Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TANTANGAN GURU BIMBINGAN KONSELING PADA KURIKULUM MERDEKA Dinda Salsa Sabillah; Chairunisa; Fiky Maulana
Cemara Education and Science Vol. 2 No. 3 (2024): Vol II. Edisi III. Tahun 2024
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62145/ces.v2i3.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru bimbingan konseling (BK) dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Pendahuluan penelitian ini menyoroti pentingnya peran guru BK dalam mendukung perkembangan peserta didik melalui berbagai fungsi, seperti pengelolaan program, bimbingan, penilaian, konseling, konsultasi, dan koordinasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang relevan, termasuk jurnal akademik, buku, dan sumber-sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh guru BK meliputi keterbatasan sumber daya, beban kerja tinggi, kurangnya pelatihan khusus, serta kesulitan dalam membangun kerjasama dengan guru mata pelajaran dan orang tua. Selain itu, adaptasi terhadap teknologi dan keberagaman karakteristik siswa juga menjadi kendala signifikan. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, penelitian merekomendasikan peningkatan sumber daya dan infrastruktur, pelatihan berkelanjutan, penguatan komunikasi dan kerjasama lintas sektor, pendekatan individual yang fleksibel, dan pemanfaatan teknologi. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas peran guru BK dalam Kurikulum Merdeka, membantu siswa mengatasi berbagai masalah, dan mencapai potensi maksimal mereka.
Implementasi Problem Base Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Chairunisa; Agus Lestari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/drbfd443

Abstract

Keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa Indonesia menunjukkan tingkat yang masih rendah, meskipun memiliki signifikansi yang tinggi untuk pendidikan abad ke-21. Di sisi lain, Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning - PBL) menunjukkan potensi yang besar, meskipun hasilnya bervariasi tergantung pada konteks yang berbeda. Tinjauan Pustaka Sistematis (Systematic Literature Review - SLR) ini bertujuan untuk memaparkan hasil implementasi PBL, dampaknya terhadap pemikiran kritis, penerapannya di berbagai tingkatan, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat studi tahun 2015-2025. Metode SLR memanfaatkan data dasar Google Scholar, ResearchGate, dan SINTA dengan kata kunci "berpikir kritis PBL", "implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah", dan "hambatan PBL", yang menghasilkan penyaringan 25 studi relevan dari total 90 artikel awal melalui protokol PRISMA. Temuan utama menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis di berbagai jenjang pendidikan, termasuk dasar, menengah pertama, kejuruan, dan tinggi. Proses ini berlangsung melalui tahap orientasi masalah dan kolaborasi, meskipun terdapat hambatan yang berasal dari keterbatasan waktu dan kesiapan guru. Implikasi praktisnya mencakup pelatihan guru yang mendalam dan penyesuaian kurikulum untuk memaksimalkan PBL dalam pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills - HOTS).
Pengaruh Pengendalian Internal, Literasi Pajak Terhadap Keberlanjutan UMKM Kabupaten Kubu Raya Dimoderasi Oleh Digitalisasi Chairunisa; Risal; Afif, Ali
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 10 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ijoieb.v10i2.3722

Abstract

MSMEs are profitable companies that are either sole proprietorships or owned by individuals. However, many MSMEs in Kubu Raya are not yet sustainability-oriented, as they are still simply run and run by their owners. Internal control, which should make business operations more effective and efficient, has proven to be inadequate. However, as demonstrated by the less than ideal tax collection, tax literacy which ought to be a motivator for timely tax payment and reporting has not been entirely achieved. This research aims to examine how digitization functions as a moderating factor in  Kubu Raya Regency, as well as Internal control and tax literacy's effects on MSMEs' sustainability. 99 respondents in Kubu Raya Regency were selected using a straightforward random sample procedure in a quantitative study. With the aid of Multiple SPSS version 25 was utilized to analyze the data using linear regression, descriptive statistics, data quality testing (validity and reliability), traditional assumption testing, and Moderated Regression Analysis (MRA). The sustainability of MSMEs is significantly impacted by internal control. Furthermore, tax literacy significantly improves MSMEs' capacity to survive. Additionally, the impact of internal control on MSMEs' sustainability can be mitigated via digitization. With the aid of digitization, internal control and tax literacy contribute significantly to Kubu Raya Regency's MSMEs' sustainability.
Regulasi Penyiaran dalam Wacana Glokalisasi pada Viralitas Berita Jalan Rusak Lampung Setiowati, Dwi Ayu; Chairunisa
Visi Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2025): Visi Sosial Humaniora Edisi : Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/vsh.v6i2.3123

Abstract

The development of digital communication technology has fundamentally changed the global broadcasting system, which was previously linear and territorial, into an interactive and cross-border communication space. The viral phenomenon of news about damaged roads in Lampung is a case study that illustrates how local issues can penetrate the global space through digital network mechanisms. This study aims to analyze the transformation of the broadcasting system in the digital era using the Media Convergence theory (Jenkins, 2006) and the Geo-Cybernetic paradigm (Puspitasari, 2022) as theoretical frameworks. Convergence theory explains how old and new media interact within the digital communication ecosystem, while the geo-cybernetic approach highlights the interconnectedness between geographical and cybernetic spaces in the global circulation of information. The method used was descriptive qualitative with a literature study approach, which included analysis of Law Number 32 of 2002 concerning Broadcasting, academic articles, and online media data related to the virality of Lampung news. The results of the study show that the digital broadcasting system works adaptively and decentralistically, where social media algorithms create a feedback loop mechanism that expands the reach of information without institutional control. This shows that broadcasting regulations in Indonesia are still limited to frequency-based broadcasting, so they are not yet able to accommodate the dynamics of global digital communication. Thus, a new regulatory paradigm is needed that integrates algorithmic ethics, digital literacy, and participatory governance within a geo-cybernetic framework.
Pengelolaan Stres Akademik dan Kesehatan Mental Peserta Didik: Strategi Manajemen Kelas yang Berpusat pada Siswa Fatimah, Siti; Chairunisa; Maqrifah, Torikhotul; Linardo
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a5cwtr14

Abstract

Stres akademik dan masalah kesehatan mental di kalangan peserta didik merupakan isu krusial yang memengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi manajemen kelas yang berpusat pada siswa dalam mengelola stres akademik dan meningkatkan kesehatan mental peserta didik. Dengan menerapkan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber teoritis dan empiris yang berkaitan dengan faktor penyebab stres, dampak psikologis, serta intervensi dalam manajemen kelas. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan otoriter dan adanya tekanan eksternal justru memperburuk kesehatan mental siswa.  Di sisi lain, pendekatan manajemen kelas yang fokus pada siswa yang stres pada otonomi, dukungan emosional, dan interaksi kooperatif telah terbukti efektif dalam mengurangi tingkat stres. Penggunaan teknik praktis seperti mindfulness dan pengembangan strategi coping adaptif dalam kelas disarankan sebagai langkah preventif dan kuratif bagi pendidik untuk membangun lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Academic stress and mental health issues among students are crucial issues that affect academic performance and overall psychological well-being. This study aims to analyse the role of student-centred classroom management strategies in managing academic stress and improving students' mental health. Using a literature review method, this study analyses various theoretical and empirical sources related to stress factors, psychological impacts, and interventions in classroom management. The study shows that the use of an authoritarian approach and external pressure worsens students' mental health.  On the other hand, a student-centred classroom management approach that focuses on autonomy, emotional support, and cooperative interaction has been proven effective in reducing stress levels. The use of practical techniques such as mindfulness and the development of adaptive coping strategies in the classroom are recommended as preventive and curative measures for educators to build a healthy and supportive learning environment.