Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Kejang Demam pada Anak terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Media Animasi Darmawan, Ilham; Endiyono, Endiyono
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1486

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak di rumah. Pertolongan pertama yang tepat memberikan kontribusi positif bagi kondisi kesehatan anak. Sebagian besar terjadinya kejang demam pada anak rentan usia 6 sampai 36 bulan dengan puncak kejadian kejang demam pada usia 18 bulan. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pemberian pendidikan kesehatan kejang demam pada anak terhadap tingkat pengetahuan ibu dengan media animasi di Desa Suro Kecamatan Kalibagor. Penilitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penilitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan one grup pretest-posttest design. Teknik Sampling mengunakan metode simpke random sampling dengan 68 responden. Instrumen penelitian ini mengguanakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan nilai p-value 0,001 dengan rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan memiliki rata-rata skor 7,22 dengan skor terendah 5 dan tertinggi 10. Setelah diberikan pendidikan kesehatan rata-rata skor meningkat menjadi 14,91 dengan skor terendah 13 dan skor tertinggi 16. Dapat di simpulkan bahwa media animasi berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam pada anak. Diharapkan dengan pemberian pendidikan kesehatan kejang demam pada anak ibu paham bagaimana pertolongan pertama ketika anak mengalami kejang demam dirumah.
Analisis Biaya Kemacetan dan Polusi Udara akibat Kegiatan Parkir dan PKL di Jalan Zaenal Zakse Darmawan, Ilham; Wicaksono, Achmad; Ambarwati, Lasmini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan lalu lintas dan pencemaran udara merupakan dua permasalahan utama di kawasan perkotaan yang saling berkaitan. Jalan Zaenal Zakse di Kota Malang merupakan salah satu ruas jalan dengan tingkat aktivitas ekonomi tinggi yang menyebabkan terjadinya alih fungsi ruang jalan menjadi area parkir dan lokasi berdagang Pedagang Kaki Lima (PKL).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya kemacetan dan biaya polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Metode yang digunakan mencangkup pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) untuk analisis kinerja jalan,metode Direktorat Bina Marga untuk biaya kemacetan, metode PCI untuk perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta metode Litman yang disesuaikan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 12 Tahun 2010 untuk menghitung biaya polusi udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas efektif jalan menurun akibat hambatan samping dan penggunaan bahu jalan yang  tidak sesuai fungsi. Biaya kemacetan yang dihasilkan mencapai yaitu  Rp66.735.863.037.646,40 per tahun, sedangkan biaya polusi udara mencapai Rp164.362.765.828,67 per tahun. Temuan ini menunjukkan perlunya penataan ulang ruang jalan, relokasi parkir dan PKL ke lokasi yang lebih tepat, serta pengawasan lalu lintas yang lebih konsisten untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas lingkungan perkotaan. Kata Kunci: Kemacetan Lalu Lintas, Polusi Udara, PKL, Parkir, PCI
DEPICTION OF SOCIAL DISPARITY IN HAROLD PINTER’S THE BIRTHDAY PARTY: MARXIST CRITICISM DARMAWAN, ILHAM
DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA Vol. 12 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Prodi Sastra Inggris UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/dia.v12i2.7360

Abstract

This study analyzes Harold Pinter’s play The Birthday Party using Marxist literary criticism, especially Karl Marx and Friedrich Engels’ idea of class struggle from The Communist Manifesto (1848) and Georg Lukács’s perspective of reflectionism. The purpose of this research is to show how the play represents social disparity through its characters and conflicts. Stanley is portrayed as a powerless and marginalized individual, similar to the proletariat, while Goldberg and McCann represent authority and domination, similar to the bourgeoisie. Their use of language, intimidation, and control shows how power works in society. By combining Marx’s class conflict with Lukács’s view of literature as a mirror of society, this study connects the play with the social condition of post-war Britain, where people often felt alienated and insecure. The result of the analysis shows that The Birthday Party is not only an absurd drama but also a reflection of real social inequality and the struggles between different classes.