Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KONSERVASI KEARIFAN LOKAL LUBUK LARANGAN DESA BARU PUSAT JALO Wulandari, Titis; Kurniadi, Muhammad Dwi; Aldino, .; Arsih, Fitri; Lufri, .
Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Vol 23, No 2 (2023): Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/ekologia.v23i2.7974

Abstract

This article describes environmental conservation based on local wisdom in Desa Baru Pusat Jalo from the perspective of religion, management and science. Based on interviews and observations. This study uses a qualitative approach with a case study design with a focus on local wisdom in Lubuk Ban, including adherence to customary law. This article shows that the new central church has local wisdom in Lubuk Ban. Lubukban was established based on a Village Protection Agreement, which was later confirmed in Village Regulations and Government Decrees. The existence of Lubuk Ban in the new village center of Jalo aims to improve the community's economy, protect the river and fish ecosystems that flow into the river. The governance of the existence of Lubuk Ban is contained in customary rules and is also based on Islamic religious teachings. If the community violates it, it will be subject to applicable law. Environmental conservation in the new village center of Jalo is an effort by the local community to protect nature from environmental damage.
Makna Tradisi Angkat Bapak Dalam Persiapan Pernikahan Di Kabupaten Bungo Kurniadi, Muhammad Dwi
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v11.11

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan salah satu adat persiapan dalam pernikahan yang ada di Muara bungo, Penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu suatu pendekatan penelitian yang menghasilkan data diskriptif berupa data-data tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Adapun bentuk penelitiannya adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan suatu obyek yang berkenaan dengan masalah yang diteliti tanpa mempersoalkan hubungan antar variabel penelitian. Deskriptif yaitu ucapan atau tulisan, dan perilaku yang dapat diamati dari subjek budaya itu sendiri. Untuk memahami dan juga menganalisis fenomena pernikahan masyarakat kabupaten bungo khususnya dalam prosesi persiapan pernikahan salah satu makna yang dicari adalah “angkat bapak”. Artikel ini ditulis secara subjektif dari hasil observasi, wawancara dan studi literasi yang dilakukan pada masyarakat muara bungo. Angkat bapak merupakan sebuah tradisi adat yang dilakukan masyarakat kabupaten bungo jika ada seorang lelaki dari luar daerah bungo yang datang untuk meminang seorang anak gadis yang berasal dari daerah muara bungo. Nilai-nilai yang terdapat dalam angkat bapak ini  antara lain nilai sosial, nilai religius, serta nilai budaya lokal. Dengan dikenalkannya tradisi angkat bapak dalam persiapan pernikahan di muara bungo, dapat membuat masyarakat luas mengetahui tentang tradisi yang ada disalah satu kabupaten di provinsi jambi.  
Utilization of The Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area, Gampong Baro Sayeung Village, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency. Aceh Province as an Environmental Literacy-Based Learning Resource in Elementary Schools Kurniadi, Muhammad Dwi; Astuti, Fuji; Fajri, Ahmad
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 7 No 1 (2026): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/honoli.7.1.52-68

Abstract

This study aims to examine environmental literacy-based learning practices at the Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area, Gampong Baro Sayeung Village, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency, Aceh Province, which are integrated into the Merdeka Curriculum learning outcomes as a learning resource to develop environmentally literate students at the elementary school level. Descriptive qualitative research with a case study method was chosen as the approach for this study. Observation, interviews, and documentation were employed as data collection techniques. Data reduction, data presentation, and verification served as data analysis techniques. The Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area can be utilized by implementing the principles of experiential learning, expedition, and project-based learning. These principles align with one of the key characteristics of the Merdeka Curriculum, namely project-based learning for developing soft skills and character in accordance with the Pancasila Student Profile, differentiated according to students’ abilities and adapted to local context and content. Environmental literacy practices at the Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area are integrated with the Merdeka Curriculum Learning Outcomes for lower and upper elementary grades, which can be implemented through lesson plans that promote environmental literacy.