Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meaning and Use of Haiku in the Game “Bungou to Alchemist” Fairuz, Fairuz; Mutiara, Indah; Fadhilah, Fadhilah
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.634 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i3.23170

Abstract

Haiku is a Japanese poem that is unique and uses a minimum of words, but it is still beautiful and has deep meaning. In this modern era, there are educational games that use haiku. One of them is the Japanese literary-themed game 'Bungou to Alchemist'. This game is about poets who are brought to life by alchemists to protect endangered Japanese literary works and eradicate the enemy, namely shinshokusha. Alchemist plays the role of librarian (shisho), who directs the bungou (poet) to eradicate the shinshokusha. One of them is Kawahigashi Hekigotou, a famous Japanese haiku poet. The aim of this study is to find the meaning contained in Hekigotou's four haiku that appear in the game and to identify the cause of the four haiku being used, using Roland Barthes' semiotic theory. This study used qualitative research methods. The result of the analysis is to show that Hekigotou's haiku used in this game has meaning related to life and is used to strengthen the conveying of Bungou to Alchemist ideas contained in the haiku in the form of a representation of Kawahigashi Hekigotou's feelings. At the same time, this game is a place for young people to get to know and learn literature, especially haiku.
ANALYSIS OF GENDER EQUALITY: THE ROLE WOMEN IN TEACHINGS AND PRACTICES OF SIKHISM IN MEDAN CITY Mutiara, Indah; Desky, Ahmed Fernanda
Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsds.v10i2.18232

Abstract

This research aims to analyze gender equality in the teachings and practices of Sikhism in Medan City. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews with key informants, participant observation, and document analysis. The research results show that the teachings of Sikhism emphasize gender equality between men and women. This is reflected in various Sikh sacred texts, such as the Guru Granth Sahib Ji, which contains stories and teachings about strong and inspiring women. Sikh teachings and practices in Medan demonstrate a strong commitment to gender equality. These Sikh principles are in line with Simone De Beauvoir's feminist theory, she emphasizes and encourages that women must believe they have equal rights and abilities to manage their own lives. and the Sikh Religion in Medan is active in realizing gender equality through various programs and activities. It is important to note that this analysis only provides a brief overview of the role and position of women in Sikh teachings and practices in Medan through the lens of feminist theory. These challenges include patriarchy that still exists in society, gender stereotypes, and women's lack of access to education and economic opportunities. This research recommends several efforts to improve gender equality in the Sikh Religion in Medan. These efforts include education about gender equality, women's empowerment, and increasing women's participation in various aspects of life in society.
Analysis of Tax Accounting Implementation at Pt. Pou Yuen Indonesia Mutiara, Indah; Saputra, Arip
Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2024): Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/eijoms.v1i4.68

Abstract

With the increasing number of companies in the industrial sector in Indonesia, of course the government is increasingly aggressively implementing various regulations to control and accommodate the rights and obligations that must be given to each company. And one of the lines that must be considered is the issue of taxation, which is also an important factor for the sustainability of company activities. Because every activity carried out by the company certainly cannot be separated from the tax rules that must be met, both when purchasing goods, paying employee wages and so on. Therefore, this research aims to analyze what tax accounting is applied at PT Pou Yuen Indonesia to find out the extent of government regulations that can be implemented by companies that have various accounting activities related to taxation.
Pemberian Edukasi Ibu dengan Hipertensi Terhadap Penggunaan Kontrasepsi di Kampung Cibodas RW 01 Karlina, Intan; Mutiara, Indah; Ghina, Rania Azzahra Khoirotul; Nurcahyani, Nita; Cahyani, Regita Meisa; Hidayah, Anisa Nurul; Putri, Dea Aulaena Eka; Putri, Laras Kusuma; Setiawati, Fuziana; Munajat, Nazwari Sabrina
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i2.432

Abstract

Hipertensi, yang didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥80 mmHg, merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat. Di Kampung Cibodas RW 01, ibu-ibu dengan hipertensi sering kali mendapatkan edukasi yang kurang efektif mengenai penggunaan kontrasepsi dari kader dan bidan di posyandu. Hal ini dapat berdampak pada pemilihan kontrasepsi yang kurang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai penggunaan kontrasepsi yang aman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi interaktif, yang melibatkan 20 peserta dengan riwayat hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 55% peserta memiliki pemahaman yang kurang mengenai kontrasepsi yang aman bagi penderita hipertensi. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan pemahaman secara signifikan, dengan 70% peserta masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai risiko dan manfaat penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai kontrasepsi yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu di Kampung Cibodas tentang kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi medis mereka.
Pencegahan Stunting pada Balita dari Masa Kehamilan Melalui Edukasi Kebidanan Komunitas di Kelurahan Husein Sastranegara Kota Bandung Karlina, Intan; Mutiara, Indah; Fitria, Deisylva Niko; Sumiyati, Rani; Septiani, Risma; Hasanah, Cindy Meliana; Setiawati, Fuziana; Mutiara, Fahsya Aulia
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1310

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor gizi, perilaku kesehatan, dan lingkungan. RW 06 Kelurahan Husein Sastranegara merupakan wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi dan kondisi sosial ekonomi yang beragam sehingga berisiko terhadap terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan stunting melalui pendekatan kebidanan komunitas yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah Survei Mawas Diri (SMD) dengan pengumpulan data terkait kesehatan ibu dan anak, status gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta partisipasi masyarakat dalam program kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan masih ditemukan anemia pada ibu hamil sebesar 20,4%, cakupan ASI eksklusif sebesar 60%, serta partisipasi keluarga dalam program KB sebesar 70%. Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan peran bidan komunitas dalam edukasi, pendampingan, dan pemantauan berkelanjutan sebagai upaya pencegahan stunting.