Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyusunan Program Intervensi Perilaku Maladaptif Anak Tunagrahita Ringan Kelas XII dI SLB Nurul Iman Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung K, Barnas E; Septiana, Fajar; Dwiyanti, Nurlaeli
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol 5 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v5i1.568

Abstract

Anak tunagrahita merupakan anak yang memiliki IQ dibawah rata-rata yang diikuti oleh hambatan lainnya. Dampak dari ketunagrahitaan tersebut salah satunya adalah munculnya perilaku maladaptif, yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian perlu adanya penanganan khusus terhadap perilaku maladaptif tersebut agar menghilangkan stigma negative dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun program intervensi perilaku maladaptif terhadap lawan jenis anak tunagrahita ringan kelas XII di SLB Nurul Iman Dayeuh Kolot. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Program intervensi perilaku ini menggunakan teknik modifikasi perilaku tabungan kepingan dan prosedur aversi dengan bentuk Program Pembelajaran Individual. Saran yang peneliti sampaikan ialah program ini dapat digunakan untuk menangani anak dengan perilaku atau permasalahn serupa yaitu perilaku maladaptif terhadap lawan jenis.
Pemberdayaan UMKM Melalui Rebranding, Legalitas, dan Digitalisasi: Studi Kasus Program Level Up UMKM di Desa Banyuresmi, Tasikmalaya: Pengabdian Arifah, Alfin nur; Nishfy Sya’bani , Ghina; Siti Nurmalia, Aida; Septiana, Fajar; Nugraha, Adi; Riski Triana, Muhammad; Haedar, Habib; Indri Oktavian, Sri; Luthfiyyah, Nabila; Angraeni, Nadia; Kustiani, Adinda; Kania Suryani, Sindy; Khoerunnisa, Sinta; Aziz Kelinsman, Abdul; Putri Maharani, Anisa; Khoerulrijjal Salsabila J, Muhammad; Aenun Naja, Syifa; Amirul Rizki, Muhamad; Maulana, Ikbal; Selyandra, Vanesa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5148

Abstract

The objective of this Community Service Program is to to empower MSMEs in Banyuresmi Village through strengthening rebranding, legality, and digitalization to enhance business competitiveness and sustainability in the Industry 4.0 era. The community service activity employed a participatory approach involving 28 selected MSMEs from 62 registered MSMEs based on business sustainability criteria and willingness to participate in the mentoring program. The implementation method was divided into three stages: (1) planning and problem identification through field observations, discussions with MSME owners and village officials, and needs analysis; (2) education and training on the importance of branding, business legality (NIB, PIRT, Halal certification), and digital media utilization; and (3) implementation and direct mentoring, including logo design, brand development, packaging, digital promotion, and facilitation of legality arrangements in collaboration with relevant agencies. The results indicated that prior to the program, approximately 90% of MSMEs lacked brand identity, only 15% possessed business legality, and 85% had not utilized digital marketing. Following the mentoring program, the majority of MSMEs acquired logos and simple packaging, approximately 85% successfully obtained NIB (Business Identification Number), and most began actively using social media as promotional platforms. These findings indicate that the integration of rebranding, legality, and digitalization through a participatory approach constitutes an effective empowerment strategy for strengthening the capacity and competitiveness of rural MSMEs.