Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BERMAIN AKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PAUD AISIYAH PORIS Wibisana, Elang; Suharti, Santi Dwi; Nuraeni, Eni; Ahmad, Shieva Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI): September 2023-Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v7i1.12310

Abstract

Setiap anak pasti memiliki pertumbuhan serta perkembangan yang berbeda – beda, sehingga anak sering disebut memiliki pribadi yang unik. Perkembangan anak akan berkembang sesuai dengan tahap perkembangannya masing – masing yang juga dipengaruhi oleh kesiapan anak untuk diberikan rangsangan atau stimulus. Di Indonesia terutama anak dibawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum yang meliputi perkembangan motorik kasar dan halus, bahasa, sosial, emosional, dan kognitif. Tujuan : untuk mengetahui adanya pengaruh bermain aktif terhadap perkembangan motorik halus anak usia 3-5 tahun di Paud Aisiyah Poris. Metode : Desain penelitian ini adalah one group pre test post test without control dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen. Populasinya semua anak murid di Paud Aisiyah Poris berjumlah 40 orang. Tehnik sampling menggunakan puposive sampling dengan sampelnya sejumlah 17 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar DDST II dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Wilcoxon Match Pair Test. Hasil : menggunakan uji Non Parametrik Wilcoxon Match Pair Test diperoleh Asmp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (nilai p value) <0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada Pengaruh Bermain Aktif Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-5 Tahun di Paud Aisiyah Poris. Saran : Penelitian ini diharapkan bisa menjadi sebuah bahan acuan bagi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran anak serta dapat mengetahui dampak pada anak yang kurang stimulasi perkembangan motorik halusnya, dan dapat sebagai bahan penyuluhan tentang perkembangan motorik halus anak usia prasekolah, agar anak usia prasekolah tidak mengalami keterlambatan stimulasi motorik halus dengan aplikasi terapi bermain aktif dengan kolase terhadap perkembangan motorik halus anak. Kata Kunci: bermain aktif; perkembangan motorik halus; anak usia dini
Educational Model for a Health Promotion Leaflet in Identifying Knowledge and Attitudes toward HIV/AIDS Stigma Prevention in the Community Yoyoh, Imas; Wibisana, Elang; Sekarsari, Rita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18646263

Abstract

HIV/AIDS remains a significant global and national public health challenge, not only from a clinical perspective but also in its social implications. Persistent stigma toward people living with HIV/AIDS (PLWHA) continues to hinder early detection, treatment adherence, and social integration. Limited public health literacy contributes to misconceptions about HIV transmission and reinforces social discrimination. The Brief Health Promotion leaflet model represents a concise educational approach that delivers contextual and easily understandable health information. This community service initiative aimed to identify the level of knowledge and attitudes toward HIV-related stigma prevention among residents of Tangerang City using a Brief Health Promotion leaflet strategy. The activity was conducted at Benteng Stadium through leaflet distribution combined with brief interpersonal education. The findings indicated that public knowledge was generally high; however, attitudes toward stigma prevention remained at a moderate level. This educational model appears effective as an initial strategy to enhance HIV literacy, yet sustained and comprehensive educational approaches are required to strengthen stigma prevention efforts within the community.