Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Tanah Laterit dan Kapur Padam Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolymer Sayful Sayfullah
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v5i2.4128

Abstract

In numerous locations of Indonesia, such as Papua, Sulawesi, and Kalimantan, there is an abundance of laterite soils, hence they have significant potential as construction materials. Geopolymer concrete and mortar have the potential to minimize the usage of Portland cement because their mechanical qualities are nearly identical to those of Portland cement-based concrete, which needs a considerable deal of energy to produce. This study examines the employment of fly ash and alkaline activators, specifically NaOH and Na2SiO3, as materials to bind lateritic soil by adding slaked lime in order to make concrete and geopolymer mortar with reduced oven use. The ratios of lateritic soil to quenched lime were 95%:5%,and 90%:10%, respectively. Flow tests conducted on fresh geopolymer mortar revealed that all ingredients were able to bond effectively and that no segregation occurred. The specimens were treated or dried in the laboratory without immersion for 3, 7, and 28 days (Laboratory Air Curing). The compressive strength test was analyzed in order to assess the geopolymer mortar's behavior. The test findings revealed that the compressive strength increased from 3 days to 7 days and 28 days. The test findings indicate that the compressive strength obtained at a ratio of 90% lateritic soil to 10% slaked lime is greater than the compressive strength obtained at a ratio of 95% lateritic soil to 5% slaked lime.
Perbandingan Kuat Tekan Beton Normal dengan Beton Yang Menggunakan Bahan Tambah Karbon Sisa Pembakaran Kayu Muh. Sayfullah. S; Syamsul Bahri Bahar; Mirna Mirna; Hendra Kundrad Susanto R
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 2 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i2.3020

Abstract

Karbon sisa pembakaran kayu merupakan suatu potensi baru yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendapatkan beton dengan kualitas yang tinggi. Tentu saja ini dapat meningkatkan nilai ekonomis karbon sisa pembakaran kayu yang selama ini hanya dikenal sebagai bahan buangan. Gas karbon dioksida meninggalkan pembakaran kayu dalam bentuk asap dan meninggalkan arang juga abu. Selain karbon dioksida, pembakaran kayu juga menghasilkan gas oksida nitrogen juga senyawa organik volatil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan yang dihasilkan oleh sisa pembakaran kayu. Nilai kuat tekan beton dengan penambahan karbon (sisa pembakaran kayu) pada hari ke-3, hari ke-7 dan hari ke- 28 jika di rata-ratakan adalah 15,8 kg/cm2 untuk 3 hari, 42,7 kg/cm2 untuk 7 hari dan 92,0 kg/cm2 untuk 28 hari. Nilai kuat tekan rata-rata beton normal untuk 3 hari adalah 23,6 kg/cm2 , untuk 7 hari adalah 47,1 kg/cm2 dan untuk umur 28 hari adalah 75,7 kg/cm2 . sedangkan untuk beton karbon, kuat tekan rata-rata umur 3 hari adalah 15,8 kg/cm2 , untuk umur 7 hari adalah 42,7 kg/cm2 dan untuk umur beton 28 hari adalah 92,0 kg/cm2.
Perbandingan Kekuatan Mutu Beton Biasa Dan Beton Campuran Air Hujan Safrin Suhardin; muh sayfullah; Syamsul Bahri Bahar
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 6 No 1 (2021): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v6i1.3363

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mencari alternatif dalam bahan campuran pengganti air biasa, yaitu air hujan. Melalui studi ini, peneliti bertujuan untuk mengetahui apakah beton yang dicampur dengan air hujan memiliki kekuatan dan mutu yang sama dengan beton normal. Penelitian ini akan menguji rasio nilai tekannya baik dari beton campuran air hujan maupun beton biasa dan membandingkannya untuk mengetahui perbedaan kekuatan antara keduanya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif dalam penggunaan bahan campuran beton yang ramah lingkungan serta efektif dalam penggunaannya.
HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT Sayfullah Sayfullah; Victor G. Simanjuntak; Andika Triansyah; Fitriana Puspa Hidasari; Muhammad Fachrurrozi Bafadal
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1295

Abstract

Abstract: This study aims to determine the relationship between leg muscle power and agility on the ability of pencak silat kicks. The method used is correlational. The sample used was the male athlete of the Muhammadiyah Tapak Suci College at the Manba'usshafa Islamic boarding school, Pontianak. Statistical analysis using the product moment correlation test. Based on calculations (1) there is a significant relationship between leg muscle power and the results of sickle kick ability as evidenced by г count ≥ г table or or 0.763 ≥ 0.75. (2) There is a significant relationship between agility and sickle kick ability as evidenced by г count ≥ г table or 0.832 0.754. (3) There is a significant relationship between leg muscle strength and agility on the results of sickle kick ability as evidenced by the г count of 0.96 with a very high correlation category. Keywords: Leg muscle power, Agility, Tendangan Sabit Pencak SilatAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan pencak silat. Metode yang digunakan adalah korelasional. Sampel yang digunakan adalah atlet putra Perguruan Tapak Suci Muhammadiyah di pondok pesantren Manba’usshafa Pontianak. Analisis statistik menggunakan uji korelasi product moment. Berdasarkan perhitungan (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan hasil kemampuan tendangan sabit yang dibuktikan dengan г hitung ≥ г tabel atau atau 0,763 ≥ 0,75. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan dengan hasil kemampuan tendangan sabit yang dibuktikan dengan г hitung ≥ г tabel atau 0,832 0,754. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan kelincahan terhadap hasil kemampuan tendangan sabit yang dibuktikan dengan г hitung 0,96 dengan kategori korelasi tinggi sekali. Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Kelincahan, Tendangan Sabit Pencak Silat
PENYUSUNAN PROFIL KAWASAN DAN PEMETAAN POTENSI KOMODITI UNGGULAN PADA DESA BUKIT ASRI KECAMATAN KAPONTORI KABUPATEN BUTON Muh. Sayfullah. S; Musrifin Musrifin; Idwan Idwan; Agusman Agusman; Hendra Kundrad SR; Ahmad Rifaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17927

Abstract

Kecamatan Kapontori merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Buton dengan Ibu Kota Desa Watumotobe Kecamatan Kapontori terdiri dari 17 Desa. Ibu kota Kecamatan Kapontori adalah Desa Watumotobe. Jika dilihat dari jarak ibu kota kecamatan dengan masing-masing desa/desa, Desa Bukit Asri memiliki jarak dari ibu kota kecamatan yaitu mencapai 20 Km, sedangkan yang paling dekat dengan ibu kota kecamatan adalah Desa Wakangka dan Desa Lambosango Timur, yang berjarak 2,0 Km dan 2.90 Km. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah mendampingi masyarakat dalam mengidentifikasi potensi komoditi unggulan wilayah setempat dan permasalahannya serta melakukan penyusunan profil Kawasan. Potensi yang terdapat dalam kawasan yaitu dalam bidang pertanian, peternakan dan perkebunan. Permasalahan yang diperoleh berdasarakan potensi komoditi unggulan adalah tidak tersedianya sarana dan prasarana yang memadai seperti infrastruktur pasar sehingga berpengaruh besar terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.