Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung Terhadap Fasilitas Umum Di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i1.614

Abstract

Rencana pemerintah merubah sistem Bandara Abdulrachman Saleh Malang dari domestik menjadi internasional tentunya memerlukan pengembangan kualitas pelayan serta fasilitas umum yang memadai. Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang sebaiknya melakukan evaluasi terhadap tingkat kepuasan pengunjung. Populasi pengunjung dalam 5 tahun terakhir 2013-2017 mencapai 765.804 orang per tahun. Sampel pada penelitian ini adalah penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu, jumlah responden dihitung dengan rumus Slovin sebanyak 121 responden, pengumpulan sampel menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling. Metode pada penelitian ini adalah CSI untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas umum di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang adalah 77,43 % masuk dalam kategori Puas. Ketidakpuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan dan fasilitas menunjukkan 23,57% responden yang menyatakan tidak puas terhadap kehandalan peralatan dan fasilitas seperti, AC, Televisi dan lainnya, kemudahan mendapatkan inter-moda seperti, taksi, bis, dan lainnya, serta acara khusus yang diadakan pihak bandara seperti, promo tiket di waktu tertentu.
Studi Eksperimental Penambahan Serbuk Arang Kayu Dengan Kadar 10% Terhadap Filler Semen Pada Campuran Perkerasan AC – WC Kurnia Hadi Putra; Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): REKAYASA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i2.782

Abstract

Jenis lapis perkerasan aspal yang sifatnya struktural dan umum dipakai di Indonesia adalah Lapis Aspal Beton (Laston) dengan lapis aus atau lapis permukaan (Wearing Course). Lapisan tersebut merupakan lapisan yang paling rentan dengan kerusakan yang diakibatkan oleh repitisi beban kendaraan dan cuaca. Penelitian ini mecoba serbuk arang kayu dapat dimanfaatkan sebagai filler dalam campuran aspal sebagai alternatif pengganti semen. Dalam penelitian ini pembuatan benda uji mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2010 (Divisi VI). Digunakan variasi serbuk arang kayu 10%. Dari data Marshall Test yang didapatkan, memenuhi persyaratan sesuai Spesifikasi Bina Marga 2010 adalah serbuk arang kayu yang berkadar 10%. Pada benda uji serbuk arang kayu 10% dihasilkan VIM sebesar 5,32 %, VMA sebesar 17,81, Void Filled sebesar 70,18, stabilitas sebesar 1354, Flow sebesar 3,17, Marshall Quetiont sebesar 427,5, tebal selimut aspal sebesar 8,020. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kandungan variasi serbuk arang kayu 10% meningkatkan nilai Marshall Test.
Pengembangan Penjadwalan Model Integrasi Antara Angkutan Intermoda Trans Jogja Dengan Jadwal Penerbangan di Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v1i2.184

Abstract

Bandara udara merupakan salah satu simpul transportasi yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan transportasi intermoda. Khususnya antara moda udara, moda jalan dan moda rel. Untuk meningkatkan pelayanan operasional suatu bandara perlu didukung oleh sarana angkutan umum yang handal dan berkualitas. Salah satu angkutan intermoda yang terdapat di Bandara Internasional Adisucipto adalah Trans Jogja. Pelayanan angkutan intermoda di Bandara Internasional Adi Sucipto tidak digunakan secara maksimal oleh penumpang angkutan udara, untuk mengatasi pemasalahan ini adalah dengan cara mengintegrasikan jadwal penerbangan dengan jadwal Trans Jogja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membagikan kuesioner kepada penumpang angkutan udara di Bandara Internasional Adisucipto dan survei travel time Trans Jogja. Keberangkatan Trans Jogja pertama dari halte Stasiun Tugu sekitar 03.05 dengan waktu tempuh 1 jam 50 menit maka kendaraan akan tiba di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sekitar jam 04.45 WIB. Sehingga dapat mengakomudir keberangkatan pesawat yang jam 05.55 WIB, 06.00 WIB, 06.25 WIB, dan 06.50 WIB, karena masih ada waktu 1 jam yang bisa dipergunakan untuk waktu check in
Analisa Dampak Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Tambak Wedi Surabaya Akibat Rencana Pembangunan Cable Car/ Gondola Kurnia Hadi Putra; Pradimas Nur Cahyo; Mutiara Firdausi; Nafilah El Hafizah
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2022.v3i1.3028

Abstract

The plan to develop a cable car/gondola on Tambak Wedi Road in Surabaya has triggered trip generationand attractions, which can eventually decrease the performance of this road. Therefore, an analysis of the road performance due to the development of the cable car/gondola is necessary to minimize the impact of its performance and to provide solutions to traffic problems when the analysis indicates bad results. This research employed the method of the Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997), or Indonesian Highway Capacity manual, and other related regulations. The analysis of road performance began with a traffic survey and was followed by predicting trip generation and attraction. After analyzing the existing conditions of road performance, the researcher analyzed the traffic predictions during construction and operation as well as proposed recommendations for alternative management to overcome the traffic impacts caused by the planned development. The research results demonstrated that the existing condition on Tambak Wedi Road obtained the highest result in the morning by V/C Ratio 0.16 and LOS A, whereas during the construction, the highest result occurred in the morning by V/C Ratio 0.2 and LOS A. Finally, during the operation, the highest result also occurred in the morning by V/C Ratio of 0.57 and LOS A.
Potensi Bangkitan Penumpang Lintas Jombang-Babat Dalam Menentukan Pemilihan Moda Theresia Maria C Agustin; Mutiara Firdausi; Siti Choiriyah
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2021.v2i2.2479

Abstract

In order to serve the movement of passengers an unravel congestion, East Java Government plans to develop its infrastructure and revive the railway lines. Jombang has been selected as the entrance of Gerbangkertosusilo area and is a suitable place for investment. This research attempts to reveal the potential and the movement of passengers that would accur from bus to train, so that the movement probability value and utility value of the bus toward train can be obtained. The survey was conduted in Jombang Kepuhsari Bus Terminal and Babat Market using analytical methods of ststed Preference with variables of Travel Expense (AX1), Travel Time (AX2) and Frequensy of Departeru (AX3). From the results, a model that influence the selevtion of transportation modes is acknowledged, namely (Y=0,403 + 0.032 (AX3). (Y=0,377 + 0,000003076 AX1 + (0,033 AX2), and (Y= 0,346 + 0.00001356 AX1 – 0.031 AX2 + 0.007 AX2). The passengers has potential to switch from bus to train of intersection of the transport system, with a differenc of IDR 6.000,00 of travel expence variable. And variable of Travel Time of 60 minutes and 2 times Frequence Departure
Evaluasi Tarif Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) di Terminal Purabaya (Bungurasih) untuk Bus Damri P8 Rozelia Barros; Amrita Winaya; Mutiara Firdausi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.745 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i1.895

Abstract

Transportation becomes a vital means for human life as it is used for removing, driving, carrying, or transferring objects from one place to another. Damri Bus serves as a city bus in Surabaya passing through toll and non-toll roads. Damri Bus P8 is one of city buses operating from Purabaya (Bungurasih) Terminal to Perak through toll road. This research aimed at identifying direct and indirect cost components of Damri Bus P8 and adjusting its tariff based on Vehicle Operating Cost. The research method employed the Decree of Transportation Minister No. 89 in 2002. The result of calculation on Vehicle Operating Cost of Damri Bus P8 passing the toll road obtained the tariff IDR 5,881.00, whereas the actual tariff based on the stipulation of Indonesian Transportation Ministry is IDR 6.000,00. Thus, it could be concluded that the tariff of Damri Bus P8 was appropriate in which price was determined by considering the increasing price of fuel.
Analisis Karakteristik Parkir, Drop Off dan Pick Up Area Berdasarkan Demand Bandara Juanda Surabaya Nafilah El Hafizah; Mutiara Firdausi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.21 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i2.1411

Abstract

Juanda Airport as one of airports in Indonesia has served domestic and international flight. Airports are usually located in outlying areas accessible via direct access freeways or transit lines rather than at the center of metropolitan areas restricted by local grid networks, so their market area can be measured. The modes used at Juanda airport are dominated by private vehicles and cab. And it caused a lot of queue in the drop zone area at the peak hour and also needed some additional parking area which has overloaded in capacity. Information on the use of transportation modes is very important to know. This needs sould important in order to maximize the need for facilities related to the use of access modes to the airport. The method used is to identify the use of vehicles that access the airport, evaluate the performance of parking lots, evaluate of pick up and drop off area, evaluate the number of queues at the drop off and pick up area and when if mass transportation is held to provide access modes to the airport. The result shows that private vehicles dominate as vehicles accessing the airport by 87,78% and public vehicles by 12,23%. Peak hours of vehicles arrival at 9 AM. The analysis of the use of the drop off area a queue of vehicles by 87,57% and demand in the parking lots of 60,37%. From the proposal of using mass transportation to reduce queue in the drop zone area by 12,42% and reduction in parking lots demand by 39,62%.
EVALUASI PENERAPAN YELLOW BOX JUNCTION PADA SIMPANG BERSINYAL DI SURABAYA GUNA MENGURAI PANJANG ANTRIAN KENDARAAN Mutiara Firdausi; Bima Bhisana Putra; Nafilah El Hafizah
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v10i2.1693

Abstract

Marka yellow box junction (YBJ) adalah marka kotak kuning dengan dua garis diagonal berpotongan yang berfungsi untuk melarang kendaraan berhenti di area persimpangan agar tidak terjadi kemacetan. Namun dalam penerapannya, masih banyak pengendara melakukan pelanggaran marka YBJ sehingga gridlock sering terjadi di persimpangan, khususnya di kota besar seperti Surabaya. Untuk itu dilakukan penelitian untuk mengetahui keefektivitasan marka YBJ terhadap kinerja simpang, hubungan keberadaan marka YBJ terhadap keefektivitasan kinerja simpang, kesesuaian standar YBJ, dan pengetahuan pengendara terhadap marka YBJ di Surabaya. Simpang Jl. Margomulyo - Jl. Tandes Lor dianggap dapat menjadi parameter untuk kinerja simpang, dan tingkat pelanggaran marka YBJ. Dilakukan juga pengecekan kesesuaian standar pembagian kuisioner tingkat pengetahuan pengendara di Surabaya terhadap YBJ, dengan menggunakan metode analisis koefisien korelasi dengan bantuan software SPSS 26. Dari hasil keefektivitasanYBJ terhadap kinerja simpang, diperoleh hasil tidak efektif dengan angka tundaan sebesar 45.72 det/skr, dan tingkat pelayanan simpang E. Dari analisa hubungan, diperoleh hubungan yang erat antara keberadaan YBJ dengan kinerja simpang. Dari hasil survei kesesuaianYBJ dengan peraturan, diperoleh adanya ketidak sesuaian dimensi dengan peraturan yang berlaku, sehingga kesesuaian YBJ adalah tidak efektf. Dari hasil survei tingkat pengetahuan YBJ diperoleh tingkat pengetahuan pengendara terhadap definisi, dan fungsi YBJ adalah cukup baik, akan tetapi banyak pengendara masih belum mengetahui sanksi pelanggaran YBJ karena sangat kurangnya sosialisasi dari Pemerintah Surabaya.
ANALISIS PENGARUH KERUSAKAN JALAN TERHADAP LAJU KENDARAAN ( STUDI KASUS RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI – RAYA TAMBAK MAYOR, KOTA SURABAYA ) Niki Dimas Syah Putro Dewo; Nafilah El Hafizah; Theresia MCA; Mutiara Firdausi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepanjang ruas jalan Raya Tanjungsari - jalan Raya Tambak Mayor, Kota Surabaya terdapat kerusakan yang dapat mengganggu aktifitas pengguna jalan sehingga mempengaruhi waktu tempuh kendaraan menjadi lambat dan penyebab terjadinya kecelakaan. Pada penelitian ini, mengggunakan metode seperti identifikasi kerusakan menggunakan metode Dirgolaksono dan Indrasurya B. Mochtar 1990, metode kecepatan setempat, dan metode regresi untuk mengetahui hubungan antara kondisi kerusakan jalan dengan kecepatan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan kendaraan terhadap tingkat kerusakan perkerasan jalan Raya Tanjungsari – Raya Tambak Mayor sepanjang 2000-meter untuk panjang setiap segmen 100 meter. Pengumpulan data dilakukan dilapangan secara visual seperti geometrik jalan, kerusakan jalan, dan kecepatan kendaraan. Hasil analisis dapat dilihat pada segmen 13 dengan nilai TDP = 45 menunjukkan bahwa jalan tersebut dalam kondisi kerusakan rusak dengan kecepatan perjalanan mencapai 18,650 Km/Jam. Sedangkan untuk segmen 15 dengan nilai TDP = 6,25 menunjukkan jalan tersebut dalam kondisi baik dengan kecepatan perjalanan 44,291 Km/Jam. Persamaan regresi adalah Y = 0,8209x + 48,273. R2 (R Square) R2 yang didapat 0,704. Artinya hubungan kerusakan jalan terhadap kecepatan perjalanan sebesar sebesar 70,4%.
UTILIZATION OF MADURA COARSE AND FINE AGGREGATES IN LOW-TRAFFIC ROAD PAVEMENTS Ratih Sekartadji; Kurnia Hadi Putra; Theresia Maria Candra Agusdini; Mutiara Firdausi; Ita Suhermin Ingsih; Faizal Maulana
Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jice.v4i2.19935

Abstract

Aggregates from Sampang are still rarely used in flexible pavement. Therefore, this research is to identify the effects of coarse aggregate and soft aggregate from Sampang – Madura, to recognize their performance in the HRS – WC mixture. It adopted Bina Marga General Standards 2010, Division 6 (Revision 3) for HRS – WC mixture, by testing the physical characteristic of coarse aggregate and soft aggregate from Sampang (in terms of specific gravity and absorption, coarse aggregate wear and tear, and sieve passing Nr. 200) and Marshall Characteristic Testing with asphalt content variables of 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, and 8% of the total mixture, each with 3 tested objects. With reference to the physical aggregate characteristic, it was found that the coarse aggregate satisfied the specification standard. On the other hand, the value of the specific gravity of the soft aggregate was still lower than the specification standard, i.e., 2,25 gram/cm2, while the minimum standard was 2,5 gram/cm3. It definitely affected the performance of the HRS – WC mixture. As the volume of the mixture was larger and left a larger cavity in the mixture, it required larger content of asphalt in order to generate a mixture qualifying the Bina Marga General Standards 2010, Division 6 (Revision 3). Based on the results of Marshall Test Characteristic Testing, it was found that the optimum content of asphalt was 8% of the total mixture. Keywords: Sampang; Coarse aggregate and soft aggregate; HRS WC; Aggregates physical characteristic, Marshall Testing