Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGARUH SNOWBALL THROWING BERBASIS CROSSWORD PUZZLE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KOMPONEN EKOSISTEM DAN INTERAKSINYA KURIKULUM MERDEKA DI SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN Batubara, Seri Irawati; Simbolon, Perima
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Snowball Throwing Berbasis Crossword Puzzle Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Materi Komponen Ekosistem dan Interaksinya Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah metode ekperimen. Populasi adalah seluruh kelas X SMA N 2 Padangsidimpuan, sampel yang diteliti adalah kelas X.1 berjumlah 36 orang. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil observasi penggunaan snowball throwing berbasis crossword puzzle, angket motivasi belajar siswa dan hasil uji t test. Hasil penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing berbasis Crossword Puzzle pada materi komponen ekosistem dan interaksinya diperoleh nilai rata-rata sebesar 95,14 berada pada kategori Baik Sekali. Motivasi belajar siswa pada materi komponen ekosistem dan interaksinya kelas X.1 SMA Negeri 2 Padangsidimpuan dalam penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing berbasis Crossword Puzzle diperoleh nilai rata-rata 82,63 berada pada kategori Sangat Tinggi’. Uji t test diperoleh Nilai thitung lebih besar dari ttabel atau 3,693 > 2,030 artinya hipotesis alternatif yang dirumuskan pada penelitian ini dapat diterima kebenarannya. Artinya Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Antara Model Pembelajaran Snowball Throwing berbasis Crossword Puzzle Terhadap Motivasi Belajar Siswa Materi Komponen Ekosistem dan Interaksinya Di Kelas X.1 SMA Negeri 2 Padangsidimpuan.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR GENERASI MILENIAL METODOLOGI PENELITIAN INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN Simbolon, Perima; Batubara, Seri Irawati
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pada mata kuliah Metodologi Penelitian bagi mahasiswa generasi milenial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Teknhik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian angket karakteristik generasi milenial dan angket kebutuhan bahan ajar. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitiannya mahasiswa Pendidikan Biologi sebagai bagian dari generasi milenial memberikan penilaian positif terhadap bahan ajar metodologi penelitian. Seluruh aspek yang dinilai, konten, penyajian, bahasa, dan media bahan ajar, berada pada kategori baik dan sangat baik. Aspek konten bahan ajar memperoleh nilai rata-rata 3,35 (87%) dengan kategori baik, materi yang disajikan sudah relevan dengan kebutuhan mahasiswa Pendidikan Biologi. Aspek penyajian memperoleh rata-rata 3,36 (88,7%) dengan kategori baik, sistematika dan tampilan bahan ajar sudah cukup mendukung proses pembelajaran. Aspek bahasa memperoleh rata-rata 3,35 (87%) dengan kategori baik, bahasa mudah dipahami. Aspek media bahan ajar rata-rata yaitu 3,66 (92,7%) dengan kategori sangat baik, mahasiswa sangat merespon positif penggunaan media dalam pembelajaran. Aspek konten, penyajian, dan bahasa masih berada pada kategori baik, sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut agar lebih kontekstual, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik generasi milenial. Jadi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan bahan ajar metodologi penelitian berbasis digital inovatif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan generasi milenial.