Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Kendali Pintu Air Otomatis Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Gozali, Muhammad Syafei; Gautama, Aditya; Jefiza, Adlian; Diono, Diono; Rahmaini, Vika; Amri, Juhrial
Journal of Applied Electrical Engineering Vol. 8 No. 2 (2024): JAEE, December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaee.v8i2.7913

Abstract

The research carried out developed a Fuzzy Mamdani-based irrigation sluice control system. The prototype built consists of an irrigation canal which is limited by a sluice gate. In the electronic circuit, ESP32 is used as a controller which is equipped with an ultrasonic sensor to detect the water level which is installed on the supply side and irrigation channel respectively. The sluice gate is moved using a DC motor. Fuzzy input consists of the height of the supply water level and irrigation channel water level as well as planting or harvest time, with a combination of 18 fuzzy rules. The results of level sensor testing carried out on four height targets with 80 trials, obtained an average percentage error for each sensor of 0.3% and 0.2% with an accuracy of 99.7% and 99.8%. The results of testing the sluice gate with a fuzzy system have 100% conformity with the condition of the water gate opening and closing with the level and time of planting and harvesting.
Hubungan Tinggi Badan Dengan Akurasi Tendangan Pada Atlet Sepak Bola Usia 13–17 Tahun Gautama, Aditya; Hanif, Muhammad Fikri; Daiva, Naufal Juhan; Arifin, Faiz Akbar; Ridhwan, Muhammad; Yusup, Moh Mohaemin
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v5i1.13387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tinggi badan terhadap akurasi tendangan pada atlet sepak bola usia 13–17 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang melibatkan 30 atlet sebagai sampel. Data tinggi badan diukur menggunakan stadiometer, sedangkan akurasi tendangan diperoleh melalui tes menendang ke target. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel berdistribusi normal, sehingga memenuhi asumsi analisis parametrik. Uji korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang sangat kuat antara tinggi badan dan akurasi tendangan (r = 0,990; p = 0,000). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa tinggi badan memberikan kontribusi sebesar 98,1% terhadap variasi akurasi tendangan (R2 = 0,981), dengan koefisien regresi B = 0,982 yang berarti setiap peningkatan 1 cm tinggi badan meningkatkan akurasi tendangan sebesar 0,982 poin. Temuan ini menegaskan bahwa tinggi badan merupakan faktor antropometri yang berpengaruh signifikan terhadap akurasi tendangan atlet sepak bola remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam merancang program latihan yang lebih efektif berdasarkan karakteristik fisik atlet