Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study of Groundwater Vulnerability to Pollution in the Tambakbayan Watershed in 2006 And 2017 Widyastuti, Margaretha; Suprayogi, Slamet; Hadi, M Pramono; Christanto, Nugroho; Tivianton, Tommy Andryan; Fadilah, Gita Oktaviani; Rahmawati, Laelina
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v21i1.28368

Abstract

Tambakbayan is one of the watersheds in Yogyakarta, Indonesia that is experiencing changes in land use. The research aims to analyze the distribution of intrinsic and specific groundwater vulnerability in the watershed that was influenced by land-use changes from 2006 to 2017. The data used are the RBI maps (containinh topographic and land-use information, 2006 and 2017), SRTM imagery, rainfall recorded at the Kambil, Prumpung, Bronggang, Santan, Gemawang, and Karang Ploso stations (2006-2017), soil map, and aquifer map. Land-use change was analyzed by comparing the RBI maps of 2006 and 2017; while the groundwater vulnerability was assessed with the Susceptibility Index a development of the DRASTIC method. The intrinsic groundwater vulnerability was generated based on physical conditions, including depth to the water table, aquifer media, groundwater recharge, and topography, while the specific groundwater vulnerability was a function of these attributes added with one anthropogenic parameter : land-use. Then, all of these parameters were analyzed with map ovelay. The results showed two levels of intrinsic vulnerability : low (2.18% of the watershed area) and medium (97.8%); and three classes of specific vulnerability : low (0.02%), medium (5.06%), and high (94.92%)in 2006. From 2006 through 2017, the areal percentage of the medium vulnerability  increased, while that of the high vulnerability decreased due to the conversion of agricultural land to a reservoir in 2009. 
Prediction and Simulation for Land Use and Land Cover Change of Paddy Field Influence by Salinization in Coastal Demak Regency Tivianton, Tommy Andryan; Barus, Baba; Purwanto, Moh Yanuar Jarwadi; Anwar, Syaiful; Widiatmaka
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.4.811

Abstract

Luas lahan pertanian sawah di pesisir rentan terhadap perubahan penggunaan lahan dan tutupan lahan (LULC) menjadi penggunaan non-pertanian akibat degradasi lahan, salah satunya disebabkan oleh salinitas. Studi ini bertujuan untuk mendeteksi dan memproyeksikan perubahan LULC hingga tahun 2031, terutama di daerah sawah pesisir yang terkena salinitas, dengan membandingkan LULC pada tahun 2017, 2019, dan 2021. Citra Sentinel-2 digunakan untuk klasifikasi LULC, dengan rekaman yang dipilih selama fase generatif pertumbuhan padi untuk memperoleh area sawah yang paling optimal. Terdapat enam klasifikasi LULC: air, lahan basah, area vegetasi, dan area terbangun. Untuk memahami dampak salinitas pada tanaman, beberapa indeks vegetasi (VIs) seperti NDVI, SAVI, EVI, dan ARVI digunakan. Perubahan LULC yang diklasifikasikan menurut VIs dibandingkan dengan plugin MOLUSCE berdasarkan jaringan saraf tiruan-perceptron multilapis (ANN-MLP) dan Automata Seluler (CA). Perbandingan hasil VIs menunjukkan bahwa NDVI lebih baik dalam menggambarkan perubahan LULC akibat pengaruh salinitas, dengan nilai kappa sebesar 0.63 dan Correctness sebesar 72.565. Proyeksi LULC menggunakan CA dalam semua VIs menunjukkan bahwa area lahan basah lebih cenderung berubah menjadi badan air, yang menunjukkan bahwa lahan dengan salinitas tinggi cenderung tidak produktif untuk sawah, sehingga rentan terhadap konversi.