Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL SEBAGAI SOLUSI MENGATASI KONFLIK INTERPERSONAL DAN PERILAKU KONTRA PRODUKTIF DALAM ORGANISASI RINI JUNI ASTUTI; MUGI HARSONO
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 05 (2019): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antarpribadi adalah penyebab ketegangan atau stres kerja yang signifikan dan menjadi hambatan dalam mencapai tujuan organisasi. Hubungan antar karyawan yang dikerangkai konflik pada berbagai industri dinyatakan terjadi pada interval waktu setengah dari hari kerja mereka. Dalam kontek itu, salah satu konsekuensi yang muncul akibat konflik interpersonal adalah peningkatan jumlah perilaku kerja kontraproduktif. Perilaku ini jelas sekali membahayakan organisasi beserta segala organ dan infrastrukturnya. Jalan keluar mesti diambil oleh seorang manajer, misalnya dengan menerapkan kepemimpinan tranformasional. Tulisan ini akan membahas bagaimana kepemimpinan model itu, mampu menyelesaikan konflik yang niscaya ada dalam setiap organisasi. Kepemimpinan transformasional ditandai dengan pertimbangan individual, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual. Tulisan ini merupakan deskripsi reflektif teoretik atas peran kepemimpinan tranformasional sebagai penyelesai konflik.
Pelatihan Manajemen Produksi Dan Pemasaran Untuk Mendukung Eduwisata Desa Panjangrejo Bantul Lela Hindasah; Rini Juni Astuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.397 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.554

Abstract

Desa Panjangrejo dikenal sebagai desa kerajinan gerabah. Selain sebagai desa yang menghasilkankerajinan gerabah, Desa Panjangrejo juga dikenal sebagai desa eduwisata, karena menawarkan wisatadesa berupa kunjungan ke sentra kerajinan. Sebagian besar wisatawan yang datang adalah siswa SDdisekitar desa yang melihat langsung cara pembuatan gerabah. Terdapat beberapa permasalahan yangmenjadi kendala di sentra kerajinan ((1) masih kurangnya pengetahuan pengrajin dalammengembangkan usahanya (2) masih kurangnya pengetahuan pengrajin dalam mengembangkaneduwisata. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan manajemen usaha Kerajinan gerabah yangmeliputi (1) penguatan produksi yang mendukung eduwisata (2) pemanfaatan teknologi informasimelalui e marketing untuk mendukung usaha pengrajin dan desa wisata (3) penguatan manajemeneduwisata. Metode yang dipergunakan untuk pemecahan masalah tersebut yaitu FGD dan pelatihan.Kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) FGD dalam menentukan strategi yang akan dilakukan denganmelibatkan semua komponen masyarakat yang meliputi aparat desa dan pengrajin(2) pelatihanmanajemen produksi dan pemasaran untuk mendukung eduwisata (3)Pelatihan eduwisata (4)Pembentukan kelompok Sadar Wisata.
PENGARUH WORK DESIGN TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI MEDIASI Rini Juni Astuti; Maisya Zanun Ahdi Putri
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji pengaruh Work Design terhadap Kinerja karyawan melalui Motivasi Kerja sebagai Mediasi pada Karyawan PT. Merapi Arsita Graha di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Sampel penelitian sejumlah 105 responden. Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS (Structural Equation Modeling Partial Least Square) dengan soffware SmartPLS 4. Penelitian ini menunjukkan bahwa work design yang efektif, yang memberikan otonomi, variasi tugas, dan umpan balik yang jelas. Hal ini meningkatkan fokus, produktivitas, dan kualitas kerja karyawan, yang berkontribusi pada pencapaian hasil yang optimal. Work design yang melibatkan berbagai aktivitas memberi kesempatan bagi karyawan untuk belajar dan berkembang. Peningkatkan motivasi kerja mendorong untuk bekerja lebih keras, lebih fokus, dan efisien. Motivasi kerja yang tinggi berperan sebagai faktor penghubung yang menjelaskan bagaimana work design yang baik dapat meningkatkan kinerja karyawan. Semakin tinggi motivasi kerja, semakin baik kinerja karyawan, yang tercermin dalam kenyamanan bekerja dengan rekan tim, pemahaman tugas yang jelas dan tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai perbedaan pendapat. Penelitian ini memperkuat temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan work design berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui peningkatan motivasi kerja, dan memberikan bukti perusahaan yang menerapkan work design yang baik dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan mendukung pengembangan karyawan.
The Effect Of Self-Efficacy On Employee Performance With Employee Engagement As An Intervening Variable Rini Juni Astuti; Arsyadu Rohmah Arraniry
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition April - June 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed to determine the effect of self-efficacy on employee performance through employee engagement as a mediator for the teachers of the Bina Anak Sholeh School in Yogyakarta, Indonesia. This research was quantitative research using primary data obtained by distributing questionnaires with google form. The sampling technique used in this study was a non-probability sampling technique/saturated sampling, carried out by all teachers at the Bina Anak Sholeh School in Yogyakarta Province. This study was carried out with a total of 106 respondents. This study derives hypotheses by processing data through the SPSS version 26 program. The results of this study indicate that self-efficacy has a positive and significant effect on employee performance, self-efficacy has a positive and significant effect on employee engagement, employee engagement has a positive and significant effect on performance employees, and employee engagement mediates self-efficacy on employee performance.
Testing the Mediating Role of Emotional Exhaustion on the Relationship between Workload and Work Stress on Employee Performance Rini Juni Astuti; Zidan, Muhammad Yazid
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 4 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i4.18716

Abstract

This study aims to investigate the impact of workload and work stress on employee performance, with emotional exhaustion serving as a mediating variable. The research was conducted on employees of the Bintang Indokarya Gemilang company, with a sample size of 180 respondents. The collected data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). The findings suggest that high levels of workload and work stress in the workplace have a negative impact on employee performance and increase emotional exhaustion. Additionally, the results show that emotional exhaustion partially mediates the relationship between workload and work stress on employee performance. This research is expected to contribute to both the company and other entities by emphasizing the importance of managing employee workloads to enhance performance, ultimately aiding in the achievement of organizational objectives