Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Emotional Connections: Parental Strategies for Building Attachment in 4-5 Year Old Children Ponirah, Ponirah; Yulianty S, Nadya; Syahidin, Samin
Kiddie: Early Childhood Education and Care Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Kiddie: Early Chilhood Education and Care Journal
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STAI DR.KH.EZ.Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/kid.01.2.03

Abstract

Abstract: This study aims to describe and how the role of parents in building attachment (attachment) in children aged 4-5 years. This is important to examine considering how far the role of parents to early childhood attachment in social life where the development of attachment is strongly influenced by parental sensitivity in responding to children, whether the response is given as soon as possible when the child needs help or there is a delay in response and whether the response given is the right response or not. The method used in this study is qualitative with data collection techniques using triangulation techniques (observation, interviews and documentation) by taking a sample of parents and students as many as 3 people each as respondents.Based on the results of data analysis, it can be concluded that the role of parents that have been carried out in building attachment to children as a whole makes efforts including giving advice and habituation so that children feel comfortable in socializing without having to be accompanied by attached figures. Factors that affect attachment in children aged 4 – 5 years are: A child’s satisfaction with gifts from his parents, the action of reaction or response to any behavior that shows attention and frequent interaction with children, then the child will give attachment to his parents Keywords: Attachment, Parental Strategies
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Persiapan Pembelajaran Mahasiswa Sarjana Keperawatan STIKes Bani Saleh Bekasi Paramida, Cici; Harini, Rika; Ponirah, Ponirah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.175

Abstract

Gagdet merupakan salah satu bentuk nyata dari perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti kamera, permainan (games) yang dapat mengganggu perhatian mahasiswa selama pembelajaran diperkuliahan. Suara, gambar, cahaya, music, chatting, camera dan fitur lainnya kerap mengalihkan fokus belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan persiapan pembelajaran pada mahasiswa sarjana keperawatan Stikes Bani Saleh, Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 92 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar mahasiswa 90.2% atau 83 orang menggunakan gadget saat perkuliahan., 82.6% atau 76 orang mahasiswa memiliki persiapan pembelajaran yang kurang baik. Hasil uji bivariat didapatkan terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan persiapan pembelajarn dengan nilai p value = 0,00 < (0,05). Penggunaan gadget terbukti mengganggu persiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran perkuliahan. Peneliti menyarankan sebelum memulai pembelajaran, diharapkan pengajar/dosen menerapkan aturan agar mahasiswa menonaktifkan gadget sampai akhir pembelajaran
Perilaku Jajan Pada Anak Sekolah Dasar Kelas IV, V, VI di SDN Sriamur 05 Kab Bekasi Rahayu, Amefa Krismon Tika; Harini, Rika; Ponirah, Ponirah; Sunirah, Sunirah; Yeni, Roza Indra
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.9461

Abstract

ABSTRACTChildren's health is an important part of human quality of life and cannot be separated from the food consumed by children every day. The current child health problem is the large number of school-age children who like to eat snacks in the school environment. The percentage of school snacks is 4.3% which contains hazardous ingredients. Factors that influence the selection of snacks in school-age children are knowledge, attitudes and behavior. Objective To get an overview of snacking behavior towards elementary school children in grades IV, V, VI. Methodology Using a Quantitative Descriptive Design with Univariate Analysis The sample used was random sampling of 176 respondents consisting of 3 classes, class IV, V, VI. The results of this study showed that the respondents were in their early teens (59.1%), female (59.7%), had good snacking behavior (67.6%). Conclusion The researchers concluded that the majority of respondents had good snacking behavior.Keywords: Elementary School Children, Snacking Behavior ABSTRAK Kesehatan anak merupakan bagian penting terhadap kualitas hidup manusia dan tidak lepas kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi oleh anak setiap hari. Permasalahan kesehatan anak yang dialami saat ini adalah banyaknya anak usia sekolah yang gemar jajan di lingkungan sekolah. Presentase pangan jajanan sekolah sebesar 4,3% yang mengandung bahan berbahaya. Faktor yang mempengaruhi pemilihan jajanan pada anak usia sekolah adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku. Tujuan Untuk mendapatkan gambaran perilaku jajan terhadap anak SD kelas IV, V, VI. Metodologi Menggunakan desain Deskriptif Kuantitatif dengan Analisa Univariat Sampel yang digunakan adalah random sampling sebanyak 176 responden terdiri dari 3 kelas, kelas IV, V, VI. Hasil Penelitian ini menunjukan responden pada usia remaja awal (59,1%), berjenis kelamin perempuan (59,7%), perilaku jajan baik (67,6%). Kesimpulan Peneliti menyimpulkan bahwa mayoritas responden berperilaku jajan baik.Kata Kunci: Anak Sekolah Dasar, Perilaku Jajan
Hubungan Penggunaan Smartphone dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMP Negeri 11 Kota Bekasi Ponirah, Ponirah; Yusrini, Yusrini; Ashari, Syafira Tuzzahra
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.22442

Abstract

ABSTRACT Smartphones represent a technology undergoing fast development. The number of smartphone users in Indonesia is dominated by teenagers. Smartphones has the capability to fulfill the requirements of information acquisition, communication, and social media engagement. The ease of cellphones leads to excessive use among teens, resulting in difficulties with concentration, drowsiness during class, and exposure to blue light, which may disrupt circadian cycles and adversely influence sleep quality.This study aims to determine the relationship between smartphone use and sleep quality in adolescents at SMP Negeri 11 Bekasi City. This research was conducted using a quantitative method of observational analytical type with a cross-sectional approach, a sample of 280 respondents, and a stratified random sampling technique. This study used a smartphone usage questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) for assessing sleep quality. The majority of teenagers aged 13-15 years mostly use smartphones for  4 hours and 17 minutes a day, the majority of teenagers often use smartphones for social media, and teenagers with high levels of smartphone use have poor sleep quality (62,7%). The results of the chi-square statistical test obtained a P value = 0.000. P (α = 0.05), it can be concluded that there is a relationship between smartphone use and sleep quality in teenagers at SMP Negeri 11 Bekasi City. Education is necessary for teens on the appropriate timing for smartphone use to enhance rest periods and improve sleep quality. Keywords: Smartphone Use, Sleep Quality, Adolescents.  ABSTRAK Smartphone merupakan teknologi yang sedang berkembang pesat. Jumlah pengguna smartphone di Indonesia didominasi oleh kalangan remaja. Smartphone memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan informasi, komunikasi, dan keterlibatan media sosial. Kemudahan penggunaan smartphone menyebabkan penggunaan berlebihan di kalangan remaja, yang mengakibatkan kesulitan berkonsentrasi, rasa kantuk di kelas, dan paparan cahaya biru, yang dapat mengganggu siklus sirkadian dan berdampak negatif pada kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 11 Kota Bekasi.  Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif jenis analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel sebanyak 280 responden, menggunakan teknik stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner penggunaan smartphone dan PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk menilai kualitas tidur. Mayoritas usia remaja13-15 tahun paling banyak menggunakan smartphone  4 jam 17 menit dalam sehari, mayoritas remaja sering menggunakan smartphone untuk sosial media, serta remaja dengan tingkat penggunaan smartphone kategori tinggi, memiliki kualitas tidur yang buruk (62,7%). Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai Pvalue= 0,000. P (α = 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan smartphonedengan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 11 Kota Bekasi. Edukasi diperlukan bagi remaja tentang waktu yang tepat untuk menggunakan smartphone guna meningkatkan waktu istirahat dan kualitas tidur. Kata Kunci: Penggunaan Smartphone, Kualitas Tidur, Remaja.