Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TIARSIE

Analisis Risiko Keselamatan Kerja dengan Menggunakan Metode Hirarc dan FTA Di PT X Siti Rosimah
Jurnal Tiarsie Vol 19 No 1 (2022): Jurnal TIARSIE 19.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v19i1.118

Abstract

PT.X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan minuman dalam kemasan yang memproduksi berbagai macam minuman yang berbahan dasar nata de coco. Proses produksi minuman nata de coco terdiri dari 6 proses produksi yaitu proses pencucian, proses pemasakan, proses pembuatan resep, proses pencampuran, proses pengemasan dan proses penyimpanan. Pada proses produksi ditemukan berbagai macam potensi kecelakaan kerja, yang disebabkan oleh faktor lingkungan maupun faktor manusia. Oleh karena itu dibutuhkan identifikasi resiko dan pengendaliannya terhadap potensi kecelakaan kerja tersebut. Identifikasi resiko terhadap potensi kecelakaan kerja pada bagian produksi serta penilaian dan pengendaliannya dengan menggunakan metode hajard identification risk assessment and risk control (HIRARC). Hasil identifikasi tersebut dicari berbagai penyebab kecelakaan kerja dengan metode fault tree analysis (FTA). Pada proses produksi minuman kemasan Nata de Coco ditemukan 16 resiko kecelakaan kerja dengan 4 tingkatan risiko yaitu rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi.
Perencanaan Troubleshooting dan Jadwal Maintenance Mesin Remoin Multieffect Distiller PT. Sanbe Farma Unit 5 Hodin, Asri; Rosimah, Siti; Rohmah, Dede
Jurnal Tiarsie Vol 21 No 1 (2024): Jurnal TIARSIE 21.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v21i1.246

Abstract

Air adalah bahan utama dalam produksi dan pengolahan produk di industri farmasi, digunakan untuk bahan baku, transportasi, dan sanitasi. Di PT. Sanbe Farma, sistem pengolahan air melibatkan mesin seperti reverse osmosis, Puresteam generator, dan Multieffect Distiller. Masalah terjadi ketika perawatan berkala tidak dilakukan, menyebabkan kondensor pada mesin Remoin Multieffect Distiller tersumbat, sehingga pendinginan tidak optimal dan menghasilkan Water for Injection (WFI) yang tidak memenuhi standar. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan program Total Productive Maintenance (TPM), yang mencakup analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses serta delapan pilar TPM. Hasil penelitian menunjukkan nilai OEE rata-rata sebesar 83,75%, di bawah standar 85%. Analisis Six Big Losses mengidentifikasi kerugian terbesar pada Equipment Failure dan Set up and Adjustment. Rekomendasi termasuk penerapan Autonomous Maintenance dan Planned Maintenance untuk meningkatkan efisiensi mesin dan kualitas WFI.