Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Penerapan Pembelajaran Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Saputri, Bella; Syamsuyurnita, Syamsuyurnita
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1875

Abstract

Belajar merupakan proses di mana siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan sikap, dan membentuk siswa untuk menjadi lebih aktif. Mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang bertujuan untuk membentuk siswa untuk mengembangkan keamampuan berkomunikasi secara efektif dalam berbagai situasi, baik formal maupun informal. Selain itu, pembelajaran bahasa Indonesia juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Model pembelajaran sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. Keberhasilan dari suatu pembelajaran didorong dari adanya penggunaan strategi dan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan pembelajran Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi literatur atau studi kepustakaan dengan melalukan kajian pada setiap teori dari penelitian yang relevan. Peneliti menganalisis setiap penelitian yang relevan pada jurnal berindeks sinta melalui Google Scholar, dengan menganalisis sebanyak 25 penelitian terkait, sehingga peneliti dapat menarik hasil dan kesimpulan dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan terhadap penerapan pembelajaran dengan Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Efektivitas yang dihasilkan menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT meliputi beberapa sintaks pembelajaran, sehingga siswa akan bersemangat dan termotivasi dalam proses pembelajaran berlangsung.
The effect of frenulum lingualis length size with the incidence of lisp in students of SDN 31 Jati Tanah Tinggi Padang in 2023: Pengaruh panjang ukuran frenulum lingualis dengan kejadian cadel siswa-siswi SDN 31 Jati Tanah Tinggi Padang pada tahun 2023 Firdaus; Wisnu, Fredy Rendra Taursia; saputri, Bella
Makassar Dental Journal Vol. 13 No. 3 (2024): Volume 13 Issue 3 Desember 2024
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35856/mdj.v13i3.874

Abstract

The lingual frenulum connects the tongue to the floor of the mouth. When its role is disrupted, it causes many problems, one of which is the limitation in pronouncing some letters or can be called a lisp. This study aims to identify the difference and effect of lingual frenulum size length between people with lisp and normal individuals using the Quick Tongue Tie assessment (QTT). The measurement results and scale were read to the nearest millimetre and then graded into classes 1-4 according to Kotlow, showing a significant difference and influence in the length of the lingual frenulum between the two groups i.e. 87.5% of the 40 lisp individu-als had a size less than 16 mm and 12.5% more than 16 mm. In normal individuals the size of lingual frenulum was 100% more than 16 mm. The difference in lingual frenulum size can be used as an alternative assessment in forensic identification. It is conclu-ded that the length of the frenulum lingualis influences the incidence of lisp. The severity of ankyloglossia or tongue-tie occurs in males compared to females, so males have a shorter frenulum lingualis size than females. Age did not affect the incidence of lisp or ankyloglossia.
Analisis Penerapan Pembelajaran Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Saputri, Bella; Syamsuyurnita, Syamsuyurnita
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1875

Abstract

Belajar merupakan proses di mana siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan sikap, dan membentuk siswa untuk menjadi lebih aktif. Mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang bertujuan untuk membentuk siswa untuk mengembangkan keamampuan berkomunikasi secara efektif dalam berbagai situasi, baik formal maupun informal. Selain itu, pembelajaran bahasa Indonesia juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Model pembelajaran sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. Keberhasilan dari suatu pembelajaran didorong dari adanya penggunaan strategi dan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan pembelajran Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi literatur atau studi kepustakaan dengan melalukan kajian pada setiap teori dari penelitian yang relevan. Peneliti menganalisis setiap penelitian yang relevan pada jurnal berindeks sinta melalui Google Scholar, dengan menganalisis sebanyak 25 penelitian terkait, sehingga peneliti dapat menarik hasil dan kesimpulan dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan terhadap penerapan pembelajaran dengan Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Efektivitas yang dihasilkan menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT meliputi beberapa sintaks pembelajaran, sehingga siswa akan bersemangat dan termotivasi dalam proses pembelajaran berlangsung.
Penerapan Pembelajaran Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Swasta Tanjung Anom Saputri, Bella
Action Research Literate Vol. 8 No. 6 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i6.398

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournaments (TGT) bertujuan untuk membuat siswa merasa santai selama proses belajar mengajar, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab individu dan kelompok, kerjasama, dan persaingan sehat melalui permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Swasta Tanjung Anom. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). PTK memiliki peranan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran jika diterapkan dengan baik. Desain penelitian yang digunakan adalah model spiral yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, dengan penurunan jumlah siswa dengan N-Gain rendah dari 4 siswa (16,67%) pada siklus I menjadi 1 siswa (3,33%) pada siklus II. Jumlah siswa dengan N-Gain sedang berkurang dari 18 siswa (60%) pada siklus I menjadi 13 siswa (43,33%) pada siklus II. Siswa dengan N-Gain tinggi meningkat dari 7 siswa (53,33%) pada siklus I. Rata-rata pre-test pada siklus II adalah 57,67, dan rata-rata post-test pada siklus I adalah 78,67, sedangkan pada siklus II adalah 85,83. Rata-rata N-Gain meningkat dari 0,53 pada siklus I menjadi 0,67 pada siklus II.
Comparison of Modern NLP with Classical Machine Learning Algorithms in Evaluating Food Security Programs Sinaga, Anita Sindar; Sijabat, Dameria Esterlina; Saputri, Bella; Aulia, Nadia
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jatika.v6i4.1395

Abstract

The success of food security programs faces various challenges. Most of the available data is in the form of unstructured text reports, news, and policy documents. The BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers) model allows the system to read reports and news by considering the relationship between words in sentences. Compared to Support Vector Machines (SVMs) that rely on numerical data. The dataset is expanded to improve the generalization of the IndoBERT Classifier. There are 6 commodity data and 3 labels used in IndoBERT Modeling, represented by a 768-dimensional feature vector resulting in Accuracy 0.8333 (83.33%) indicating 5 correct predictions, with one misclassification. Tuned Min-Max on Support Vector Machines (SVM) is used in each dimension to find the optimal hyperplane contributing. The feature matrix x with size (39,10) and the target variable y with size (39) show Accuracy 0.92 (92.0%) that the data division process maintains the class proportion consistently. SVM performed better than IndoBERT. Classification evaluation of the models showed IndoBERT with Accuracy 83% and SVM Sccuracy 87%.
Analisis Efektifitas Komunikasi Publik Pemerintah Ptov. Lampung Melalui Media Sosial Menggunakan Metode Regresi Logistik Saputri, Bella; Satria, Muhammad Najib Dwi
Dinamik Vol 31 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v31i1.10413

Abstract

Social media has become a strategic tool for the government to disseminate public information quickly, interactively, and efficiently in the digital era. The Lampung Provincial Government utilizes various social media platforms such as Facebook, Instagram, and TikTok to support public communication activities. This study aims to analyze the effectiveness of public communication by measuring the level of activity of Regional Apparatus Organization (OPD) social media accounts using the logistic regression method. Data were collected through web scraping techniques on the official OPD social media accounts and then processed using a quantitative approach. The results show that the level of social media activity influences the effectiveness of public communication and the transparency of government information. These findings are expected to serve as a basis for local governments in designing public communication strategies that are more optimal and adaptive to developments in digital technology.