Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PENGUNJUNG OBJEK WISATA TAMAN KANAAN DI KABUPATEN SEKADAU Bertus, Adil; Elvi, Fitria; Sabela, Florentina Neneng; Purnomo, Bernadus Mardiyanto; Cek, Agustina
Jurnal Ekonomi Integra Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Integra
Publisher : STIE 'INDONESIA' Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51195/iga.v14i2.356

Abstract

Agar dapat menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pengunjung objek wisata Taman Kanaan yang terletak di Kabupaten Sekadau, penelitian yang digunakan dengan metode kuantitatif. Metode kuantitatif menunjukkan bahwa tim peneliti perlu menyebarkan kuesioner dan melakukan telaah pustaka kepada pengunjung Taman Kanaan yang dipilih oleh tim peneliti untuk menjadi sampel penelitian. Dari hasil kuesioner yang sudah disebarkan, Ada pun kesimpulannya menunjukkan bahwa citra destinasi, pengalaman, dan kepuasan pengunjung masing-masing berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung. Kepuasan pengunjung dipengaruhi secara positif oleh kualitas pelayanan, citra destinasi, dan pengalaman pelanggan, masing-masing dengan tingkat persentase 64,8% dan 35,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
PENGARUH PENDAPATAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF GURU SMK NEGERI 1 SEKADAU Elvi, Fitria; Sara, Dewi; Ariska, Anjelika; Franciska, Maria; Viana, Emelda Lola
Jurnal Ekonomi Integra Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Integra
Publisher : STIE 'INDONESIA' Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51195/iga.v14i2.357

Abstract

Pendapatan merupakan arus kas masuk dari hasil suatu pekerjaan yang kita lakukan, berupa uang atau pun barang. Dalam ilmu ekonomi gaya hidup didefinisikan sebagai perilaku seseorang dalam membelanjakan atau menggunakan uangnya. Perilaku konsumtif adalah tindakan seseorang dalam menggunakan atau mengonsumsi barang dan jasa secara berlebihan. Penulis melakukan penelitian di SMK NEGERI 1 Sekadau dan  menjadikan seluruh populasi yang merupakan  guru sebagai sampel  dengan judul Pengaruh Pendapatan Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif guru di SMK Negeri 1 Sekadau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  bagaimana pengaruh pendapatan dan gaya hidup para guru terhadap perilaku konsumtifnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yaitu dengan alat analisis SPSS Statistics 27. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan dan gaya hidup berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku konsumtif para guru. Hasil uji normalitas Cronbach’s Alpha 0,637 >0,60. Hasil uji f bernilai 0,033 < 0,05 yang menunjukkan bahwa uji ini bernilai signifikan. Hasil uji t constanta bernilai 0,686 dengan koefisien regresi variabel XI sebesar 0,31 dan variabel X2 sebesar 0,486. Hasil uji normalitas 0,818 > 0,05.
Sosialisasi Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah Elvi, Fitria; Junianta, Maria; Damestuteles, Darius
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22700

Abstract

ABSTRAK Kebersihan lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman, khususnya bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki kebutuhan khusus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan lingkungan melalui sosialisasi dan aksi nyata pembersihan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi sosialisasi dengan media visual sederhana agar mudah dipahami, diskusi interaktif dengan guru dan tenaga kependidikan, serta kegiatan pembersihan bersama di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif guru, siswa, dan mahasiswa dalam menjaga kebersihan. Lingkungan sekolah menjadi lebih tertata dan nyaman, serta tercipta kerja sama yang lebih erat antara perguruan tinggi dan pihak sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang disertai praktik langsung efektif menanamkan kebiasaan peduli lingkungan dan mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang sehat. Kata Kunci: Kebersihan Lingkungan Sekolah, Pengabdian Masyarakat, SLB, Sosialisasi, Aksi Bersih Sekolah. ABSTRACT Environmental cleanliness in schools is an important factor in creating a healthy, safe, and comfortable learning environment, especially for students with special needs at Special Schools (SLB). This community service activity aims to increase the understanding and awareness of school members regarding environmental cleanliness through socialization and concrete school cleaning actions. The implementation methods include providing socialization materials using simple visual media  for easy understanding, interactive discussions with teachers and educational staff, as well as joint cleaning activities in the school environment. The results of the activity showed an increase in awareness and active participation of teachers, students, and university students in maintaining cleanliness. The school environment became more organized and comfortable, and closer cooperation was established between the university and the school. This activity proved that education accompanied by direct practice is effective in instilling habits of caring for the environment and supporting the creation of a healthy learning environment.  Keywords : School Environmental Cleanliness, Community Service, Special Needs Schools, Socialization, School Clean-Up Activities
PANCASILA DI TINJAU DARI TEORI CAUSA ARISTOTELES DAN DINAMIKA DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA Putra, Masri Sareb; Elvi, Fitria
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v5i2.8558

Abstract

Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, mencerminkan dinamika politik, sosial, dan budaya yang kompleks. Artikel ini membahas makna-terdalam Pancasila dalam konteks sejarah, filsafat, dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan teori causa Aristoteles, Pancasila dianalisis sebagai causa finalis (entitas final) yang mengikat berbagai komponen bangsa dalam kesatuan yang pluralis. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang Pancasila sebagai dasar negara yang sarat dengan nilai-nilai universal yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Hasil Penelitian Dengan memperkuat pendidikan toleransi, memfasilitasi dialog antar agama dan budaya, serta melibatkan semua kelompok dalam proses demokrasi, kita dapat menciptakan harmoni di masyarakat yang beragam. Pendidikan toleransi memainkan peran krusial dalam membentuk karakter dan pola pikir seseorang sejak usia dini. Melalui kurikulum yang mencakup nilai-nilai Pancasila dan pengajaran tentang keragaman budaya dan agama, anak-anak dapat diajarkan untuk menghargai perbedaan dan memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa. Pendidikan ini dapat diterapkan dalam berbagai bentuk, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan seni dan budaya, hingga diskusi kelas yang mengangkat tema toleransi dan kerukunan. Dengan pendekatan ini, generasi yang lebih terbuka dan toleran dapat dibentuk, yang siap untuk hidup berdampingan dengan damai.  Kata Kunci: Pancasila, Indonesia, Causa, Aristoteles, Dasar Negara, Tujuan, Merdeka.
Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Yang Kreatif Dan Inovatif Di Kalangan Generasi Muda Junianta, Maria; Elvi, Fitria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.624

Abstract

Di Kabupaten Sekadau, pengetahuan kaum muda tentang kewirausahaan saja masih sangat rendah. Sehingga dengan membekali OMK Sekadau dengan pola pikir kreatif, ketangguhan dalam berinovasi, dan keterampilan dasar mengelola ide, program ini diharapkan dapat menjadi katalisator lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis pada identitas lokal. Pada akhirnya, program ini bukan sekadar pengabdian, melainkan investasi dalam membangun fondasi budaya inovasi dan kemandirian ekonomi sejak dini, yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing bangsa di masa depan.Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda melalui program pengabdian masyarakat. Program ini dilaksanakan oleh Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) dan menyasar kaum muda "Orang Muda Katholik" (OMK) Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kaum muda dalam berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dapat membantu kaum muda memahami konsep kewirausahaan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memulai usaha. Berdasarkan hasil wawancara terhadap jumlah peserta , 90% peserta memahami tentang langkah-langkah dalam memulai usaha.
PENGARUH LAYANAN KOPERASI DIGITAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF STAF CU KELING KUMANG AREA SINTANG SATU DENGAN KEMUDAHAN TRANSAKSI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Gurning, Opralsen; Damestuteles, Darius; Elvi, Fitria
Hunatech Vol. XXX, No. XXX Vol 4 No 2 (2025): Hunatech: Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of increasing consumptive behavior of Savings and Loans Cooperative staff at CU Keling Kumang Sintang Satu Area, along with the presence of digitalization services in the form of the Keling Kumang Digital application. The purpose of this study is to analyze the effect of digital cooperative services on the consumer behavior of staff at CU Keling Kumang Area Sintang I, both directly and through transaction convenience as a mediating variable. The method used is quantitative, with regression and path analysis techniques. Data were obtained from 106 respondents through questionnaires. The results show that digital cooperative services have a significant direct effect on consumer behavior (tvalue 3.264 > t-table 1.983; significance 0.01 < 0.05) with a correlation coefficient of 0.304. Transaction convenience also has a positive and significant effect on consumer behavior (tvalue 3.769; significance 0.000) with a beta coefficient of 0.348. However, the indirect effect of digital cooperative services on consumer behavior through transaction convenience is not significant (coefficient -0.114; significance 0.659), although full mediation occurs as the direct effect becomes insignificant. Other findings indicate that factors such as financial literacy, lifestyle, and social influence also affect consumer behavior. The conclusion of this study is that cooperative digitalization plays a role in increasing staff consumption, but it must be balanced with financial literacy education to prevent excessive consumption. Key words: digital cooperative services, transaction convenience, consumer behavior
REWARDS, PUNISHMENTS, AND EMPLOYEE PERFORMANCE: THE MEDIATING ROLE OF DISCIPLINE IN CREDIT UNIONS IN WEST KALIMANTAN Bertus AS, Adil; Elvi, Fitria; Masiun, Stefanus
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i2.54357

Abstract

Good performance reflects staff effectiveness at work, which can be achieved through disciplined behavior. However, disciplined behavior is shaped by policies related to rewards and punishments for staff. The purpose of this study is to examine the impact of rewards and punishments on the performance of Credit Union staff, with discipline as a mediating factor. The sample in this study consisted of 160 staff members from 78 branches of the Credit Union. The method employed was SEM-PLS 4.0. The findings demonstrate that disciplined behavior has a significant effect on staff performance, and the implementation of punishment significantly affects staff discipline. However, punishment does not directly influence performance, meaning it alters disciplined behavior but does not immediately improve work outcomes. Indirectly, however, punishment, through its effect on discipline, significantly influences staff performance. Meanwhile, the reward system implemented does not affect either disciplinary behavior or staff performance at Credit Union. Furthermore, indirectly, the reward system mediated by discipline also shows no significant effect on staff performance. The novelty of this study lies in the finding that the punishment system has a significant indirect effect on performance through discipline, whereas rewards do not exert any influence, either directly or indirectly. This finding challenges the prevailing assumption in human resource management, which tends to position rewards as the primary driver of performance improvement, particularly within the context of Credit Union organizations.