Rizkiana, Afitria
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSEP PENGASUHAN MINDFULNESS DAN APLIKASINYA DALAM MENANAMKAN NILAI KEAGAMAAN PADA ANAK USIA DINI Rizkiana, Afitria
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2076

Abstract

Mindfulness Parenting is an approach to child-rearing that combines the concept of mindfulness, which is the state of being fully aware and present in the current moment, with positive and empathetic parenting principles. Early childhood is a critical period in individual development. During this stage, fundamental values and beliefs begin to be ingrained in a child's mind and behavior. Religion and spirituality play a significant role in shaping a child's value system and morality. Therefore, this article provides an overview of how the concept of mindfulness parenting and its application can be used to instill religious values in young children. The prevailing paradigms surrounding mindfulness parenting will be the focus of study and analysis in this article, progressing from theoretical concepts to practical applications. Mindfulness Parenting offers an effective approach to instilling religious values in young children. By combining awareness and full presence in parenting, parents or caregivers can help children understand, internalize, and apply religious values in their daily lives
KONSEP PENGASUHAN MINDFULNESS DAN APLIKASINYA DALAM MENANAMKAN NILAI KEAGAMAAN PADA ANAK USIA DINI Rizkiana, Afitria
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2076

Abstract

Mindfulness Parenting is an approach to child-rearing that combines the concept of mindfulness, which is the state of being fully aware and present in the current moment, with positive and empathetic parenting principles. Early childhood is a critical period in individual development. During this stage, fundamental values and beliefs begin to be ingrained in a child's mind and behavior. Religion and spirituality play a significant role in shaping a child's value system and morality. Therefore, this article provides an overview of how the concept of mindfulness parenting and its application can be used to instill religious values in young children. The prevailing paradigms surrounding mindfulness parenting will be the focus of study and analysis in this article, progressing from theoretical concepts to practical applications. Mindfulness Parenting offers an effective approach to instilling religious values in young children. By combining awareness and full presence in parenting, parents or caregivers can help children understand, internalize, and apply religious values in their daily lives
Dampak Kekerasan Terhadap Perkembangan Dan Kesejahteraan Psikologis Anak Rizkiana, Afitria; Katni
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2026

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih menjadi isu yang mengkhawatirkan, dengan tren peningkatan jumlah kejadian dari tahun ke tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang dialami anak-anak di Kabupaten Ponorogo serta menganalisis dampaknya terhadap aspek psikologis mereka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologis, sedangkan analisis data dilakukan melalui teknik analisis tematik. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kekerasan terhadap anak di Ponorogo merupakan fenomena kompleks yang meliputi kekerasan fisik, emosional, dan seksual. Berbagai bentuk kekerasan tersebut berdampak serius terhadap perkembangan psikologis anak, antara lain munculnya gangguan emosi, perilaku, dan fungsi kognitif. Selain itu, kekerasan juga berimplikasi pada penurunan kesejahteraan psikologis, seperti timbulnya rasa cemas, depresi, gejala stres pascatrauma, hingga kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya untuk mencegah dan intervensi yang komprehensif serta terintegrasi untuk melindungi anak dari dampak negatif kekerasan.
Pengaruh Cyberbullying terhadap Perilaku Agresif Siswa Kelas 12 di SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk Deni, Muhamad; Syarifan Nurjan; Rizkiana, Afitria
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2227

Abstract

Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media digital seperti media sosial, pesan instan, atau platform daring lainnya, yang dapat menimbulkan dampak psikologis negatif bagi korban maupun pelakunya. Salah satu dampak yang mungkin muncul akibat cyberbullying adalah perilaku agresif, baik secara langsung maupun tidak langsung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbullying terhadap perilaku agresif yang dilakukan oleh kalangan remaja yang bersekolah di SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk. Penelitian ini didasarkan pada fenomena meningkatnya penggunaan media sosial yang berdampak pada perubahan perilaku remaja, khususnya dalam konteks relasi sosial di lingkungan pendidikan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 12 SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian berupa angket cyberbullying dan angket perilaku agresif yang telah divalidasi dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana dan uji signifikansi t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara cyberbullying terhadap perilaku agresif siswa, dengan nilai signifikansi (p) < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi perilaku cyberbullying yang dialami atau dilakukan siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku agresif yang muncul.