Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prediabetes and Diabetes Alert : Check Your Blood Glucose Tunggal Mutika, Winnie; Lisa, Mona
Panakeia Journal of Epidemiology Vol. 2 No. 2 (2025): Panakeia Journal of Epidemiology
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/q0cr8302

Abstract

The risk factors for prediabetes and type 2 diabetes mellitus (T2DM) are known and simple to assess. A strong chain of evidence exists for the benefıts of early identifıcation of and intervention on prediabetes and diabetes. This study aimed to determine the characteristics of patients with prediabetes and T2DM in public health center, Depok, West Java. The study’s characteristics were age, sex, impaired fasting glucose (IFG), and impaired glucose tolerance (IGT). The study design uses descriptive studies. The study population was all people with diabetes mellitus is one in the public health center, Depok, West Java. This study sample was people who checking blood glucose in January 2020 to April 2021 in the public health centers, 238 patients. The sampling technique is by using non-random sampling. The results showed that people aged over 55 years 55.5%, female sex 67.2%, based on IFG 42.8% with type 2 diabetes mellitus and 32.4% with prediabetes, based on IGT 27.3% with T2DM and 11.8% with prediabetes. The study population’s conclusions were all people with prediabetes and diabetes mellitus in the public health center, Depok, West Java, aged over 55 years, female sex, IFG, and IGT.
Analisis Hubungan Status Gizi Berdasarkan Nilai Indeks Masa Tubuh Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Damayanti, Rini; Rochmawati; Tunggal Mutika, Winnie
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/9h0f5e95

Abstract

Abstrak Tahap remaja ialah masa peralihan yang terlihat dari perubahan fisik serta mental yang cepat. Kebutuhan zat gizi meningkat selama fase ini guna mendukung pertumbuhan dan pembentukan sel darah merah. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan masalah metabolisme, termasuk anemia yang ditunjukkan dengan rendahnya kadar hemoglobin (Hb). Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengevaluasi korelasi antara status gizi remaja menurut nilai indeks massa tubuh (IMT) terhadap kadar hemoglobin. Desain cross-sectional melalui pendekatan kuantitatif diterapkam dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan mahasiswa Program Studi Kebidanan sebanyak 92 responden pada periode tahun 2025 yang dipilih secara teknik purposive sampling. Selain memeriksa kadar hemoglobin menggunakan alat digital, data dikumpulkan melalui pengukuran perbandingan berat badan beserta tinggi badan guna menghitung nilai indeks masa tubuh. Uji korelasi spearman rank diterapkan guna mengetahui korelasi antara status gizi berdasarkan nilai indeks masa tubuh terhadap kadar hemoglobin. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya mayoritas peserta mempunyai status gizi normal (60,9%) dan kadar hemoglobin berada di batas normal (64,1%). Nilai rs = -0,279 dengan p = 0,007 (p < 0,01) menunjukkan adanya korelasi negatif sekaligus signifikan antara status gizi berdasarkan nilai IMT dan kadar hemoglobin. Oleh karena itu, untuk mencegah anemia pada remaja, kesadaran gizi harus ditingkatkan melalui pengaturan pola makan seimbang dan pemantauan status gizi.   Kata kunci: status gizi, IMT, kadar hemoglobin, remaja