Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementation of the Project Method in the Independent Curriculum as a Strategy to Improve Early Childhood Creativity Syifauzakia, Syifauzakia; Rohaeni, Nani
Exploration in Early Childhood Research Vol. 1 No. 1 (2024): Exploration in Early Childhood Research
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creativity is the ability to produce something new, valuable ideas, and solutions. In early childhood, creativity includes not only arts and crafts but also the ability to think critically, solve problems, and innovate in various situations. Creativity is an important aspect in children's development because it helps them to express themselves, improve cognitive abilities, and develop social-emotional skills. However, the lack of creative stimulation in early childhood is still a common problem. It is believed that the project method in the Independent Curriculum can be an effective strategy to improve the creativity of young children. The aim of this research is to determine the implementation of project method learning in the Independent Curriculum in Early Childhood Education as a strategy to increasing the creativity of early childhood. The research method in this study uses a qualitative descriptive approach with a literature study method where journal articles, books and e-books are used as reference material in writing. The data analysis used in this research is content analysis. The results obtained from this research indicate that the project method in the independent curriculum can be used as an effective strategy for improving children's creativity from an early age, in its implementation the teacher a very important role, while the implementation stages involve careful planning steps, flexible implementation of projects according to the topic, and assessment focuses on the process. The interesting project method, encouraging children to participate actively and responsibly. So that the resulting abilities show an increase in the ability to think creatively, imaginatively, problem solving, collaboratively and producing work. 
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA DI ERA INDUSTRI 4.0. Syifauzakia Syifauzakia
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol. 30 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v30i2.7347

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini agar orang tua memahami konsep pendidikan anak usia dini dalam keluarga, orang tua dapat mengetahui kompetensi-kompetensi apa saja yang harus dikembangkan pada anak di era revolusi industri 4.0, dan orang tua juga dapat mengetahui cara mendidik anak usia dini di era revolusi industry 4.0.  Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian yang didapatkan pendidikan anak usia dini dalam keluarga akan berjalan dengan baik jika orang tua memahami kewajiban dan tanggung jawabnya terhadap anak, memahami kebutuhan dasar anak, dan memahami aspek perkembangan anak usia dini. Kompetensi yang dibutuhkan oleh anak di era industri 4.0. tersebut antara lain: 1) berpikir Kritis, 2) komunikasi, 3) kerjasama, 4) kreatif, 5) kepemimpinan, 6) berkarakter yang terpuji, 7) literasi baca tulis; 8) literasi numerasi; 9) Literasi sains; 10) literasi digital, 11) literasi budaya dan kewargaan; 12) literasi finansial. Mendidik anak usia dini dalam keluarga di era industri 4.0 orang tua dapat mengembangkan kompetensi-kompetensi dengan cara: 1) melatih berpikir kritis; 2) menjalin komunikasi yang baik dan efektif; 3) melibatkan anak dalam kegiatan rumah tangga; 4) membebaskan anak bermain; 5) melatih kepemimpinan; 6) menanamkan nilai karakter yang terpuji; 7) mengenalkan enam kemampuan literasi.Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dalam Keluarga, Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0   AbstractThe purpose of this study is that parents understand the concept of early childhood education in the family, parents can find out what competencies should be developed in children in the era of the industrial revolution 4.0, and parents can also find out how to educate early childhood in the era of the industrial revolution. 4.0. The method used in this research is library research, and the data analysis technique uses the content analysis method. The research results obtained that early childhood education in the family will run well if parents understand their obligations and responsibilities towards children, understand children's basic needs, and understand aspects of early childhood development. Competencies needed by children in the industrial era 4.0. These include: 1) critical thinking, 2) communication, 3) cooperation, 4) creative, 5) leadership, 6) commendable character, 7) literacy in literacy; 8) numeracy literacy; 9) scientific literacy; 10) digital literacy, 11) cultural and civic literacy; 12) financial literacy. Educating early childhood in families in the industrial era 4.0 parents can develop competencies by: 1) training critical thinking; 2) establish good and effective communication; 3) involving children in household activities; 4) freeing children to play; 5) training leadership; 6) instilling a commendable character value; 7) introduce six literacy skills.Keywords: Early Childhood Education, Education in The Family, Education in The Industrial Revolution Era 4.0
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL-ANAK DENGAN GANGGUAN KECEMASAN Zahra, Risma Auliya; Vitaloka, Dea; Syifauzakia, Syifauzakia
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.96918

Abstract

Mengkaji strategi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial anak dengan gangguan kecemasan sangat penting untuk membantu anak-anak mengatasi hambatan sosial mereka, membangun kepercayaan diri, dan mendukung perkembangan emosional yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru dalam menangani anak-anak dengan gangguan kecemasan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung terhadap lima anak yang mengalami gangguan kecemasan, termasuk kecemasan berpisah dari orang tua, kesulitan dalam bersosialisasi, serta ketakutan terhadap objek tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, membangun hubungan personal, menggunakan pembelajaran kolaboratif, memberikan afirmasi positif, serta melibatkan anak dalam aktivitas seni untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan keterampilan sosial mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktek pendidikan dengan memberikan wawasan mengenai pendekatan yang efektif untuk mendukung anak-anak dengan gangguan kecemasan agar dapat berkembang secara sosial dan emosional di lingkungan PAUD.