Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konservasi Kawasan Ekowisata Mangrove Angke Kapuk Terhadap Peningkatan Perekonomian Algafari Rizkyprima; Muhammad Zid; Cahyadi Setiawan
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Ekonomika dan Bisnis UNISS
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jeb.Vol10.Jeb1.168

Abstract

Pariwisata sebagai salah satu alternatif buat mendapatkan perekonomian karena sebagai devisa untuk negeri. Adanya konservasi Kawasan ekowisata ini menjadi salah satu hal yang dilakukan pemberintah untuk mengembalikan perekonomian yang menjadi salah satu pemasukan negara. Metode penelitian ini yaitu kualitatif. Hasil data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data primer dilakukan dengan observasi dan melakukan wawancara mendalam terhadap pengelola dan kelompok petani pada kawasan Ekowista mangrove. Sedangkan data sekunder dilakukan dengan cara melakukan studi literatur dari jurnal yang memiliki keterkaitan erat dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Ekosistem Mangrove Angke Kapuk memiliki fasilitas berupa lahan parkir untuk motor dan mobil, kantor pengelola kawasan, pendopo, gapura kawasan, toilet, area pemancingan, jembatan Mangrove Tracking, spot untuk berfoto yang cukup instagramable, serta beragam papan tulisan edukatif. Kemudian konservasi pada Kawasan Ekowisata Mangrove Angke Kapuk ini dilakukan dengan cara penanganan terhadap perkembangan kawanan monyet ekor panjang, penguatan dan perawatan ekosistem mangrove. Adanya ekowisata ini dapat mengingkatkan perekonomian baik untuk masyarakat wilayah sekitar maupun negara.
Konservasi Kawasan Ekowisata Mangrove Angke Kapuk Terhadap Peningkatan Perekonomian Algafari Rizkyprima; Muhammad Zid; Cahyadi Setiawan
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 April 2023
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata sebagai salah satu alternatif buat mendapatkan perekonomian karena sebagai devisa untuk negeri. Adanya konservasi Kawasan ekowisata ini menjadi salah satu hal yang dilakukan pemberintah untuk mengembalikan perekonomian yang menjadi salah satu pemasukan negara. Metode penelitian ini yaitu kualitatif. Hasil data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data primer dilakukan dengan observasi dan melakukan wawancara mendalam terhadap pengelola dan kelompok petani pada kawasan Ekowista mangrove. Sedangkan data sekunder dilakukan dengan cara melakukan studi literatur dari jurnal yang memiliki keterkaitan erat dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Ekosistem Mangrove Angke Kapuk memiliki fasilitas berupa lahan parkir untuk motor dan mobil, kantor pengelola kawasan, pendopo, gapura kawasan, toilet, area pemancingan, jembatan Mangrove Tracking, spot untuk berfoto yang cukup instagramable, serta beragam papan tulisan edukatif. Kemudian konservasi pada Kawasan Ekowisata Mangrove Angke Kapuk ini dilakukan dengan carapenanganan terhadap perkembangan kawanan monyet ekor panjang, penguatan dan perawatan ekosistem mangrove. Adanya ekowisata ini dapat mengingkatkan perekonomian baik untuk masyarakat wilayah sekitar maupun negara. 
Guru Hebat, Pembelajaran Berkualitas: Sosialisasi PPG Model Baru di Yayasan Al Ashriyah Islamic Boarding School Marsofiyati; Muhammad Zid; Daryanto; Darsef Darwis; Sujarwo; Dudung Amir Sholeh; Fauzi Ramadhoan A’Rachman; Mutmainna; Danial Noer Zakiyuddin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Profesi Guru, Sekolah Pascasarjana UNJ, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (MI, MTs, & MA) dengan fokus pada transformasi peran guru dari pengajar menjadi arsitek pengalaman belajar yang inovatif. Melalui pendekatan yang sejalan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan yang berbasis pada tiga pilar utama. Pilar pertama membedah potret dan kompetensi esensial guru di era digital (Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan kewarganegaraan digital sebagai landasan dalam tindakanpembelajaran. Pilar kedua memberikan pelatihan praktis metode mengajar yang interaktif dan menyenangkan (ThinkPair-Share, Gallery Walk, & Teknik Bertanya) untuk menciptakan kelas yang hidup dan berpusat pada siswa. Pilar ketiga elatih guru untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dan etis. Para guru dibekali kemampuan menggunakan berbagai tools seperti Canva, Quizizz, Padlet, hingga Artificial Intelligence (AI) sepeti Chat-GPT sebagai "co-pilot" atau asisten dari guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien. Dalam konteks PTK, guru didorong untuk merefleksikan tindakan mereka secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan mengevaluasi dan menyesuaikan pendekatan yang diterapkan di kelas. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif dan inovatif   Abstract The Community Service (PkM) activity organized by the Teacher Professional Program, UNJ Graduate School, aims to improve teachers' competence in facing educational challenges in the digital era. This activity was held at the Al Ashriyyah Nurul Iman Foundation (MI, MTs, & MA) with a focus on transforming the role of teachers from teachers to architects of innovative learning experiences. Through an approach that is in line with Classroom Action Research (PTK), this activity is designed to provide training based on three main pillars. The first pillar discusses the essential competencies of teachers in the digital era, including the application of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework and digital citizenship as a foundation for learning actions. The second pillar provides practical training on interactive teaching methods, such as Think-Pair-Share, Gallery Walk, and Questioning Techniques, that can be directly applied in the classroom to create student-centered learning. The third pillar teaches the effective and ethical use of technology, by introducing various digital tools such as Canva, Quizizz, Padlet, and AI (ChatGPT) to design more creative and efficient learning. In the context of PTK, teachers are encouraged to reflect on their actions in an ongoing manner to improve the quality of learning, by evaluating and adapting the approach applied in the classroom. The results of this activity are expected to strengthen teachers' competence in creating an adaptive and innovative learning environment.
Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste untuk Kelestarian SDA Lingkungan pada Siswa Bimbel Quantum Research Dewi Mutiarawati Suwarjo; Muhammad Zid; Ahman Sya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2764

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan manusia. Setiap kegiatan manusia dipastikan menghasilkan sampah. Pengelolaan sampah perlu ditangani dengan serius agar kelestarian sumber daya lingkungan dapat terjaga. Salah satu upaya yang dilakuakan adalah dengan pengelolaan sampah menggunakan pendekatan Zero Waste. Pengelolaan sampah ini adalah mengupayakan agar sampah yang dihasilkan dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilan program ini dimulai dengan pemilahan sampah yang dilakukan masyarakat. Bimbingan belajar Quantum Research terletak di RW.03 Kayu Putih, Jakarta Timur yang merupakan wilayah percontohan pengelolaan sampah dengan pendekatan Zero Waste. Pemahaman warga bimbingan belajar Quantum research mengenai pemilahan sampah juga berperan dalam keberhasilan program ini. Hasil survei menunjukan bahwa siswa bimbel Quantum Research sudah memahami mengenai apa itu sampah dan kategori sampah. Untuk pemahaman sampah organik, siswa sudah memahami dengan baik. Namun, pemahaman siswa masih tergolong sedang pada pemilahan sampah anorganik bernilai ekonomis rendah dan tinggi.
Analisis Pengaruh PJBL dan PBL Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Aspek Fisik Pembelajaran Geografi Zaitun Mukaromah; Muhammad Zid; Ahman Sya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2857

Abstract

Penulisan artikel ini adalah untuk mengutarakan mengenai pengaruh dari penerapan Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada aspek fisik dalam pembelajaran geografi ke SMA kelas X. Dimana PjBL dan PBL sejalan dengan kurikulum 2013 yang menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Aspek fisik geografi yang dipelajari oleh siswa di SMA kelas X ada litosfer, atmosfer dan hidrosfer. Studi literatur menjadi metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini dengan bersumber dari berbagai artikel melalui pencarian di internet dan didukung dengan buku-buku terkait. Penulisan ini memperoleh hasil bahwa PjBL dan PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Jadi, PjBL dan PBL dapat diterapkan dalam pembelajaran aspek fisik dalam pembelajaran geografi di SMA kelas X. Oleh karena itu, guru sangat berperan dalam pelaksanaan PjBL dan PBL sebagai fasilitator belajar siswa. Kata Kunci: PjBL, PBL, Hasil Belajar, Aspek Fisik
ANALISIS INTEGRATIF PRINSIP DAN PENDEKATAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DALAM REFORMASI PENDIDIKAN NASIONAL Ziyanah Walidah; Amelia Veviani; Sri Rahmawati; Muhammad Zid; Wini Mustikarani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36718

Abstract

The Merdeka Curriculum represents a major educational reform in Indonesia designed to enhance learning quality through curriculum flexibility, authentic assessment, and the strengthening of the Pancasila Student Profile. This study aims to analyze the underlying principles and approaches in the development of the Merdeka Curriculum as well as the key challenges encountered during its implementation in schools. Employing a literature review method, this research synthesizes policy documents, scholarly articles, and relevant theoretical sources through thematic analysis. The findings indicate that the Merdeka Curriculum offers a more adaptive and learner-oriented framework that aligns with the demands of the 21st century and contemporary global developments. The curriculum provides greater autonomy for teachers and schools, encourages project-based learning, and places a strong emphasis on character development. However, the results also reveal several persistent obstacles, including limited teacher readiness to act as curriculum designers, disparities in technological and digital infrastructure across regions, and inconsistent application of authentic assessment practices. These challenges hinder the full realization of learning transformation as intended by the curriculum. Therefore, future educational reform efforts must prioritize continuous teacher professional development, equitable distribution of educational resources, and the cultivation of an innovative school culture. Strengthening these aspects is essential to ensure that the Merdeka Curriculum can be implemented effectively and that the Pancasila Student Profile can be achieved consistently across diverse educational settings in Indonesia.