Suryaman, Ratih
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Strengthening Local Wisdom In Stunting Prevention With Sauropus Androgynous Leaves Among Toddlers Fitrianingsih, Nining; Rowi, Armein Sjuhary; Agus, Agus; Yanti, Tisna; Rizki, Eni; Mulyati, Tri; Bustomi, Bustomi; Elpinaria, Elpinaria; Suryaman, Ratih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v12i1.806

Abstract

Stunting during the crucial stages of early childhood represents a major public health issue worldwide. One way to prevent stunting is by using katuk (Sauropus androgynous) leaves as part of a balanced diet. Nursing practitioners are essential in preventing and managing stunting, particularly in communities affected by widespread malnutrition. This research contributed to strengthen local wisdom in stunting prevention by utilizing Sauropus androgynous leaves among toddlers. The study is pre-experimental with one group pre and post-test design. The sampling method uses total sampling of 24 toddlers (aged 12-50 months old). Respondents were given an intervention in the form of taking Sauropus androgynous leaves juice which was given once a day for 3 days alternately in a week with an amount of 250 cc juice each time. To prepare the juice, it is necessary to wash 100 grams of Sauropus androgynous leaves thoroughly. Subsequently, blend the leaves with 250 cc of water and 50 grams of pineapple. Finally, strain the mixture to achieve a smoother consistency. Data measurement was carried out by measuring height based on age using a Stature meter (growth chart) in the pretest and posttest. Data were analyzed using the Wilcoxon sign rank test with a significance level of α = 0.05. The results of the study showed that the average normal z score value before taking Sauropus androgynous leaves juice was 66.7%. After intervention with Sauropus androgynous leaves juice, there was an increase in the number of normal z scores to 83.3%. The results of the Wilcoxon signed rank test hypothesis showed the Sig value = 0.046 and there was a significant difference in Z Score values in toddlers aged 12-50 months old before and after taking Sauropus androgynous leaves juice.
The Relationship Between Knowledge And Attitude Of Adolescents About Genital Hygiene During Menstruation: HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG KEBERSIHAN ALAT KELAMIN PADA SAAT MENSTRUASI Dwi Y, Annisa; Gita, Irma; Risdianti, Helza; Devi; Rahma; M, Tri; Reny; Yanti, Tisna; Suryaman, Ratih; Hari, Fitria
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i1.924

Abstract

Background: Puberty in women usually occurs between the ages of 13 to 16 years. This period is characterized by female reproductive organs that show drastic changes, because there is already growth of ovarian primordial follicles that secrete hormonal estrogen, which is the most important hormone in women. The release of this hormone fosters secondary sex signs, one of which is the occurrence of blood discharge called menstruation. Objective: To determine the relationship between knowledge and attitude of adolescents about genital hygiene during menstruation. Methods: This study is a correlational analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 158 people, the number of samples in this study amounted to 44 respondents with Random Sampling technique. The results of the study were tested with the Kendall tau statistical test with a significance of α = <0.05 with the SPSS 25 program. The research instrument used a knowledge questionnaire and an attitude questionnaire. This research was conducted at SMK Teknomedika Plus Bogor Regency. Results: The results of the Kendall tau test with an error rate (α) = 0.05, obtained a p value = 0.000. This means that Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge and attitude of adolescent girls towards genital hygiene during menstruation at SMK Teknomedika Plus Bogor Regency.
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN KEKERASAN VERBAL PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN Suryaman, Ratih; Sasue, Marisa; Rahma, Rahma; Dwi, Annisa; Yuliana, Yuliana; Mulyani, Siti; Diani, Tri; Risdianti, Helza; Muhajirin, Al; Honest, Irianto
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.312

Abstract

Pendahuluan: Sebanyak 73,7 persen anak-anak Indonesia berumur 1-14 tahun mengalami pendisiplinan dengan kekerasan atau agresi psikologis dan hukuman fisik di rumah. Kekerasan verbal menimbulkan dampak yang tidak kalah buruknya dengan kekerasan fisik. Orang tua menyebutkan bahwa kekerasan pada anak hanya kekerasan berbentuk fisik saja seperti memukul, menjewer, melempar dengan benda dan semacamnya. Kenyataannya, kekerasan pada anak tidak hanya pada fisik tetapi dengan kekerasan verbal seperti membentak, meneriaki dan mengabaikan anak. Salah satu penyebab terjadinya kekerasan verbal adalah kurangnya pengetahuan orang tua itu sendiri terkait kekerasan verbal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan Pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak usia 4-6 tahun. Metode Penelitian: Deskriptif Analitik dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah Orang tua siswa di PAUD Putera Harapan berjumlah 38 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Total Sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil Penelitian: terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak dengan nilai p value sebesar 0,015 (p<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak usia 4-6 tahun di PAUD Putera Harapan Cibungbulang Bogor tahun 2024. Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan para guru beserta staff, sehingga dalam membina anak dapat lebih memperhatikan setiap ucapan yang diberikan kepada anak. Disarankan kepada orang tua dapat dijadikan bahan masukan sebagai evaluasi diri agar orang tua dapat lebih mendidik anak secara cerdas bukan secara keras.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI KEHAMILAN TERHADAP PEMELIHARAAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL Suryaman, Ratih; Wibawati, Fitria Hari; Dorlan Natalina Purba; Ayusitha, Faldisa; Mely Nurlaila Sari; Siti Salwa Azzahro
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v16i2.268

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) berdasarkan “Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mencatat bahwa sekitar 830 wanita diseluruh dunia meninggal setiap harinya akibat komplikasi yang terkait dengan kehamilan maupun persalinan dan sebanyak 99% diantaranya terdapat pada negara berkembang. Hipertensi kehamilan, salah satu komplikasi dalam kehamilan, yang menjadi lima penyebab kematian ibu terbesar di Indonesia. Menurut perincian secara matematis AKI (Angka Kematian Ibu) Kabupaten Bogor bahwa di tahun 2017 kembali mengalami peningkatan menjadi 48,59 per 100.000 Kelahiran Hidup. Komplikasi Hipertensi dalam kehamilan, menjadi penyebab kedua terbanyak kematian ibu hamil sebanyak 27,12% berdasarkan Laporan Puskesmas di Kabupaten Bogor. Penanganan hipertensi memerlukan intervensi yang teratur dan berkelanjutan serta waktu yang lama bahkan seumur hidup. Intervensi mudah yang dapat dilakukan salah satunya melalui pendidikan kesehatan. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil. Jenis riset yaitu Experiment atau percobaan, dengan desain riset Pre-Experimental Designs yaitu Rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel riset sebesar 35 responden ibu hamil usia kehamilan > 20 minggu digunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa angket. Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji Prasyarat yang terbagi menjadi Uji Homogenitas, Uji Normalitas dan Uji Hipotesis. Hasil riset didapatkan jika hasil Uji Hipotesis Parametric T-Test yaitu 0,000. Maka P value < 0,05 (Ho ditolak, Ha diterima) berarti terdapat hubungan terhadap pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil. Peneliti berharap riset ini dapat memberikan gambaran dan acuan agar adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada Ibu hamil dalam melakukan Pemeliharan Tekanan darah Ibu hamil guna mencegah terjadinya hipertensi dalam Kehamilan.