Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DALAM KONTEKS PENDIDIKAN NON FORMAL BAGI ANAK ANAK DI KAMPUNG DOSAY KABUPATEN JAYAPURA Paranoan, Emon; Susanto, Herry Wahyudi; Trince, Merliana; Rachman, Taufik
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 1 Januari (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i1.1322

Abstract

Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan penguatan pendidikan secara non formal bagi para anak di kampung Dosay dalam pengetahuan akan literasi dalam berbagai konteks bidang literasi yang telah diberikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara mandiri. Masalah awal yang ditemukan dalam lingkungan Pendidikan Formal bagi anak –anak di Kampung Dosay adalah mereka masih ada yang kurang dalam pengetahuan membaca dan berhitung dan bahkan dalam pengetahuan akan berbagai pengetahuan umum masih sangat rendah, oleh karena itu kegiatan ini diharapkan memberikan sebuah kontribusi yang baik kepada anak –anak dalam menguatkan pendidikan formal mereka di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Penguatan Literasi bagi anak –anak dikampung Dosay, dimana anak –anak diberikan pengetahuan tentang berbagai pengetahuan akan jenis – jenis Profesi, mata uang, transportasi umum, mengidentifikasi nama – nama spesia binatang, dan mengenal akan huruf serta angka yang jelas. Hasil kegiatan pengabdian msayarakat Dimana telah terbentuknya taman baca mini. Menunjukkan hal yang baik adalah para anak di Kampung Dosay mampu dalam mengindentifikasi dan mengenal secara baik akan berbagai konteks literasi pengetahuan yang mereka pelajari dalam lingkungan taman baca, sehingga asumsi yang menyatakan bahwa anak –anak kurang mampu dalam mengikuti pembelajaran secara formal di sekolah tentunya dapat terbantahkan. Factor yang menjadi penyebab adalah kemungkinan kurangnya komunikasi dan pendekatan yang baik dari para Guru disekolah dalam mengajarkan berbagai pelajaran karena keterbatasan waktu dan tenaga yang mereka miliki, sehingga Taman Baca yang telah dikelola dalam kegiatan ini tentunya cukup memberikan pengaruh positif dalam penguatan pendidikan non formal karena anak –anak dapat belajar dalam suasana yang sejuk dalam media diskusi dengan para Dosen dan Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini.
CHATGPT UTILIZATION IN ACADEMIC PRACTICES: INSIGHTS FROM ENGLISH LANGUAGE EDUCATION STUDENTS IN THE DIGITAL ERA Aziz, Abdul; Susanto, Herry Wahyudi; Irwandi, Febri; Trince, Merliana; Setiawan, Mariano; Widyawati, Widyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.7118

Abstract

ABSTRACT The development of Artificial Intelligence (AI) presents new opportunities in higher education, including in the English Language Education Study Program. One prominent AI innovation is ChatGPT, a language model capable of generating text, answering questions, and providing feedback in various academic contexts. This study focuses on the use of ChatGPT in academic practice from the perspective of English Language Education students. The research method used a qualitative case study approach involving active students who have used ChatGPT regularly. Data were collected through in depth interviews, document observation, and field notes, then analyzed using NVivo assisted thematic analysis to identify patterns of perception, benefits, and challenges. The results show that students view ChatGPT as an effective tool for improving grammar, expanding vocabulary, organizing ideas, and increasing the efficiency of writing academic assignments. However, some students also acknowledged the risks of dependency, ethical dilemmas, and decreased creativity if used excessively. The study's conclusions emphasize the importance of ethical guidelines and digital literacy so that the use of ChatGPT not only improves academic skills but also strengthens students' critical thinking and originality. Perkembangan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang baru dalam pendidikan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Salah satu inovasi AI yang menonjol adalah ChatGPT, sebuah model bahasa yang mampu menghasilkan teks, menjawab pertanyaan, dan memberikan umpan balik dalam berbagai konteks akademik. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan ChatGPT dalam praktik akademik dari perspektif mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan mahasiswa aktif yang secara rutin menggunakan ChatGPT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dokumen, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan NVivo untuk mengidentifikasi pola persepsi, manfaat, dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang ChatGPT sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa, memperluas kosakata, mengorganisir ide, serta meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik. Namun, beberapa mahasiswa juga mengakui adanya risiko ketergantungan, dilema etika, dan menurunnya kreativitas jika digunakan secara berlebihan. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya panduan etika dan literasi digital agar penggunaan ChatGPT tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis dan orisinalitas mahasiswa.
IMPLEMENTASI APLIKASI QUIZLET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: STUDI KASUS KUALITATIF TENTANG PENGALAMAN DAN PERSEPSI SISWA KELAS X DI MA YAA BUNAYYA Kaipman, Paskalis; Tabuni, Demmy; Daullu, Melissa Aeudia; Trince, Merliana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64072

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Quizlet application as an English learning medium at MA Yaa Bunayya, specifically in understanding the experiences and perceptions of 10th-grade students towards digital-based learning materials. The study used a qualitative approach with a case study design. Participants consisted of 13 10th-grade students and one English teacher as a key informant. Data were collected through in-depth interviews, learning observations, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The results of the study revealed four main themes: the application of teacher pedagogy, a more visual and interactive student learning experience, positive perceptions of the benefits and convenience of Quizlet, and barriers such as network, devices, mobile phone interference, and the need for teacher assistance. These findings indicate that Quizlet can enrich vocabulary learning experiences, but its success depends on teacher direction, student readiness, and the classroom context. This study contributes to the study of technology-based English learning in madrasas.