Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) DI SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK FULLDAY Ulfah, Maulidya
PAWIYATAN Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PAIKEM dirancang agar mengaktifkan anak dan mengembangkan kreativitas sehingga efektif dengan inovatif namun tetap menyenangkan. Siswa melakukan kegiatan beragam untuk mengembangkan ketrampilan, sikap dan pemahaman dengan mengutamakan belajar sambil bermain dan bekerja, guru menggunakan berbagai sumber belajar dan alat bantu. Sekolah fullday adalah model sekolah umum sehari penuh yang memadukan sistem pengajaran secara intensif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan secara kualitatif, dengan mengambil latar penelitian di Sekolah TK Aisyiyah Nyai Ahmad Dahlan Fullday Yogyakarta. Pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara bebas terpimpin dan dokumentasi. Data yang sudah didapatkan, selanjutnya dianalisis dengan konsep analisa data mengalir. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan PAIKEM dilaksanakan melalui pola kehidupan yang Islami dan dituangkan dalam kegiatan bermain dan belajar di lingkungan sekolah. Pelaksanaan PAIKEM bertujuan untuk mewujudkan visi sekolah yang tertuang dalam semboyan unggul dalam kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual. Pendekatan yang dominan adalah keteladanan dan pembiasaan. Prinsip pengembangan PAIKEM antara lain: keterampilan bertanya dan pengelolaan kelas. Metode yang dikembangkan meliputi: bercerita, bermain, bernyanyi, tanya jawab, karyawisata, proyek,  sosiodarama, demonstrasi. Hasil pelaksanaannya di lingkungan sekolah baik, hal ini dapat dilihat dari pengabdian tinggi para guru, keaktivan siswa, penilaian pihak atasan, reputasi sekolah yang baik, pelaksanaan tiga ranah psikologis pembelajaran yang sudah di terapkan, prestasi siswa dan guru serta dukungan sarana dan lingkungan. Kata Kunci : Pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,  efektif dan menyenangkan
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) DI SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK FULLDAY Ulfah, Maulidya
PAWIYATAN Vol 20 No 2 (2013)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PAIKEM dirancang agar mengaktifkan anak dan mengembangkan kreativitas sehingga efektif dengan inovatif namun tetap menyenangkan. Siswa melakukan kegiatan beragam untuk mengembangkan ketrampilan, sikap dan pemahaman dengan mengutamakan belajar sambil bermain dan bekerja, guru menggunakan berbagai sumber belajar dan alat bantu. Sekolah fullday adalah model sekolah umum sehari penuh yang memadukan sistem pengajaran secara intensif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan secara kualitatif, dengan mengambil latar penelitian di Sekolah TK Aisyiyah Nyai Ahmad Dahlan Fullday Yogyakarta. Pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara bebas terpimpin dan dokumentasi. Data yang sudah didapatkan, selanjutnya dianalisis dengan konsep analisa data mengalir. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan PAIKEM dilaksanakan melalui pola kehidupan yang Islami dan dituangkan dalam kegiatan bermain dan belajar di lingkungan sekolah. Pelaksanaan PAIKEM bertujuan untuk mewujudkan visi sekolah yang tertuang dalam semboyan unggul dalam kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual. Pendekatan yang dominan adalah keteladanan dan pembiasaan. Prinsip pengembangan PAIKEM antara lain: keterampilan bertanya dan pengelolaan kelas. Metode yang dikembangkan meliputi: bercerita, bermain, bernyanyi, tanya jawab, karyawisata, proyek,  sosiodarama, demonstrasi. Hasil pelaksanaannya di lingkungan sekolah baik, hal ini dapat dilihat dari pengabdian tinggi para guru, keaktivan siswa, penilaian pihak atasan, reputasi sekolah yang baik, pelaksanaan tiga ranah psikologis pembelajaran yang sudah di terapkan, prestasi siswa dan guru serta dukungan sarana dan lingkungan. Kata Kunci : Pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,  efektif dan menyenangkan
Peran Guru dalam Menstimulasi Kemampuan Menggambar pada Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Kuningan Jawa Barat laila, Nur; Ulfah, Maulidya; Yani, Ahmad
Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE) Vol 1 No 1 (2018): Maret 2018, Number 1, Volume 1
Publisher : Prodi PG Pendidikan Anak Usia Dini, IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sece.v1i1.587

Abstract

Drawing Activities is one form of learning that serve as aspects of early childhood development. This activity is often applied in RA Qurrata Ayun Kuningan. Drawing activities can run smoothly with stimulus provided by educators, so it is important for teachers to have a standard as a teacher who has creativity and has the ability to compete as a professional early childhood educator. This research is motivated by teachers who have difficulty in conditioning class, problems in this activity often occur because of lack of spirit and confidence of children to the work of drawing. This study aims to increase creativity in the development of childrens talent interest in childrens fine motor The type of research used is qualitative descriptive. Subjects in this study were children in RA Qurrata Ayun Kuningan. The means used to collect this using Observation techniques, interviews and documentation. The results of the research have shown that the role of teachers in stimulating childrens drawing ability, they have role as learning seminar, manager, facilitator, manager, demonstrator, mentor, motivator, evaluator, mediator. Evident from the results of the teachers assessment of the supervisor with a description of Good, the assessment is derived from the daily learning process of teacher which has been observed by the madrasah supervisor. From the results of the observed research, in the process of drawing activity in the children get the results well in the field of art competence. Although, among them there are some children who still find it difficult in drawing. But it can be concluded with the role of appropriate early childhood teachers will achieve the level of child development achievement, especially in the process of drawing activities to support the development of aspects of the development of art, motor and knowledge of what is seen and known that will be expressed through the art images in early childhood.   Keywords: teacher, stimulate, drawing and early childhood   Kegiatan Menggambar merupakan salah satu bentuk pembelajaran aspek perkembangan anak usia dini. Kegiatan ini diterapkan di RA Qurrata A’yun Kuningan. Kegiatan ini dapat berjalan lancar dengan diberikannya stimulus oleh pendidik, untuk itu guru harus memiliki standar kreatif dan kemampuan kompetensi sebagai pendidik anak usia dini yang profesional. Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru yang mengalami kesulitan dalam mengelola kelas dan kepercayaan diri anak terhadap hasil karya menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dalam pengembangan seni  dan motorik halus anak. Jenis penelitian adalah dekriptif kualitatif. Subjek adalah anak di RA Qurrata A’yun Kuningan. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam menstimulasi kemampuan menggambar pada anak yaitu sebagai sember belajar, pengelola, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, motivator, evaluator, mediator. Terbukti dari hasil penilaian guru dari pengawas dengan keterangan baik, penilaian tersebut diperoleh dari proses pembelajaran sehari-hari guru yang  telah diamati oleh pengawas madrasah. Proses kegiatan menggambar pada anak mendapatkan hasil dengan baik dalam bidang kompetensi seni. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya peran guru yang sesuai maka akan tercapainya tingkat capaian perkembangan anak khususnya dalam  proses kegiatan menggambar pada aspek perkembangan seni, motorik terhadap apa yang dilihat dan diketahui yang akan diekspresikan melalui seni gambar pada anak usia dini.     Kata Kunci: guru, stimulus, menggambar dan anak ssia dini
Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Inquiry Terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini di Kabupaten Majalengka Ulfah, Maulidya; Khoerunnisa, Yurida
AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD), FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2018.41-03

Abstract

Abstract Inquiry learning strategy is a series of learning activities that involve the ability of students to the maximum in searching, investigating and solving a problem. While naturalist intelligence is the intelligence that one has in recognizing, loving, and preserving the flora, fauna, and the surrounding environment. This study aims to know the application of inquiry strategy strategy in early childhood, to know the naturalist intelligence of early child, to know how influence the use of inquiry learning strategy to the naturalist intelligence of early child. This research uses quantitative research approach with experimental design and pre-test and post test group type. The results of research that has been done by the researcher can be concluded that the use of inquiry learning strategy influence the early child naturalist intelligence Strategi pembelajaran inquiry merupakan suatu rangkaian kegiatan pembelajaran yang melibatkan kemampuan anak didik secara maksimal dalam mencari, menyelidiki dan memecahan sebuah masalah. Sedangkan kecerdasan naturalis adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengenali, mencintai, dan menjaga flora, fauna, dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran inquiry pada anak usia dini, mengetahui kecerdasan naturalis anak usia dini, serta mengetahui sejauhmana pengaruh penggunaan strategi pembelajaran inquiry terhadap kecerdasan naturalis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian pre experimental design dengan jenis pre-test and post test group. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, kecerdasan naturalis anak usia dini pada kelompok B di TKIT Al-Farisi Majalengka setelah diberikan treatment (strategi pembelajaran inquiry) lebih baik daripada sebelum diberikan treatment. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran inquiry berpengaruh terhadap kecerdasan naturalis anak usia dini Keywords:  Inquiry learning strategy,  naturalis intellegence, early childhood
Menciptakan Home Literacy bagi Anak Usia Dini di Era Digital Nurhayati, Eti; Ulfah, Maulidya
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education (IJIECE)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.887 KB)

Abstract

There has been a change of family in this digital era such as the structure, roles, and responsibilities of parents in early childhood education, including in literacy. The change will continue to occur in family life, but parental responsibility together in child care and education is an ideal condition that must be created in the family, which is not replaced by the technology in this digital era. This paper aims to: (1) identify some changes in family life in the digital era, (2) offer home literacy programs for early childhood in the digital era, including: the urgency of developing literacy for early childhood, the role of parents in home literacy, creating home literacy, and implementing home literacy. Home literacy is an alternative solution for early childhood in developing potential in his/ her golden age. The role of parents in home literacy are to provide means and facilities, to design the environment at home, and actively to engage in literacy activities as a mentor or friend in the activity.
The Implementasi Program Parenting dalam Menanamkan Nilai Moral Anak Usia Dini Ulfah, Maulidya; Khaeriyah, Ery; Sakinah, Nur Bani
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2018): Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education (IJIECE)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3345.531 KB)

Abstract

Abstrak Membimbing anak adalah tugas utama orang tua. Lembaga pendidikan hanya membantu perkembangan anak sewajarnya, selebihnya adalah orang tua. Dalam hal ini kesadaran orang tua belum sepenuhnya terbentuk, maka dari itu perlu diadakannya pendidikan orang tua atau parenting. Program parenting di sekolah bertujuan untuk membantu orang tua dalam mendidik anak, menambah pengetahuan dan informasi orang tua mengenai tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, dan mengambil lokasi di Kota Cirebon. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa, guru dan orangtua siswa PAUD Lebah Kecil Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan program parenting di PAUD Lebah Kecil ada dua macam, yaitu kegiatan yang bersifat rutin dan berkala. Kegiatan bersifat rutin yaitu kelas pertemuan orang tua dan hari konsultasi orang tua dengan periode satu bulan sekali. Sedangkan yang bersifat berkala adalah home visit, foundation class, seminar dan field trip. Kata kunci: program parenting, nilai moral, anak usia dini. Abstract Guiding children is the main task of parents. Educational institutions only help develop children naturally, the rest are parents. In this case the awareness of parents has not been fully formed, therefore it is necessary to hold parenting education. Parenting programs in schools aim to help parents educate children, increase knowledge and information about parents about child development. This study uses a qualitative descriptive approach with a case study method, and takes location in the city of Cirebon. The subjects in this study were students, teachers and parents of PAUD Lebah Kecil. Data collection used the method of observation, interviews, and documentation. The results of the study show that: the implementation of the parenting program is divided into two, namely routine and periodic activities. Routine activities are parents meeting classes and parents' consultation days with a one-month period. Periodic parenting program activities, namely home visits, foundation classes, seminars and field trips. Keywords: parenting program, moral values, early childhood.
EVALUASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PERMULAAN DI TK NEGERI PEMBINA CIREBON Maulidya Ulfah; Ayu Luharnarky; Saifuddin Saifuddin
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.51 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.5128

Abstract

AbstrakEvaluasi kurikulum dilaksanakan di TK Negeri Pembina Cirebon Kabupaten khususnya dalam Pembelajaran Matematika Permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya implementasi kurikulum 2013 PAUD dalam pembelajaran matematika permulaan di TK Negeri Pembina Cirebon ditinjau dari komponen Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Hasil evaluasi pada komponen konteks, input, proses dan produk menemukan bahwa TK Negeri Pembina Cirebon telah menggunakan Kurikulum 2013 dan menjadikan Permendikbud no. 136 dan 147 tahun 2014 serta buku Direktorat PAUD sebagai acuan penyusunan kurikulum. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah memadai, selain itu, perbandingan guru dan siswa kelas A sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perencanaan kegiatan matematika permulaan mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dan Kompetensi Inti (K-I) serta Kompetensi Dasar (K-D). Metode Pembelajaran pada kegiatan matematika permulaan adalah penugasan, bermain, demonstrasi, dan praktik langsung. Media yang digunakan beraneka ragam mulai puzzle, lego, balok dan juga media buatan guru. Faktor pendukung pembelajaran matematika permulaan adalah guru yang linear, perencanaan pembelajaran yang dan lengkap serta sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat kegiatan matematika permulaan yaitu kesiapan psikologis anak dan orang tua. Hasil belajar anak yang dilaporkan berupa deskripsi pertumbuhan dan perkembangan dan dilaporkan setiap 6 bulan sekali.  
UPAYA MERANCANG PAUD DI MASA DEPAN UNTUK MENGATASI PROBLEMATIKA YANG KOMPLEKS Maulidya Ulfah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.511 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.817

Abstract

AbstrakSome critical issues and problem in pre childhood education program recently, it actually has big influence to the growth of pre childhood education program in the future. Because of that, it is crucial by responding those critical issues in pre childhood education program. The main focus on those issues is: (a) Dichotomy PAUD and TPQ, (b) The incompetence Kindergarten teachers, (c) imbalance of right and duty’ kindergarten teachers, (d) the issues of 12 year obligatory education started from TK/RA. Based on that fact, it is needed some efforts in planning pre childhood education program in the future. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MELALUI PERMAINAN MEMASANGKAN GAMBAR DENGAN KATA DI TAMAN KANAK-KANAK CIREBON Maulidya Ulfah; Evana Evana
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.176 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v4i1.2656

Abstract

AbstractCommunication can be seen as the process of publicizing information to others who will convey a message message from a child, the day off. Then the 5-6 year old child was able to convey information to the parents what information obtained from the teacher class. When children communicate with peers, both seen from the child playing and talking about his favorite object accidentally the child can communicate well. Problems found in the school children have not been able to mention letters, because of these factors children do not have a lot of vocabulary, so that in communicating the child is difficult in communication with his friends and teachers, and parentsThis study aims to: 1) Know the ability of communicating children in groups in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 2) Knowing Improved communication skills in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 3) Knowing the game Pair image with keywords in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon.This research method uses Class / PTK action research. Subjects of B-class students TK Nurul Wathoni Cirebon, which consists of 21 children, in Kedawung District Cirebon District. Data analysis techniques that researchers use are interviews, observation, and documentation.The results of this study indicate that there is an increase in communication skills of children on the game pair with the word in group B in TK Nurul Wathoni Cirebon before given the action or percentage of Pre Cycle 19.04%, the cycle I of the presentation is 47.61%, while in cycle II 85.71%, it can be concluded its existence between Cycle I Cycle I of 28.57%, so the difference between the percentage of Cycle I to Cycle II is 38.1%. Keywords: Communication, Pairing Image With Words, Early Childhood Abstrak Komunikasi dapat dilihat sebagai proses menyampaikan suatu informasi kepada orang lain yang akan disampaikannya berupa pesan contohnya anak mendapatkan suatu informasi dari guru, bahwa besok itu libur. Kemudian anak yang berusia 5-6 tahun itu sudah mampu menyampaikan informasi kepada orang tua apa yang didapat suatu informasi tersebut, dari guru kelasnya. Ketika anak berkomunikasi dengan teman sebayanya, baik dilihat dari anak itu bermain maupun berbicara mengenai benda kesukaannya dengan tidak tidak sengaja anak dapat berkomunikasi dengan baik. Masalah yang ditemukan disekolah itu anak belum mampu menyebutkan huruf, karena dari faktor tersebut anak belum mempunyai kosa kata yang banyak, sehingga dalam berkomunikasi anak sulit dalam komunikasi dengan temannya maupun guru, dan orang tua.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Kemampuan komunikasi anak pada kelompok di TK Nurul Wathoni Cirebon, 2) Mengetahui Peningkatan Kemampuan komunikasi pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon, 3) Mengetahui Permainan Memasangkan gambar dengan kata diterapkan pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon.Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas/PTK. Subjek penelitian anak didik Kelompok B TK Nurul Wathoni Cirebon, yang terdiri dari 21 anak, di Kecematan Kedawung  Kabupaten Cirebon. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan memasangkan gambar dengan kata pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon pada  sebelum diberi tindakan atau Pra Siklus presentasenya adalah 19,04 %,  pada Siklus I presentasenya adalah 47,61 %, sedangkan pada siklus II presentasenya adalah 85,71%, Jadi dapat disimpulkan bahwa presentase antara Pra Siklus ke Siklus I  yaitu 28,57 %, sehingga selisih antara  presentase Siklus I ke Siklus II yaitu 38,1 %. Kata Kunci: Komunikasi, Permainan Memasangkan Gambar Dengan Kata, Anak UsiaDini 
PENGARUH AKTIVITAS FISIK DAN LINGKUNGAN ALAMIAH BAGI DAYA TAHAN TUBUH ANAK USIA DINI Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny; Maulidya Ulfah; Nur Hamzah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v6i2.6206

Abstract

This research aims to determine the influence of physical activity and the provision of the natural environment for early childhood endurance because many schools for early childhood in Indonesia, are less optimal in the habituation of physical activities and less concerned with the natural environment. Their focus only on the children's Activities program based on the rigid curriculum, place, and learning media, with all activities held in the room. According to the interview and observation result in Daycare Tunas Mentari. The habituation of physical activity and the provision of natural environment had a significant influence on the children's body's endurance. Habituation of physical activity for early childhood must be done programmatically and become a habit; also the intervention of natural environment in schools must be done, by planting fruit trees or large trees that have the function of oxygen producers, neutralize pollution, cleanse and stabilize the air temperature, maintain clean water reserves, and control ecological, social imbalance. Types of trees and plants must be the suitability of their environment. Caring for the natural environment is very beneficial for the development and health of children, also for the sustainability of the universe and the health of the World Society