Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN PEMBUATAN TAMAN TOGA SEBAGAI BENTUK GREEN ECONOMY BERBASIS PERTANIAN BERKELANJUTAN Yuniati, Ati; Adhan S, Sepriyadi; Safero, Muhammad Daffa; Sanjaya, Alfulan Nur; Zulaikha, Aisah Atnia; khairunnisa, Fadia; Ghanyy, Rafly; Miranda; Herendra, Ricardo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i3.615

Abstract

Pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dilatarbelakangi oleh pemanfaatan lahan yang masih kurang optimal di sekitar masyarakat setempat. Program kerja ini mengambil konsep pertanian yang berkelanjutan serta Green Economy yang dapat atau mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dalam rangka menunjang ekonomi, sosial, dan lingkungan secara efisien. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara memfasilitasi masyarakat Desa Bali Sadhar Selatan untuk dapat menganalisis permasalahan ekonomi skala rumah tangga yang dialami oleh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di pekarangan balai kampung dengan mengikutsertakan beberapa anggota kelompok PKK Desa Bali Sadhar Selatan. Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan rangkaian persiapan seperti survei lokasi, pemilihan bibit, pembuatan media tanam dan persiapan bibit, serta pembuatan papan penanda. Data-data kegiatan ini dianalisis secara deskriptif untuk menjawab masalah atau tujuan pengabdian. Pembuatan taman TOGA di atas pekarangan atau lahan sempit berbasis pertanian berkelanjutan sebagai bentuk implementasi Green Economy ternyata dapat menguntungkan masyarakat dari segi ekonomi, ekologi, dan sosial secara berkelanjutan karena tanaman TOGA merupakan komoditas yang dalam perawatannya tidak memerlukan banyak biaya yang disebabkan dari dalam tubuhnya terdapat senyawa yang dapat menolak hama sehingga tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli pestisida.
Ngupi Pai Culture in Coffee Shops: Media and Social Space in the Urban Society in Bandar Lampung Nurdin, Bartoven Vivit; Sari, Ifaty Fadliliana; Mathis Corbin; Ghanyy, Rafly; Ramandha, Wulan Suci; Turki, Syifaa Sabianova Addina
The Journal of Society and Media Vol. 10 No. 1 (2026): Social Transformation in the Digital Media Ecosystem
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v10n1.p125-156

Abstract

This article examines the activity and cultural product of Ngupi Pai, a tradition of drinking coffee together within Lampung cultural heritage, which has experienced an expansion of meaning from a domestic activity commonly carried out at home (lamban) to one also conducted in public spaces such as coffee shops. This transformation occurs alongside the development of media, information technology, urbanization, and multicultural social environments in cities. This study employs a qualitative approach with data collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation in Bandar Lampung. Data analysis was conducted using triangulation, peer review, and member checking to ensure the validity and credibility of the findings. The results show that Ngupi Pai has shifted from private to broader public spaces, where drinking coffee is no longer limited to consumption but has become a social trend of gathering in coffee-serving venues. Drawing on Douglas’s beverage construction theory, drinking practices possess sociocultural dimensions that contribute to social bonding, identity construction, and symbolic meaning production. Coffee functions as a medium that creates egalitarian and communicative interaction spaces, positioning coffee shops as arenas for tolerance, inter-ethnic harmony, and informal social diplomacy. This transformation strengthens the adaptive nature of Ngupi Pai within contemporary urban sociocultural dynamics