Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keterlibatan Pendidik Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Mushlih, Ahmad; Susilo, Errifa; Ninda Uminar, Ajeng
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i1.8765

Abstract

Education continues to improve following the flow of the times. Changes in the world of education begin with changes in the curriculum. The cycle of curriculum change is dynamic and comprehensive at every level of education, including early childhood education (ECE). Researchers conduct research using qualitative methods with interview, observation and documentation techniques. The location of the study involved 34 early childhood education institutions of kindergarten units and Raudhatul Athfal in Tulungagung and surrounding areas. The results show that educators have an important role in transforming the quality of learning services through curriculum development. In addition, educators in developing the curriculum through several stages, namely planning, collaboration, implementation and evaluation of the curriculum. Therefore, educators as the spearhead of educational success have the task of improving the competence of excellent educators.
Keterlibatan Pendidik Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Mushlih, Ahmad; Susilo, Errifa; Ninda Uminar, Ajeng
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i1.8765

Abstract

Education continues to improve following the flow of the times. Changes in the world of education begin with changes in the curriculum. The cycle of curriculum change is dynamic and comprehensive at every level of education, including early childhood education (ECE). Researchers conduct research using qualitative methods with interview, observation and documentation techniques. The location of the study involved 34 early childhood education institutions of kindergarten units and Raudhatul Athfal in Tulungagung and surrounding areas. The results show that educators have an important role in transforming the quality of learning services through curriculum development. In addition, educators in developing the curriculum through several stages, namely planning, collaboration, implementation and evaluation of the curriculum. Therefore, educators as the spearhead of educational success have the task of improving the competence of excellent educators.
Makna Pengalaman Mahasiswa dalam Pembelajaran Berbasis Service Learning pada Matakuliah Playdate untuk Menumbuhkan Kewirausahaan Sosial di Bidang PAUD Susilo, Errifa; Dian Mustikawati
Efektor Vol 12 No 2 (2025): Efektor Vol.12 No.2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v12i2.27274

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna memahami makna pengalaman mahasiswa PIAUD dalam pembelajaran berbasis service learning pada mata kuliah Playdate untuk menumbuhkan nilai kewirausahaan sosial. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif 12 mahasiswa yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat keterlibatan dan kemampuan artikulasi reflektif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis tematik mengidentifikasi empat tema utama: transformasi pemahaman kewirausahaan sosial dari orientasi keuntungan menuju dampak sosial, pengembangan kompetensi profesional melalui peningkatan keterampilan komunikasi dan leadership, pembelajaran experiential yang bermakna melalui integrasi teori-praktik, dan pembentukan identitas profesional yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Program Playdate Library Tour yang menjangkau 300 anak dari 7 lembaga PAUD memberi pengalaman autentik mahasiswa dalam mengembangkan nilai-nilai empati, tanggung jawab sosial, inovasi, dan sustainability. Siklus experiential learning Kolb terbukti efektif dalam mentransformasi pengalaman konkret menjadi pembelajaran yang mendalam melalui proses refleksi terstruktur. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa service learning mampu menjadi model pembelajaran yang efektif guna mempersiapkan calon pendidik PAUD yang tidak hanya akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan sosial untuk pendidikan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian selanjutnya agar melibatkan partisipan yang lebih beragam, menggunakan pendekatan mixed methods agar lebih komprehensif, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri dampak jangka panjang service learning terhadap profesional lulusan PIAUD.