Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA TRADISI TEDHAK SITEN PADA MASYARAKAT KENDAL: SEBUAH ANALISIS FENOMENOLOGIS ALFRED SCHUTZ TIKA RISTIA DJAYA
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 06 (2020): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai makna tradisi Tedhak Siten masyarakat Kendal dilihat dari sudut pandang analisis fenomenologis Alfred Schuzts. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan fenomenologis. Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat Kendal Jawa tengah. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain adalah observasi/pengamatan, pengumpulan data, dokumentasi dan wawancara. Untuk mendapat hasil yang memadai, pada tahap validasi peneliti melakukan penyajian data, reduksi data dan triangulasi data. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah mengetahui beberapa pendapat masyarakat mengenai tradisi tedhak siten, Melalui analisis fenomenologis Alfred Schutz sebagai cara pandang masyarakat tentang Tedhak siten yang menjadi gejala dan realitas sosial dan merupakan obyek kajian formal.Bahwa tradisi tedhak siten merupakan warisan budaya nenek moyang, dimana bayi yang berumur 8 bulan diperkenalkan menginjak ke tanah. Maka dari itu diperkenalkan oleh orang tuanya beberapa kebaikan di dunia dengan menggunakan simbol. Pada tradisi tedhak siten ada beberapa uborampe yang harus dipersiapkan.Yang pada intinya ubo rampe tersebut sebagai simbol bahwa anak menginjakkan kaki pertama dengan penuh harap dapat menjalani kehidupan yang akan datang dengan baik, sukses tanpa ada rintangan. Dalam upacara tedhak siten tersebut di hadiri oleh beberapa anggota keluarga dan tetangga sekitar terutama yang mempunyai anak–anak kecil, setelah upacara selesai maka disediakan hidangan untuk para tamu. Hidangan yang diberikan tersebut mengandung makna sodaqoh.
Pemberitaan Erina Gudono di Magdalene.Co Dalam Bingkai Entman Setyowati, Retno Manuhoro; Tika Ristia Djaya; Suhariyanto, Suhariyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.7645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media feminis Magdalene.Co terhadap dua artikel berjudul “Siapa Marie Antoinette yang Disamakan dengan Erina Gudono?” dan “Indonesia Darurat Demokrasi, Jangan Gagal Fokus ke ‘Bau Keti’ Erina Gudono.” Menggunakan metode kualitatif dengan perspektif kritis, dan teknik analisis data berdasarkan elemen framing Robert Entman, yaitu Define Problems (DP), Diagnose Causes (DC), make Moral Judgement (MJ), dan Suggestive Remedies (SR). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua artikel tersebut memiliki pola pembingkaian yang berfokus pada kritik terhadap ketidakpekaan sosial, bias gender, dan pengaruh dugaan dinasti politik dalam konteks demokrasi Indonesia. Artikel pertama menyoroti simbolisasi keistimewaan melalui gaya hidup figur publik, sementara artikel kedua mengkritik pengalihan perhatian dari isu-isu demokrasi ke hal-hal sepele yang memperkuat stereotip gender. Magdalene.co, sebagai media feminis, secara konsisten menggunakan perspektif gender dalam membingkai isu.Temuan ini menegaskan peran strategis media dalam menjalankan teori tanggung jawab sosial, yaitu menyampaikan informasi yang akurat, memfasilitasi dialog publik, dan mengawasi kekuasaan dengan perspektif yang adil. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami praktik pembingkaian media feminis di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan jurnalisme berbasis gender.