Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Dosis Radiasi Pada Angiografi Koroner Sumarsono, Sumarsono; Musdalifah, Indah
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 1 No. 2 (2020): Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v1i2.77

Abstract

the world. Ionizing radiation-based diagnostic and therapeutic procedures are increasingly being used in daily clinical practice, especially in cardiology during coronary angiography. The health risks of radiation are well known. Obesity has now become an epidemic. To investigate whether the patient's Body Mass Index (BMI) has an effect on the radiation dose received by the patient during diagnostic coronary angiography. This study was an analytical observational study with a cross sectional study design to analyze the dose parameters of 48 patients who underwent coronary angiography procedures in the cardiac catheterization laboratory. Patient clinical radiation dose data in the form of kerma-area-product (DAP) and air-kerma at the intervention reference point (Ka, r) with information on the patient's height and weight to calculate the body mass index value. The data obtained were analyzed using Pearson Correlation. The statistical test conducted shows that the value of BMI against DAP and KERMA has a P-value of 0.003 and 0.006, respectively. Because P-vaue is less than ? = 0.01, there is a significant linear relationship between BMI and DAP values as well as BMI and KERMA. Obese patients require higher radiation doses than those with a normal BMI. Thus it can be used as a reference for increasing the radiation dose when performing the procedure in patients with increased BMI.
ANALISIS MANFAAT DAN TANTANGAN PENERAPAN PICTURE ARCHIVING AND COMMUNICATION SYSTEM (PACS) DI INSTALASI RADIOLOGI Darmawan, Zulkifli Tri; Angraeni, Dian; Mirfauddin, Mirfauddin; Rakhmansyah, A.AR.; Rusli, Muh; Wulandari, Andi Nur Intan; Syuhada, Firdha Adlia; Normawati, Sitti; Musdalifah, Indah
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i3.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat dan tantangan penerapan sistem Picture Archiving and Communication System (PACS) di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Otak dan Jantung Pertamina Royal Biringkanaya. PACS merupakan sistem digital yang menggantikan metode penyimpanan berbasis film konvensional guna meningkatkan efisiensi pelayanan radiologi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari enam orang radiografer dan satu orang dokter radiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PACS memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pelayanan. Berdasarkan hasil kuesioner, 62% radiografer menyatakan sangat setuju dan 38% setuju terhadap manfaat PACS. Respons dokter menunjukkan 80% sangat setuju, 10% setuju, dan 10% tidak setuju. Hasil wawancara memperkuat data kuantitatif tersebut, terutama dalam hal kemudahan akses gambar, kecepatan pelaporan, dan efisiensi alur kerja. Meski demikian, tantangan seperti gangguan jaringan dan perlunya pelatihan berkelanjutan masih ditemui. Hasil observasi menunjukkan bahwa infrastruktur PACS seperti komputer dan monitor sudah memadai, serta pelatihan yang diberikan umumnya cukup. Namun, responden menyarankan adanya pembaruan sistem dan pemeliharaan berkala. Secara keseluruhan, PACS terbukti meningkatkan kualitas pelayanan radiologi tetapi optimalisasi sistem masih diperlukan melalui peningkatan infrastruktur dan kapasitas pengguna.
Evaluation of CT Scan Room Layout and Design for Optimization Radiology Service Delivery Tri darmawan, Zulkifli; Auliawan, Arya; Normawati, Sitti; Musdalifah, Indah
Omni Health Journal Vol. 2 No. 4 (2025): Omni Health Journal. Volume 2. Issue 4. (October 2025)
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/health.v2i4.130

Abstract

Background: The effectiveness of CT scan procedures is significantly influenced by the spatial design of radiology rooms. Inadequate room layouts can hinder workflow efficiency, reduce patient comfort, and compromise safety and regulatory compliance. Objective: This study aims to evaluate the layout of the CT scan room at Jaury Jusuf Putera Academic Hospital and propose improvements in accordance with national hospital design standards. Methods: A qualitative case study approach was employed, utilizing structured field observations to assess the functionality of seven designated spaces within the CT scan unit. Results: While five essential rooms were present, the absence of a patient toilet and a changing room highlighted partial non-compliance with applicable regulatory standards. Conclusion: It is recommended that hospital management revise the current spatial configuration to incorporate the missing support rooms. Such modifications are expected to enhance patient comfort, optimize workflow, and ensure greater adherence to national standards.
Analisis Aspek Geometri Penyudutan Arah Sinar Terhadap Kualitas Citra Radiografi Vertebra Servikal Proyeksi AP Cephalad Musdalifah, Indah; Wulandari, Andi Nur Intan; Darmawan, Zulkifli Tri; Harun, Herlinda Mahdania; Rusli, Muh; Normawati, Sitti; Zees, Intan Mutia Pujastuti
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 23, No 1 (2026): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v23i1.23109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut penyudutan arah sinar terhadap kualitas citra radiografi vertebra servikal pada proyeksi Anterior-Posterior (AP) ke arah cephalad. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan dilaksanakan di Laboratorium Radiologi Politeknik Muhammadiyah Makassar. Objek penelitian berupa phantom servikal yang dipaparkan sinar-X dengan variasi sudut 0°, 5°, 10°, 15°, 20°, 25°, dan 30° menggunakan parameter eksposi yang seragam. Setiap citra radiograf dievaluasi oleh dua orang dokter spesialis radiologi berdasarkan tingkat keterbacaan struktur anatomi vertebra servikal menggunakan lembar penilaian terstandar. Data hasil penilaian dianalisis secara statistik menggunakan uji Friedman untuk mengetahui perbedaan kualitas citra antarvariasi sudut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kualitas citra radiografi akibat variasi sudut penyudutan (p < 0,05). Sudut 10° menghasilkan nilai rerata peringkat (mean rank) tertinggi sebesar 2,21, yang menunjukkan kualitas visualisasi anatomi paling optimal, dengan kontur tulang yang jelas, ruang antarvertebra terbuka, serta minimnya tumpang tindih struktur. Sebaliknya, sudut ekstrem seperti 25° dan 30° menunjukkan penurunan kualitas citra yang ditandai dengan elongasi bayangan dan berkurangnya kejelasan struktur anatomis. Dapat disimpulkan bahwa penyudutan sinar memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas citra radiografi servikal, dan sudut 10° merupakan sudut yang paling optimal pada proyeksi AP cephalad. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dalam praktik radiografi servikal untuk meningkatkan kualitas diagnostik sekaligus mengurangi potensi eksposi ulang.