Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Bagus Subarkah; Nurbaity Nurbaity; Darsef Darwis
Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK), Volume 4 Nomor 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.836 KB) | DOI: 10.21009/JRPK.041.03

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif Conceptual Understanding Procedures terhadap hasil belajar kimia siswa pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini dilakukan di SMAN 100 Jakarta pada semester 1 tahun ajaran 2012/2013. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen tipe Pos test-only Exp & Control Group Design. Sampel pada penelitian ini merupakan siswa-siswi kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang dipilih secara purposive sampling untuk mendapatkan kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes berupa soal pilihan ganda yang sudah valid dengan lima alternatif jawaban. Uji prasyarat analisis yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Kolmogorov–Smirnov dan uji homogenitas dengan uji Fisher. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh data berdistribusi normal dan data kedua kelompok sampel mempunyai varian yang sama atau homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji t separated varians. Hasil analisis data untuk uji hipotesis hasil belajar kimia siswa diperoleh thitung 2,35 > ttabel 1,67 pada taraf signifikansi 0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran kooperatif Conceptual Understanding Procedures terhadap hasil belajar kimia siswa. Kata kunci : Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran kooperatif, Conceptual Understanding Procedures, Quasi Eksperimen.
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Dipadu Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Larutan Asam Basa Terintegrasi Pendidikan Lingkungan Hidup Hadits Rafidah Deli; Agung Purwanto; Darsef Darwis
Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK), Volume 7 Nomor 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.898 KB) | DOI: 10.21009/JRPK.072.09

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of guided inquiry model combined with the Two Stay Two Stray (TSTS) on the students' science process skills on the acid-base solution materials integrated with environmental education. The method used is Quantitative Quasi-Experiment method use Posttest Only Nonequivalent Control Group Design. The subjects consisted of science students from grade 11 classes as a control and as an experimental class which amounted to 36 students in each class. The instrument used in this research is rubric of science process skill with the scale of assessment 1 to 4 and result of learning (posttest) in the form of multiple choices. The average score of science process skill of control class students is 2.8 whereas experimental class is 3.1 with a good category. Based on the statistical analysis, it is found that there is difference of students' science process skill in control class and experiment class (tcount = 7.14, ttable = 1.66 then tcount> ttable), so it can be concluded that the guided inquiry model combined with TSTS has a positive effect on science process skill on the material of acid-base solution integrated with environmental education. Keywords: Science Process Skills, Guided Inquiry, Acid-Base Solutions, TSTS
Guru Hebat, Pembelajaran Berkualitas: Sosialisasi PPG Model Baru di Yayasan Al Ashriyah Islamic Boarding School Marsofiyati; Muhammad Zid; Daryanto; Darsef Darwis; Sujarwo; Dudung Amir Sholeh; Fauzi Ramadhoan A’Rachman; Mutmainna; Danial Noer Zakiyuddin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Profesi Guru, Sekolah Pascasarjana UNJ, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (MI, MTs, & MA) dengan fokus pada transformasi peran guru dari pengajar menjadi arsitek pengalaman belajar yang inovatif. Melalui pendekatan yang sejalan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan yang berbasis pada tiga pilar utama. Pilar pertama membedah potret dan kompetensi esensial guru di era digital (Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan kewarganegaraan digital sebagai landasan dalam tindakanpembelajaran. Pilar kedua memberikan pelatihan praktis metode mengajar yang interaktif dan menyenangkan (ThinkPair-Share, Gallery Walk, & Teknik Bertanya) untuk menciptakan kelas yang hidup dan berpusat pada siswa. Pilar ketiga elatih guru untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dan etis. Para guru dibekali kemampuan menggunakan berbagai tools seperti Canva, Quizizz, Padlet, hingga Artificial Intelligence (AI) sepeti Chat-GPT sebagai "co-pilot" atau asisten dari guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien. Dalam konteks PTK, guru didorong untuk merefleksikan tindakan mereka secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan mengevaluasi dan menyesuaikan pendekatan yang diterapkan di kelas. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif dan inovatif   Abstract The Community Service (PkM) activity organized by the Teacher Professional Program, UNJ Graduate School, aims to improve teachers' competence in facing educational challenges in the digital era. This activity was held at the Al Ashriyyah Nurul Iman Foundation (MI, MTs, & MA) with a focus on transforming the role of teachers from teachers to architects of innovative learning experiences. Through an approach that is in line with Classroom Action Research (PTK), this activity is designed to provide training based on three main pillars. The first pillar discusses the essential competencies of teachers in the digital era, including the application of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework and digital citizenship as a foundation for learning actions. The second pillar provides practical training on interactive teaching methods, such as Think-Pair-Share, Gallery Walk, and Questioning Techniques, that can be directly applied in the classroom to create student-centered learning. The third pillar teaches the effective and ethical use of technology, by introducing various digital tools such as Canva, Quizizz, Padlet, and AI (ChatGPT) to design more creative and efficient learning. In the context of PTK, teachers are encouraged to reflect on their actions in an ongoing manner to improve the quality of learning, by evaluating and adapting the approach applied in the classroom. The results of this activity are expected to strengthen teachers' competence in creating an adaptive and innovative learning environment.