Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sosialisasi Pengetahuan Dan Minat Berwirausaha Pada Guru Di Upt Smp Satu Atap Batu Sanggan Yulyanti, Sinta; Jamil, Poppy Camenia; M. Nur, Nuriman; Hanafi, Imam; Suryadi, Nanda
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1937

Abstract

Perkembangan kewirausahaan di Indonesia, terutama di daerah terpencil, menjadi semakin penting untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan kualitas pendidikan. Pendidikan kewirausahaan tidak hanya mengajarkan aspek teknis bisnis, tetapi juga membentuk sikap dan nilai yang diperlukan untuk menghadapi tantangan ekonomi modern. Kegiatan sosialisasi pengetahuan dan minat berwirausaha pada guru di UPT SMP Satu Atap Batu Sanggan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai kewirausahaan, meskipun menghadapi tantangan akses internet dan transportasi yang terbatas di daerah tersebut. Meskipun demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan minat dan pengetahuan kewirausahaan di kalangan guru. Untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang lebih luas, diperlukan peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas teknologi, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru agar mereka dapat mengimplementasikan pengetahuan kewirausahaan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan menginspirasi siswa serta masyarakat di sekitar sekolah.
Sosialisasi Literasi Keuangan Dan Pengenalan Digitalisasi Transaksi Di UPT Satu Atap Batu Sanggan Jamil, Poppy Camenia; M. Nur, Nuriman; Yulyanti, Sinta; Hanafi, Imam
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1939

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor keuangan dan pendidikan. Di Indonesia, digitalisasi pendidikan dan keuangan semakin penting untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses internet dan transportasi di daerah terpencil masih menghambat adopsi teknologi. Kegiatan sosialisasi literasi keuangan dan pengenalan transaksi digital di UPT SMP Satu Atap Batu Sanggan memberikan dampak positif dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan dan teknologi digital, meskipun ada kendala terkait infrastruktur. Untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya, diperlukan peningkatan aksesibilitas infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan agar masyarakat dapat mengimplementasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi Literasi Keuangan Pada Siswa SMK Ibnu Taimyah Pekanbaru Jamil, Poppy Camenia; Diana, Haugesti; Yulefnita, Yulefnita; Idawati, Idawati; Andriani, Nova
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2996

Abstract

Literasi keuangan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia di bidang keuangan agar dapat mengelola keuangan secara cerdas, sehingga pengetahuan yang rendah tentang industri keuangan dapat diatasi dan masyarakat tidak mudah tertipu dengan produk investasi yang menawarkan penawaran tinggi, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan produk jasa keuangan dengan lebih bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan. Gerakan literasi financial dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan tempat Individu beraktivitas. Berdasarkan riset terdahulu yang dilakukan terhadap sejumlah mahasiswa di kota Pekanbaru dijelaskan bahwa literasi keuangan mempengaruhi pola pengambilan keputusan individu terkait dengan keputusan keuangan diantaranya investasi ataupun gaya hidup, yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Sehingga pemahaman literasi keuangan lebih dini akan lebih baik. Data dari Badan Pusat Statistik Pendidikan diketahui bahwa Provinsi Riau rata – rata yang menyelesaikan pendidikan hingga SMA/ Sederajat sekitar 66% dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak seluruhnya melanjutkan ke jenjang yang lebih Tinggi, sehingga dirasa perlu untuk memberikan sosialisasi mengenai literasi keuangan di tingkat sekolah melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan sumberdaya manusia. Para peserta mendapatkan pengetahuan mengenai keuangan dasar, produk keuangan, akses keuangan, dan transaksi keuangan legal yang di lindungi oleh pemerintah. Peserta termotivasi untuk mempelajari lebih lanjut mengenai literasi keuangan yang dapat bermanfaat bagi pengelolaan keuangan pribadi juga berbagi informasi tersebut dengan lingkungan sekitarnya.
Pelatihan Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Zulhelmy, Zulhelmy; Yulyanti, Sinta; Jamil, Poppy Camenia; Munashiroh, Hidayatul
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3034

Abstract

BUMDES menjadi suatu badan hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Pengelolaan BUMDes harus dijalankan dengan menggunakan prinsip kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparansi, akuntable, dan sustainable. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dalam bentuk penyampaian materi terkait dengan tata Kelola BUMDES kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian yaitu Perangkat BUMdes berbasis syariah belum menerapkan konsep pengelolaan dengan baik. Selain itu juga memiliki kendala terhadap tunggakan pinjaman yang tidak tertagih dan tidak berbunga. Solusi yang diberikan tim pengabdian yaitu perangkat BUMDES harus memastikan akad secara syariah untuk kegiatan simpan pinjam dan mewajibkan adanya DPS (Dewan Pengawas Syariah). Selanjutnya perangkat BUMDES dapat menerapkan sistem simpan pinjam tanpa bunga apabila BUMDES memiliki laba yang bagus, tata kelola BUMDES yang baik dan memiliki dana social.