Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembuatan pestisida organik ramah lingkungan Puspariki, Jenta
Journal of Holistic Community Service Vol 1 No 1 (2023): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v1i1.17

Abstract

Latar belakang. Persepsi petani bahwa serangan hama dapat menyebabkan kegagalan panen telah membuat penggunaan pestisida tidak dapat dihindari bahkan semakin meningkat penggunaannya. Pestisida organik merupakan pembasmi atau pengendali hama yang berasal dari makhluk hidup misalnya dari tumbuhan yaitu bawang putih. Karena berasal dari makhluk hidup maka residu pestisida organic akan mudah terurai (biodegradable) sehingga relative aman tidak mencemari lingkungan. Metode. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan memberi penjelasan tentang pestisida organic salah satunya adalah pestisida dari bawang putih  dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan pestisida dari bawang putih. Sasaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga beserta ibu-ibu kader Desa Gurudug. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di kebun sayur salah satu warga Desa Gurudug. Hasil. Respon positif dari masyarakat ditunjukan dari hasil angket yang berisi bahwa materi kegiatan penyuluhan sesuai kebutuhan masyarakat, bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, disajikan dengan cara yang menarik. Kesimpulan. Warga khususnya di Desa Gurudug Kabupaten Purwakarta mengerti manfaat dari pestisida organik dari bawang putih. Pemanfaatan bawang putih tidak hanya sebagai bumbu masakan saja tetapi sebagai obat tradisional yang berkhasiat tetapi juga sebagai pestisida bagi tanaman pertanian.
Pemberdayaan Sekolah Lansia: Pentingnya hobi menjaga lingkungan dengan berkebun untuk menjaga ketahanan pangan keluarga Seri Edukasi Holistic Talks #2 Yani, Ahmad; Puspariki, Jenta
Journal of Holistic Community Service Vol 3 No 1 (2025): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v3i1.66

Abstract

Latar belakang: Peningkatan hidup lansia memerlukan pendekatan yang menyeluruh, salah satunya melalui kegiatan yang memperkuat aspek fisik, mental, dan lingkungan. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari seri edukasi Holistic Talks yang bertujuan memberdayakan lansia di Sekolah Lansia Desa Cikeris melalui aktivitas berkebun sebagai bentuk hobi yang berdampak pada ketahanan pangan keluarga dan pelestarian lingkungan. Metode: Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan praktik berkebun sederhana, pembagian starter kit, serta pendampingan selama kegiatan. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan motivasi peserta dalam berkebun, partisipasi tinggi dalam praktik berkebun, serta dampak positif terhadap kesehatan mental dan ketersediaan pangan keluarga. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa hobi berkebun dapat menjadi media pemberdayaan lansia yang efektif dalam kerangka pendekatan holistik. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi pada komunitas lansia lainnya guna mendukung penuaan yang sehat, produktif, dan mandiri.
Penyuluhan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA): Telang (Clitoria ternatea) Puspariki, Jenta; Handayani, Reti Puji
Journal of Holistic Community Service Vol 3 No 1 (2025): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v3i1.94

Abstract

Latar belakang: Menanam tanaman obat di halaman rumah dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kesehatan di lingkungan masyarakat. Bunga telang (Clitoria ternatea) diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis seperti antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Namun, pemanfaatan dan budidayanya masih belum optimal di masyarakat. Tujuan: Penyuluhan ini bertujuan untuk memberi informasi kepada masyarakat tentang budidaya tanaman telang sebagai tanaman obat dan potensi ekonominya. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif dengan pendekatan ceramah interaktif dan demonstrasi penanaman. Sasaran kegiatan adalah masyarakat dan kader Desa Cilangkap, Kabupaten Purwakarta. Evaluasi dilakukan menggunakan angket respon peserta. Hasil: Dari penyuluhan yang telah dilakukan, masyarakat Sebanyak 72,2% menyatakan materi sesuai kebutuhan, 64,7% mudah dipahami, dan 66,7% disampaikan dengan menarik. Demonstrasi langsung meningkatkan pemahaman peserta secara lebih efektif. Kesimpulan: Penyuluhan dan demonstrasi budidaya bunga telang efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat serta berpotensi mendukung peningkatan kesehatan dan ekonomi keluarga.