Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISTRIBUSI AIR LEDENG DAN METERING MENGGUNAKAN MESH NETWORK UNTUK PERUMAHAN Muhammad Adli Rizqulloh; Lintang; D Wahyudin; R Pramudita
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.092 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.837

Abstract

Air merupakan unsur paling penting dalam kehidupan manusia. Manusia memanfaatkan air untuk konsumi, mencuci, mandi dan masih banyak kegiatan lainya. Di Indonesia terdapat dua jenis sumber air, yaitu sumber air perpipaan dan sumber air non perpipaan, sumber air perpipaan dikelola oleh PDAM. PDAM masih menggunakan flowmeter analog. Bagi pelanggan PDAM flowmeter analog ini sulit diakses dan dikonversi ke dalam jumlah tagihan yang harus dibayar. Dengan sistem saat ini, petugas PDAM menghitung jumlah tagihan secara manual. Maka dari itu, dibutuhkan alat untuk memonitor penggunaan air secara realtime. Penelitian ini bertujuan untuk memonitoring volum air yang terpakai serta biaya penggunaan air secara realtime. Alat ini menggunakan microcontroller ESP32, waterflow sensor YF-S201, topology mesh untuk saling berkomunikasi secara local dan protocol MQTT untuk berkomunikasi dengan broker. Hasil pengukuran debit masih memliki error sebesar 15.5%. Rata-rata waktu yang dibutuhkan agar data yang dikirmkan dapat diterima dari 1 Node ke Node lainnya sebesar 10.3s, dengan jarak 30m atar tiap Node. Rata – rata waktu yang dibutuhkan untuk mengirim data dari Gateway ke broker adalah 3.95s.
Sosialisasi Alternatif Perbanyakan Tanaman Kakao Pada Fase Pembibitan Menggunakan Metode Sambung Pucuk Di Desa Sekatak Julkanior; Andari, Lusi; Arifin, Yusril Mahendra; Lintang; Wahyudi; Wagiyo; Marlinda
Jurnal Benuanta Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Benuanta Vol. 3 No.2 Tahun 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v3i2.109

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan, dan devisa negara. Tanaman kakao memiliki 3 jenis antara lain jenis: Criollo, Forastero dan Trinitario. Tanaman kakao yang memiliki potensi genetik tinggi perlu dikembangkan dan diperbanyak melalui teknik perbanyakan klonal agar diperoleh suatupopulasi yang memiliki keseragaman genetik.Teknik sambung pucuk banyak dilakukan oleh petani kakao karena dinilai mudah, murah dan tidak membutuhkan sarana dan peralatan khusus. Pertumbuhan dan keberhasilan sambung pucuk tanaman kakao memberikan pengaruh yang nyata terhadap beberapa parameter pengamatan hari muncul tunas, diameter batang sambungan, lebar daun, panjang daun, panjang tunas, sedangkan yang tidak nyata terdapat pada parameter jumlah daun.