Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemanfaatan Google Clasroom untuk Mengatasi Masalah Pembelajaran di Masa Pandemi Supriadi, Irwin; Gumilar, Agung Cahya; Sukmana, Nano
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/jptb.v5i1.2190

Abstract

The Covid-19 pandemic that has occurred since 2019 has hit various sectors of life, including the economy, society, culture, health, and also education. In the world of education, all schools began to close, and after that, there was a massive change in educational methods. One of these changes is the method of online learning education. One of the schools that have experienced the impact of the Covid-19 pandemic is the Rancakasumba 06 State Elementary School (SDN Rancakasumba 06) which is in Rancakasumba Village, Solokanjeruk District, Bandung Regency. The problem at SDN Rancakasumba 06 is that the teachers at SDN Rancakasumba 06 know about the Google Classroom application but do not know more about the existing features of the Google Classroom application and do not know how to use comprehensively. The program in this PKM adapts the in-service training program which is a training or coaching that provides an opportunity for a teacher to get performance development through training and mentoring. Face-to-face meetings are carried out using the lecture (presentation) method, demonstrations, and discussions followed by exercises/practices for creating a Google account, using Google Classroom as a learning medium, and exploring its features in it. With community service activities, the technology adaptation ability of SDN Rancakasumba 06 teachers in utilizing the Google Class Room as a learning medium can be improved.
Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual untuk Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMK Mahardika, Dhita Ayu; Gumilar, Agung Cahya; Retnaningrum, Elly
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 3 (2022): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i3.1122

Abstract

Proses pembelajaran yang disajikan guru dipandang belum merangsang siswa untuk mengoptimalkan seluruh indra yang dimilikinya. Perlu model/strategi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan seluruh indra siswa sehingga proses pembelajaran lebih optimal yang berdampak terhadap optimalnya pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, kuasi eksperimen, pretest-posttest control group design, dimana populasinya adalah siswa kelas X di salah satu SMK di Bandung, dan dengan menggunakan teknik purposif sampling maka diperoleh sampel kelas X AKL 2 dan X AKL 3. Kelas X AKL 2 sebagai kelas eksperimen dan X AKL 3 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian adalah metode eksperimen dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa di SMK; dan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SMK. The learning process presented by the teacher is seen as not stimulating students to optimize all their senses. Learning models/strategies are needed that can optimize all of the student's senses so that the learning process is more optimal which has an impact on optimal student understanding. This research is a quantitative, quasi-experimental, pretest-posttest control group design, where the population is students of class X at an SMK in Bandung, and by using a purposive sampling technique, samples of class X AKL 2 and X AKL 3 are obtained. Class X AKL 2 is the experimental class and X AKL 3 is the control class. The research method is an experimental method using an independent sample t-test. The results showed that the Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual learning models affected students' mathematical understanding abilities in SMK; and Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual learning models have a better effect compared to conventional learning models in improving the mathematical understanding abilities of SMK students.
Meningkatkan Kemampuan Intuisi Matematis Siswa dengan Model Pembelajaran Snow Cube Throwing Berbasis Eksplorasi Gumilar, Agung Cahya; Seftiani, Winni; Widyatiningtyas, Reviandari; Dwipriyoko, Estiyan
Jurnal Tiarsie Vol 19 No 1 (2022): Jurnal TIARSIE 19.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v19i1.153

Abstract

Kemampuan intuisi memiliki peranan penting dalam menyelesaikan masalah matematis. Oleh karena itu, dengan menerapkan model pembelajaran Snow Cube Throwing Berbasis Eksplorasi (SCTBE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan intuisi matematis dengan menerapkan model pembelajaran SCTBE serta untuk mengetahui peningkatan kemampuan intuisi matematis siswa dengan model pembelajaran SCTBE lebih baik daripada kelas dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalent pretest and posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Terpadu Bandung dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 dan X IPS 2. Intrumen yang dugunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa soal uraian untuk mengetahui peningkatan kemampuan intuisi matematis siswa. Berdasarkan analisis hasil penelitian menggunakan software SPSS 23 bahwa 1) Terdapat peningkatan kemampuan intuisi matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran SCTBE. 2) peningkatan kemamapuan intuisi matematis siswa dengan model pembelajaran SCTBE lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
MENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DAN SELF – EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING Puji Budilestari; Gumilar, Agung Cahya; Maulidia Damayani
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 11 No 1 (2025): JUMLAHKU VOL.11 NO.1 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v11i1.3161

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-efficacy merupakan keterampilan yang dapat dikembangkan siswa melalui kebiasaan berpikir kreatif dan kepercayaan diri yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan self-efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi eksperimen kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Pasundan 2, dan sampel diambil dari dua kelas: XI IPS 2 dan XI IPS 3. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, angket, dan penilaian keterampilan berpikir kreatif matematis. Berdasarkan analisis data penelitian menggunakan SPSS V.23 for Windows diperoleh hasil bahwa model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan meningkatkan self-efficacy siswa. Selain itu peningkatan kemampuan berfikir kreatif dan self-efficacy siswa dengan menggunakan model pembelajaran creative problem solving (CPS) lebih baik daripada menggunakan model konvensioal.
MENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DAN SELF – EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING Puji Budilestari; Gumilar, Agung Cahya; Maulidia Damayani
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 11 No 1 (2025): JUMLAHKU VOL.11 NO.1 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v11i1.3161

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-efficacy merupakan keterampilan yang dapat dikembangkan siswa melalui kebiasaan berpikir kreatif dan kepercayaan diri yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan self-efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi eksperimen kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Pasundan 2, dan sampel diambil dari dua kelas: XI IPS 2 dan XI IPS 3. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, angket, dan penilaian keterampilan berpikir kreatif matematis. Berdasarkan analisis data penelitian menggunakan SPSS V.23 for Windows diperoleh hasil bahwa model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan meningkatkan self-efficacy siswa. Selain itu peningkatan kemampuan berfikir kreatif dan self-efficacy siswa dengan menggunakan model pembelajaran creative problem solving (CPS) lebih baik daripada menggunakan model konvensioal.
Students’ Procedural Errors in Solving Differential Equation Problems Based on Newman Error Analysis Elsa, Hanne Ayuningtias; Gumilar, Agung Cahya; Ridha, Moch. Rasyid
Mathematics Education Journal Vol. 9 No. 2 (2025): MEJ Vol 9 No.2
Publisher : Department of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v9i2.43151

Abstract

Students' ability to solve problems in Differential Equations (DE) keep miscalculate, especially in homogeneous DE, exact DE, and integration factors, thus requiring an in-depth analysis of these errors. This study aims to identify the types of errors made by students in solving problems in DE based on Newman Error Analysis (NEA) theory. This research used qualitative approach with a case study design as a method. The subjects of this research was nine students who took the DE course. The research instrument was taking from students’ midterm exam answer sheet for two selected descriptive questions. The result shared three types of errors made by students: transformation errors, process skill errors, and encoding errors. Those indicates students were lacking in process skills, which include algebraic operations, algebraic manipulation, and integration techniques in solving PD problems. Based on the result, this study implies the importance of strengthening prerequisite calculus learning and using NEA-based diagnostic strategies as the next improvement effort. Furthermore, the research suggested specific DE diagnostic instruments development and integrated warning examples into learning to address procedural errors while training students to think critically.
Pendampingan Kepada Guru-Guru Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Canva di SDN Margamulya Kec. Cimalaka Kab. Sumedang Rohartati, Sri; Gumilar, Agung Cahya; Cucu Lisnawati; Rd. Octavia Maryanche Sujana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17599

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital melalui pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis Canva di SDN Margamulya, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menarik bagi siswa. Metode pelaksanaan PKM meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pendampingan, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan penggunaan aplikasi Canva, mulai dari pengenalan fitur, desain media pembelajaran, hingga penerapan media dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran berbasis Canva yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Guru juga menunjukkan respons positif terhadap penggunaan Canva sebagai alternatif media pembelajaran yang mudah digunakan dan inovatif. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendorong guru untuk lebih kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.