Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Mekanisme Adaptasi Masyarakat Korban Tsunami Di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Rahmi, Marlisa; Indra B. Syamwil
Jurnal Permukiman Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2023.18.72-82

Abstract

Meskipun beberapa daerah di Indonesia telah dipetakan sebagai daerah rawan bencana, namun ternyata hal ini tidak menyurutkan keinginan masyarakat untuk tetap bermukim kembali di daerah tersebut. Salah satu contoh empiris yang masih bisa diamati sekarang ini adalah fenomena bermukim kembalinya masyarakat korban tsunami di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme adaptasi yang dilakukan masyarakat sebagai suatu bentuk resiliensi untuk tetap bertahan dan bermukim kembali di kawasan rawan bencana. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui tabel, grafik dan gambar. Data yang diperoleh berupa data teks dan data visual, dengan responden sejumlah 25 orang yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada suatu strategi adaptasi secara aktif dilakukan oleh masyarakat yang bermukim kembali di daerah rawan tsunami ini sebagai suatu upaya untuk resilien, yaitu melalui mekanisme adaptation by adjusment dengan melakukan beberapa penyesuaian terhadap fisik hunian dan lingkungannya. Hasil dari kajian ini nantinya diharapkan dapat menjadi pengetahuan baru dalam pendidikan arsitektur serta menjadi masukan bagi pemerintah dalam mengaplikasikan upaya mitigasi bagi masyarakat di daerah rawan bencana.
Student’s Perception towards the Mosque’s Physical Identity in Banda Aceh Dailami; Bakri, Maysarah; Rahmi, Marlisa
Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Vol. 1 No. 2 (2023): Bayt El Hikmah
Publisher : Prodi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jial.v1i2.4134

Abstract

Abstract. The emergence of various mosque designs today enriches the repertoire of Indonesian architecture. This is due to differences in the understanding of the community and precedents related to Islamic architecture. This phenomenon results in differing perceptions of the physical identity of mosques, including those in Banda Aceh. This research aims to understand the perceptions of UIN Ar-Raniry students regarding the physical identity of mosques in Banda Aceh. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 100 respondents. The research results indicate that respondents consider domes as the identity of a mosque. However, respondents do not see the presence of minarets and the use of ornaments as the identity of mosques in Banda Aceh. Despite the small percentages, another important finding is that a small number of respondents believe that the use of domes, ornaments, and minarets is not a necessity in mosque design.
Tinjauan Aksesibilitas Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh bagi Penyandang Disabilitas Nadhifa, Nada; Rahmi, Marlisa; Alfitri, Mira
Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Vol. 1 No. 1 (2023): Bayt El Hikmah
Publisher : Prodi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jial.v1i1.3781

Abstract

Abstract. Public buildings are formed based on public activities and needs. The building must meet the needs of users as a whole. One of the public buildings most needed by the community is a house of worship. For the people of Aceh, one of the houses of worship that is quite often visited is the Baiturrahman Great Mosque, which is located in the center of Banda Aceh City. The existence of disability issues raises questions about the needs of persons with disabilities which makes this question the basis of this research. The question in this research is how accessible is it in a public building, especially for persons with disabilities. The research method used in this research is descriptive qualitative. Data collection is done by observation. that the results of the study show that the Baiturrahman Grand Mosque in Banda Aceh, has not fully implemented the concept of a disability-friendly building. This is because the availability of supporting facilities for persons with disabilities has not been maximized, and some of the facilities provided cannot be used properly, so that when viewed from the perspective of the needs of persons with disabilities, this building cannot operate optimally.
RELATIONSHIPS BETWEEN PERCEPTIONS, PROBLEMS AND SOLUTIONS RELATED TO THE SHOPHOUSE PHENOMENON IN BANDA ACEH CITY Rahmi, Marlisa; Saputra, Zulhadi; Irfandi; Saputra, T. Murdani; Kusuma, Hanson E.
Rumoh Journal of Architecture Vol. 13 No. 1 (2023): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/rumoh.v13i1.302

Abstract

The growth of shophouses in Banda Aceh City tends to be fast. This phenomenon cannot be separated from the consequences of Banda Aceh being a provincial capital. However, the uncontrolled growth of shophouses tends to have negative impacts on the urban environment. Therefore, this study was aimed at gaining new knowledge on perceptions held, problems encountered and solutions expected by residents related to shophouses in Banda Aceh City. This research was conducted in two stages. In the first stage, a qualitative research method was used. Data were collected using a survey with open-ended questions and analyzed using a content analysis method (text data). In the second stage, a quantitative research method was used. Data were collected using a survey with closed-ended questions and analyzed using a quantitative analysis method. Both data collection methods were executed based on online surveys. The results showed three dimensions of the perceptions of residents related to shophouses in Banda Aceh City, i.e.: Lack of Regulation, Development Consequence, and Efficiency Effort. They also showed four dimensions of the problems encountered by residents, i.e.: Environment Disturbance, Circulation Disturbance, Reduced Comfort, and Reduced Esthetic. Related to the solutions expected by residents, there were two dimensions, i.e.: Regulation Rearrangement and Public Facility Management. The results also revealed a strong relationship between the Lack of Regulation perception dimension and the Circulation Disturbance problem dimension and the Regulation Rearrangement solution dimension.
Perilaku Spontan Penghuni Saat Bencana Alam: Dalam dan Luar Bangunan Mazaya, Ulfa; Rahmi, Marlisa; Kusuma, Hanson E.
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.642 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.48

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana alam. Dengan posisi yang berada pada zona Pacific Ring of Fire (cincin api) serta dikelilingi oleh tiga lempeng tektonik, keadaan tersebut berkontribusi terhadap kebanyakan bencana alam di Indonesia, seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api. Perilaku manusia sulit untuk diprediksi saat berada di situasi darurat yang menegangkan dan kacau seperti bencana alam. Pengamatan terhadap tindakan spontan pada saat bencana memungkinkan identifikasi langkah keselamatan yang diambil saat darurat. Pengamatan tersebut dapat memberikan pengetahuan akan bagaimana pola perilaku yang terjadi saat bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memahami perilaku apa saja pada tindakan spontan yang layak untuk dipelajari oleh arsitek. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif-kuantitatif yang bersifat eksploratif dan eksplanatif. Pada pendekatan kualitatif, data pada penelitian terdahulu di analisis menggunakan open coding, axial coding dan selective coding. Pendekatan dengan metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan principal component analysis (PCA), factor analysis, dan analysis of variance (Anova). Data didapatkan melalui kuesioner daring yang dibagikan dengan teknik sampling snowball. Hasil yang didapatkan menunjukkan tujuh dimensi tindakan spontan selama bencana alam, dengan dua tindakan yang memiliki perbedaan signifikan pada pendekatan di dalam dan luar bangunan.
Persepsi Warga Mengenai Fenomena Perkembangan Rumah Toko (Ruko) di Kota Banda Aceh Rahmi, Marlisa; Lubis , Irma Handayani
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2017): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.1.9

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fenomena tumbuh dan menjamurnya bangunan rumah toko (ruko) di Kota Banda Aceh. Ruko adalah salah satu tipologi bangunan yang mudah ditemukan di kota-kota seluruh dunia. Namun, terkadang keberadaannya memunculkan persepsi tersendiri bagi warga selaku pemilik kota. Menggali persepsi dari warga tersebut adalah tujuan dari penelitian ini, guna memberikan saran dan masukan bagi pihak terkait dalam meregulasi kota dan fasilitas yang nyaman bagi warganya. Studi ini dimulai dengan menyebarkan kuesioner online secara terbuka, kemudian diolah dengan metode analisis data teks secara kualitatif. Dari hasil analisis data, ditemukan pandangan warga mengenai keberadaan ruko tersebut serta dampak yang ditimbulkan dalam aktivitas kesehariannya. Mayoritas responden berpendapat bahwa keberadaan ruko di hampir tiap ruas jalan Kota Banda Aceh berpeluang besar menimbulkan kemacetan akibat parkir liar di depan bangunan. Ruko yang tidak tertata juga berpeluang merusak wajah kota. Oleh karena itu, diharapkan adanya kebijakan yang lebih terarah baik dari pemerintah maupun pengembang kota dalam meregulasi dan menata pembangunan ruko di Kota Banda Aceh.
Kajian Tipologi terhadap Perubahan Elemen Fasad Ruko ditinjau dari Jenis Fungsi Layanan Kasus Studi: Ruko Paskal Hyper Square Bandung Rahmi, Marlisa; Sahputra, Zulhadi; Nurdini, Allis
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2017): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.4.195

Abstract

Rumah toko (ruko) merupakan solusi ideal untuk fleksibilitas ruang usaha yang tinggi. Pemilik ruko atau pertokoan pada kawasan komersil umumnya melakukan pembaruan fasad sebagai upaya untuk menampilkan usaha mereka. Pemilik cenderung mengubah, menambah atau membongkar desain fasad ruko yang sudah ada, guna menunjukkan identitasnya melalui desain fasad ruko tersebut. Mengingat bahwa setiap investasi untuk merubah ruko bermakna in-efisiensi dalam rancangan, terlebih lagi terjadi dalam skala besar, maka diperlukan kajian lebih detil tentang perubahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakter perubahan fasad ruko berdasarkan jenis fungsi yang diakomodasinya. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kasus studi ruko yang ada di komplek Paskal Hyper Square. Data yang didapat, dianalisis dengan metode analisis tipologi, dimana perubahan-perubahan yang terjadi diidentifikasikan kedalam tiga tipologi, yakni; (1)Tipologi perubahan kecil; (2) Tipologi perubahan sedang; dan (3) Tipologi perubahan besar. Dari hasil analisis diketahui bahwa keseluruhan fungsi ruko mengalami perubahan. Elemen fasad yang dominan diubah adalah warna cat bangunan, serta perubahan yang dominan terhadap fasadnya terjadi pada jenis fungsi layanan penginapan. Kondisi ini menggambarkan bahwa adanya tendensi dari pengguna dalam melakukan perubahan pada elemen fasad untuk jenis fungsi tertentu. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan, pengembang dan praktisi dalam perencanaan desain fasad ruko di masa yang akan datang.