Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rethinking the Role of Customary Elites: The Flexibility of Adat and the Interest of Customary Elites in Local Politics in Lampung, Indonesia Kaneko, Masanori; Nurdin, Bartoven Vivit; Sari, Ifaty Fadliliana; Asnani; Turki, Syifaa Sabianova Addina; Thesalonica, Denysha
Jurnal Bina Praja Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.16.2024.141-156

Abstract

This study examines the customary elites' role in the local socio-political landscape in Lampung, Indonesia. The problem is that so far, the role of customary elites is often ignored in regional development, where they only become political symbols and are used for local political interests in the region. In this case study, customary elites attempt to manage their adat communities so that they make positive contributions to society. Adat still has a significant influence and plays an important role in the daily lives of the Lampung people. However, this is not just community-level regulation or customary law; it also has important cultural and social significance for the nation. This study uses qualitative research methods and an ethnographic approach. Data was collected through in-depth interviews and participant observation with analysis using data reduction, verification, data display, and data triangulation. The result showed that adat helps form and maintain social ties among local communities, contributing to government development programs and administrative changes. In the adat government, traditional elites also represent their adat communities. Adat shows flexibility towards change while preserving local wisdom and contributing to regional development. Customary elites and adat communities have great influence in society, and they are valued and respected by their collective members. Their role should be maximized by local governments in regional development because one of the keys to successful development is utilizing local wisdom because local wisdom is the element that is most adaptable and flexible in change.
KEBIJAKAN PELAYANAN DAN TRUST TERHADAP MINAT MEMBAYAR ZAKAT DI BAZNAS KOTA BANDARLAMPUNG Ramdani, Selva Okta; Purboyo, Muhammad Guntur; SAri, Ifaty Fadliliana
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kebijakan pelayanan dan kepercayaan (trust) berperan dalam meningkatkan minat masyarakat menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandar Lampung. Latar belakang kajian ini didasarkan pada adanya kesenjangan antara besarnya potensi zakat dengan jumlah dana yang berhasil dihimpun oleh lembaga. Selain itu, tingkat pengetahuan masyarakat mengenai zakat maal masih relatif rendah, yaitu hanya mencapai 60%, disertai dengan rendahnya tingkat kepercayaan serta persepsi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh lembaga zakat. Metode yang digunakan ialah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian yakni masyarakat muslim Kota Bandar Lampung yang berpotensi sebagai muzakki, dengan jumlah sampel 100 orang menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dari lembaga dan penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis baik secara parsial (uji t) maupun simultan (uji F). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelayanan dan trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat membayar zakat maal sebesar 0,007 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 38,7% variasi minat muzakki, sedangkan 61,3% dipengaruhi faktor lain. Indikator paling dominan memengaruhi minat muzakki membayar zakat maal melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung adalah profesionalisme (69%) dan kejujuran (56,57%). Profesionalisme petugas yang mampu melayani dengan baik serta kejujuran lembaga dalam menyampaikan laporan keuangan terbukti meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat. Dengan demikian, berdasarkan penelitian ini, penguatan pada profesionalisme dan kejujuran perlu menjadi prioritas utama dalam meningkatkan minat mauzakki membayar zakat maal melalui lembaga resmi BAZNAS Kota Bandar Lampung.