Wulandari, Sherly
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSISALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI TAHUN 2019 Wulandari, Sherly; Yasnani, Yasnani; Nirmala, Fifi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i1.12610

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. WHO menyatakan bahwa hampir empat juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahun sebanyak 98%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA adalah lingkungan rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi fisik rumah dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada masyarakat pesisir di Kelurahan Nambo Kecamatan Nambo Tahun 2019. Penelitian ini bersifat survei analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional. Metode penelitian ini bersifat survei analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 74 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, ada hubungan yang bermakna antara jenis lantai (p-value= 0,007), jenis dinding (p-value=0,012), dan atap rumah (p-value=0,040) dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan yang bermakna antara ventilasi (p-value= 0,736), pencahayaan alami pada pagi hari (p-value= 0,980), pada siang hari (p-value=0,181), pencahayaan pada sore hari (p-value=0,549) dan kelembaban (p-value=0,183) tidak menunjukkan hubungan terhadap kejadian Penyakit ISPA. Hasil analisis multivariat menunjukkan ada pengaruh jenis lantai (p-value= 0,006; OR=4,737), jenis dinding (p-value= 0,029; OR=3,272), dan atap rumah (p-value= 0,029; OR=3,336). Kesimpulan penelitian ini adalah hanya jenis lantai, jenis dinding, dan atap rumah yang berpengaruh terhadap kejadian Penyakit ISPA.
MAKNA PERCAYA DIRI DALAM FILM TURNING RED SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Salini, Hetty; Wulandari, Sherly; Muthia Puspita Sari, Dina; Khabibillah Sagala, Muthiah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49728

Abstract

As an audiovisual medium, the film Turning Red has great potential for conveying character values to children, particularly at the elementary school level. The use of films in learning can help students understand life values in a more contextual and engaging way. One important character value to cultivate is self-confidence, which plays a role in shaping a child’s personality. This study aims to examine the meaning of self-confidence portrayed in the film Turning Red and its relevance as a learning medium in elementary schools. This study employs a qualitative method with a content analysis approach, where data is collected through observations of scenes and dialogues in the film. The results indicate that there are various rich meanings of self-confidence, such as self-acceptance, the courage to express emotions, and resilience in facing social and cultural pressures. These values are strongly linked to character education for elementary school-aged children, particularly in fostering independent and resilient individuals. Thus, the film Turning Red can be utilized as an effective learning medium to instill the value of self-confidence in elementary school students.