Irwandi, Febri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CHATGPT UTILIZATION IN ACADEMIC PRACTICES: INSIGHTS FROM ENGLISH LANGUAGE EDUCATION STUDENTS IN THE DIGITAL ERA Aziz, Abdul; Susanto, Herry Wahyudi; Irwandi, Febri; Trince, Merliana; Setiawan, Mariano; Widyawati, Widyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.7118

Abstract

ABSTRACT The development of Artificial Intelligence (AI) presents new opportunities in higher education, including in the English Language Education Study Program. One prominent AI innovation is ChatGPT, a language model capable of generating text, answering questions, and providing feedback in various academic contexts. This study focuses on the use of ChatGPT in academic practice from the perspective of English Language Education students. The research method used a qualitative case study approach involving active students who have used ChatGPT regularly. Data were collected through in depth interviews, document observation, and field notes, then analyzed using NVivo assisted thematic analysis to identify patterns of perception, benefits, and challenges. The results show that students view ChatGPT as an effective tool for improving grammar, expanding vocabulary, organizing ideas, and increasing the efficiency of writing academic assignments. However, some students also acknowledged the risks of dependency, ethical dilemmas, and decreased creativity if used excessively. The study's conclusions emphasize the importance of ethical guidelines and digital literacy so that the use of ChatGPT not only improves academic skills but also strengthens students' critical thinking and originality. Perkembangan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang baru dalam pendidikan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Salah satu inovasi AI yang menonjol adalah ChatGPT, sebuah model bahasa yang mampu menghasilkan teks, menjawab pertanyaan, dan memberikan umpan balik dalam berbagai konteks akademik. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan ChatGPT dalam praktik akademik dari perspektif mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan mahasiswa aktif yang secara rutin menggunakan ChatGPT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dokumen, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan NVivo untuk mengidentifikasi pola persepsi, manfaat, dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang ChatGPT sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa, memperluas kosakata, mengorganisir ide, serta meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik. Namun, beberapa mahasiswa juga mengakui adanya risiko ketergantungan, dilema etika, dan menurunnya kreativitas jika digunakan secara berlebihan. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya panduan etika dan literasi digital agar penggunaan ChatGPT tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis dan orisinalitas mahasiswa.
EKSPLORASI PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS LINGKUNGAN SEKITAR MELALUI PAPAN INTERAKTIF DIGITAL SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF Susanto, Herry Wahyudi; Nur, Muhammad Agus Safrian; Irwandi, Febri; Aziz, Abdul; Damayanti, Dian Fajariyah; Wijaya, Indra
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9873

Abstract

ABSTRACT The role of English in elementary education is becoming increasingly significant following the national policy that designates English as a compulsory subject starting from the 2027/2028 academic year. This condition requires vocabulary learning strategies that align with the characteristics of lower-grade students who are still at the concrete operational stage and need visual and interactive learning media. This study aims to explore the use of digital interactive boards in teaching English vocabulary related to the surrounding environment for lower-grade elementary school students. The research employed a descriptive qualitative approach conducted at SD IT Imam Syafi’i Banjarmasin, with one lower-grade English teacher serving as the research subject. Data were collected through classroom observations and semi-structured interviews with the teacher and were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that the digital interactive board was utilized in several learning activities, such as matching vocabulary with pictures, classifying environmental objects, using song videos, and identifying objects on an interactive screen. The use of this media supported more contextual vocabulary learning by integrating visual, auditory, and physical student activities, while also increasing student participation during the learning process. However, several challenges were identified, including technical issues with the devices and classroom management during the use of digital media. Overall, the findings suggest that digital interactive boards have the potential to function as interactive and contextual vocabulary learning media and can support the implementation of English learning in elementary schools. ABSTRAK Peningkatan peran Bahasa Inggris dalam sistem pendidikan dasar semakin menguat seiring kebijakan nasional yang menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Kondisi tersebut menuntut strategi pembelajaran kosakata yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah yang masih berada pada tahap berpikir konkret dan membutuhkan media belajar yang visual serta interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan papan interaktif digital dalam pembelajaran kosakata Bahasa Inggris bertema lingkungan sekitar pada siswa sekolah dasar kelas rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD IT Imam Syafi’i Banjarmasin dengan subjek penelitian seorang guru Bahasa Inggris kelas rendah. Data diperoleh melalui observasi proses pembelajaran dan wawancara semi-terstruktur dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan interaktif digital dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran seperti pencocokan kosakata dengan gambar, pengelompokan objek lingkungan, penggunaan video lagu, serta penunjukan objek pada layar interaktif. Pemanfaatan media tersebut mendorong terciptanya pembelajaran kosakata yang lebih kontekstual, melibatkan unsur visual, audio, dan aktivitas fisik siswa, serta meningkatkan partisipasi siswa selama proses belajar. Meskipun demikian, penggunaan media digital juga menghadapi kendala berupa masalah teknis perangkat dan pengelolaan kelas. Secara umum, temuan penelitian menunjukkan bahwa papan interaktif digital berpotensi menjadi media pembelajaran kosakata yang interaktif dan kontekstual serta dapat mendukung implementasi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.