efektif dalam membangun ketangguhan komunitas. Untuk keberlanjutan, disarankan agar Karang Taruna melakukan simulasi kebakaran (fire drill) secara berkala dan memasang poster-poster hasil workshop di titik-titik strategis lingkungan.