Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Sinergitas Stakeholders dalam Pengelolaan Sampah di Kota Metro Maulidya, Ade
Jurnal Analisis Sosial Politik Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Analisis Sosial Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jasp.v4i2.55

Abstract

The purpose of this article is to describe the synergy of stakeholders in waste management in Metro Cities. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The results of this study indicate that: (1) waste management in metro city involves five elements, namely: government, civil society, business actors, academics and the media. Cooperation between stakeholders has been going well, but not all stakeholders involved in waste management carry out their roles optimally; (2) communication and coordination is still lacking, as indicated by several complaints from the public; (3) lack of public awareness of waste management in Metro City. Research recommendation: in increasing synergy, it is necessary to evaluate the cooperation between stakeholders. It is hoped that DLH can improve communication and coordination of waste management. Increase waste management activities and increase activities through online media which are expected to increase public awareness of the importance of managing waste.
Edukasi Literasi Digital Dalam Meningkatkan Pemanfaatan Teknologi dan Informasi Pada Siswa SMA 1 Muhamadiyah Trecy Austin; Irsad Munawir; Alvina Sevtiani; Arrahman Syafebri; Ade Maulidya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1271

Abstract

Peningkatan keterampilan penggunaan teknologi dan informasi di SMA Muhammadiyah 1 Palembang bertujuan untuk mengatasi keterbatasan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara produktif dan etis. Menghadapi beberapa tantangan dalam penggunaan teknologi dan informasi, di antaranya kurangnya pemahaman siswa tentang penggunaan teknologi untuk tujuan produktif, keterbatasan keterampilan dasar seperti pengolahan data, presentasi, dan desain grafis, serta penggunaan teknologi yang lebih sering untuk hiburan daripada pembelajaran dan minimnya edukasi terkait etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan diri, melatih keterampilan praktis seperti pengolahan data, presentasi, desain grafis dan mengedukasi siswa terkait etika penggunaan teknologi. Melalui metode seminar, Focus Group Discussion (FGD) dan evaluasi, kegiatan pengabdian berhasil memberikan peningkatan kompetensi siswa dalam pemanfaaatan teknologi, guru dan siswa bekerja sama dalam mencapai tujuan akademik sekolah, serta menjadi individu yang bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi.
Implementasi Penggunaan Exam Browser di SMA Negeri 1 Seputih Banyak Lampung Maulidya, Ade
Wacana Publik Vol. 19 No. 1 (2025): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v19i1.69

Abstract

Exam browsers are an important part of the world of education in the current era of technological development. This requires changes and developments in the world of learning, including evaluation in education. Therefore, this research aims to determine the purpose, positive and negative impacts of using the exam browser at SMA Negeri 1 Seputih Banyak Lampung. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The results show that: the use of exam browsers in the world of education is very impactful and beneficial in the implementation of exams, because the implementation of exam browsers is able to minimize cheating during exams. Then using the exam browser is considered useful, saving costs and time. Researchers advise schools to prepare carefully regarding the implementation of the exam browser so that if there are technical problems they can implement alternative policies during the exam.
Kajian Tentang Kota Berkelanjutan di Indonesia (Studi Kasus di Kota Metro, Lampung) Maulidya, Ade
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1147

Abstract

Pembangunan kota berkelanjutan merupakan salah satu agenda global yang tercermin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada tujuan ke-11. Kota Metro sebagai salah satu kota kecil di Indonesia menunjukkan dinamika urbanisasi yang memerlukan evaluasi terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana Kota Metro mengadopsi prinsip kota berkelanjutan dengan menggunakan indikator dari UN-Habitat yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, dan telaah literatur ilmiah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kota Metro telah memiliki perencanaan tata ruang yang mempertimbangkan zonasi hijau dan perlindungan lahan pertanian, masih terjadi gejala urban sprawl di kawasan pinggiran. Sistem transportasi publik belum optimal, namun terdapat upaya perbaikan melalui pengembangan jalur sepeda dan trotoar. Pemanfaatan energi terbarukan dan pengelolaan sampah menunjukkan kemajuan awal, tetapi partisipasi masyarakat dan dukungan kebijakan masih perlu ditingkatkan. Dalam aspek sosial, partisipasi warga telah difasilitasi melalui Musrenbang, namun keterlibatan kelompok rentan masih minim.
Sociological Approach to the Role of the Family in Religious Values Internalisation Gunawan; Rifai, Muhammad; Maulida Masyitoh; Asni Sari, Kurnia; Maulidya, Ade
BELIEF: Sociology of Religion Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religion is one of the important aspects of human life that can affect a person, be it the way they think, act, and interact with the surrounding world. Religious education begins with the education obtained in a family. Therefore, this research aims to see how a family, which is the smallest unit in society, provides religious education for children. One of the novelties of this research is that the author explores the research findings more broadly and deeply, and gives emphasis to the socialisation process in the family. This research employed the literature study research method. This method was chosen. It can answer the questions posed more comprehensively because it refers to several scientific quantities that have been published previously. The theory used to analyse the findings is Functional Structural Theory. This theory was chosen because it is relevant to explain how a structure carries out its functions and roles, to be able to achieve a goal. The results showed that a family has a big responsibility in instilling religious values in a child. This responsibility is carried out in the form of socialisation and interaction between family members. How the family transforms religious values for each child is one of the fundamental things that will affect a child's religious understanding. The family, as the smallest structure in society, has a great function and role in shaping a child's character, including the cultivation of religious values.
Implementasi Kebijakan Dalam Pengelolaan Desa Wisata Widosari Mutiara Nazarani, Monica; Yosefin Eurolia, Ratna; Magdalena Nababan, Natalia; Damayanti , Suryani; Imania, Katriza; Efnol Adzan, Galuh; Maulidya, Ade
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi kebijakan pengelolaan Desa Wisata Widosari di Kabupaten Kulon Progo yang menerapkan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism/CBT). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan kebijakan menggunakan model Charles O. Jones yang meliputi aspek organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, berita, artikel, serta dokumen kebijakan pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Desa Wisata Widosari telah berjalan efektif melalui pemanfaatan sumber daya lokal, peran aktif Pokdarwis, serta dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan atraksi wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Implementasi prinsip Community-Based Tourism memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan pelestarian budaya lokal. Implementasi kebijakan di Desa Wisata Widosari telah berkontribusi dalam memajukan desa wisata yang berdaya secara ekonomi dan sosial
Analisis Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Lampung Maulidya, Ade; Fitriani, Yuyun
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1784

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diposisikan sebagai kebijakan penting pemerintah guna menekan angka stunting sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan MBG di Provinsi Lampung, mengidentifikasi strategi penguatan, serta menelaah kontribusinya terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah regulasi, dokumen resmi pemerintah, dan hasil penelitian nasional maupun internasional terkait program makan bergizi di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa program MBG sanngat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan fisiologis siswa yang berdampak pada meningkatnya konsentrasi, partisipasi aktif, kehadiran, serta suasana belajar yang kondusif. Strategi penguatan yang direkomendasikan meliputi diversifikasi menu makanan bergizi, pemanfaatan bahan pangan lokal, monitoring kesehatan siswa secara berkala, dan integrasi dengan pendidikan karakter. Dengan demikian, MBG tidak hanya berfungsi sebagai intervensi kesehatan, melainkan juga menjadi instrumen pendidikan penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul di Provinsi Lampung.
Dampak Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Mikro Di Lingkungan Sekolah (Studi Kasus UMKM Jajanan Sekolah Di Kabupaten Pringsewu Lampung) Maulidya, Ade; Yulianto, Yulianto; Kusuma, Yori Tirta
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.602-614

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa, namun implementasinya berpotensi menimbulkan dampak turunan terhadap ekonomi mikro, khususnya UMKM jajanan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi kebijakan MBG ekonomi mikro  di lingkungan sekolah di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG menyebabkan penurunan pendapatan UMKM jajanan sekolah akibat perubahan pola konsumsi siswa, dengan tingkat dampak yang bervariasi. UMKM yang sangat bergantung pada konsumsi harian siswa mengalami penurunan pendapatan lebih besar, sementara UMKM dengan produk yang lebih fleksibel relatif lebih mampu bertahan. Pelaku UMKM merespons kondisi tersebut melalui berbagai strategi adaptasi, seperti pengurangan produksi, diversifikasi produk, dan peningkatan nilai tambah, meskipun efektivitasnya masih terbatas. Dengan demikian kebijakan MBG memiliki implikasi ekonomi mikro yang perlu diperhatikan dalam evaluasi kebijakan publik, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih integratif antara peningkatan gizi siswa dan keberlanjutan UMKM lokal.
Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis: Studi pada Model Komunikasi dan Disposisi Birokrasi di Tingkat Daerah Yuyun Fitriani; Ade Maulidya
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3102

Abstract

Program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi peserta didik, menurunkan angka stunting, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan terhadap berbagai aktor yang terlibat dalam implementasi program, seperti pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dinas pendidikan, dinas kesehatan, sekolah, penyedia makanan, serta penerima manfaat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antaraktor telah berjalan cukup baik, namun masih menghadapi kendala berupa perubahan kebijakan yang cepat, ketidaksamaan penerimaan informasi, keterlambatan penyampaian jadwal distribusi, dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Dari aspek sumber daya, dukungan anggaran dan personel relatif memadai, tetapi masih terdapat kesenjangan kompetensi sumber daya manusia serta variasi kapasitas pelaksanaan antarwilayah. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mendukung keberhasilan program, sedangkan struktur birokrasi telah didukung oleh standar operasional prosedur (SOP), namun fragmentasi organisasi dan koordinasi antarlembaga masih menjadi tantangan implementasi. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh besarnya dukungan anggaran, tetapi juga dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi, kecukupan sumber daya, komitmen pelaksana, serta birokrasi yang terintegrasi. Penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyempurnaan tata kelola implementasi menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis di tingkat daerah.
Analisis Model Co-Production (Elinor Ostrom) dalam Pengelolaan Fasilitas Publik di Taman TVRI Kota Palembang Elivia Pasma Putri; Ade Maulidya
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6699

Abstract

POM IX Public Park (TVRI Park) in Palembang City is a public green open space that can be accessed for free with sports facilities, children's play areas, and gazebos. But, public facilities used to face serious problems related to maintenance, cleanliness, security, and accessibility for people with disabilities. This study uses a simple quantitative Community Satisfaction Survey (SKM) method with a Likert scale of 1–4 to a number of respondents with certain criteria, combining primary data from a questionnaire based on Elinor Ostrom's four dimensions of co-production theory and field observations as well as secondary data with analysis of news information, social media and previous research. The results show that the facilities of TVRI Park in Palembang City are damaged and rusty, vandalism occurs and low community participation. The results of the survey with a focus on management through private contributions with CSR showed minimal response (67.8% of respondents considered there was no real role), although 71% supported the government-community joint management model. Based on the results obtained, TVRI Park requires intensive improvements and multi-party collaboration to improve comfort and sustainability. The government's role in addressing the maintenance issues of public facilities can be collaborative in supporting routine budget allocations for repairs, periodic maintenance schedules, strengthening CSR incentive policies, as well as participatory programs such as monthly mutual cooperation, planning meetings, and awards for active communities to realize ideal co-production that is inclusive and sustainable.