Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Level of Knowledge of Andini Persada Mamuju Health College Students about Covid 19: Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Stikes Andini Persada Mamuju tentang Covid 19 Tikirik, Wita Oileri; Nurindahsari; Sahrianti , Nini; Patandean, Dewarawati
Lentora Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Oktober
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v3i1.1789

Abstract

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh tipe baru coronavirus dengan gejala umum demam, lemah, batuk, kejang. Penyebaran Covid-19 berlangsung sangat cepat sehingga hampir tak ada negara di dunia yang dapat memastikan diri terhindar dari virus corona. Latar Belakang: Upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik, karena mahasiswa merupakan salah satu komponen masyarakat yang memiliki pengetahuan tinggi yang diharapkan dapat memiliki pengetahuan yang baik tentang Covid-19 sehingga dapat berkontribusi dalam pencegahan Covid-19.Tujuan: untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa STIkes Andini Persada. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan kuisioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Penelitian ini di laksanakan di kampus STIKes Andini Persada Mamuju pada bulan Oktober- November 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 152 responden dari jumlah populasi mahasiswa angkatan 2018-2020. Hasil: tingkat pengetahuan menunjukkan bahwa responden berpengetahuan baik dengan persentase 74%, 24% responden yang berpengetahuan cukup dan 1% yang berpengetahuan kurang. Kesimpulan: dapat di simpulkan bahwa tingkat pengetahuan Mahasiswa STIKes Andini Persada Mamuju dapat dikategorikan baik atau banyak tahu tentang Covid-19
Uji Kualitatif Kandungan Methanyl Yellow Pada Manisan Buah Yang Beredar di Mamuju Tunmunawwarah, Isna; Tikirik, Wita Oileri; Nur, Akbar; Tarnoto, Tenny
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 2 № 01 (2024): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v2i01.407

Abstract

Methanyl yellow is a synthetic dye, in the form of a brownish yellow powder, soluble in water, and slightly soluble in acetone which contains aromatic azo chemical compounds which have N=N bonds which can accumulate in the human body and are carcinogenic if consumed in the long term can cause abnormalities in human organs that cause tumors in various tissues of the liver, bladder, digestive tract or skin tissue. This research is a qualitative descriptive study with esting in the laboratory using a test kit to determine whether or not there is methanyl yellow content in candied fruit circulating in Mamuju. The results of this research show that 7 samples of candied fruit circulating in Mamuju have been subjected to organoleptic and chemical tests, so they were declared not to contain methanyl yellow. However, it is still recommended that people be more selective in choosing the food they want to consume. This research can be continued using UV Vis spectrophotometry so that the research is more accurate by knowing the level of methanyl yellow content in certain samples
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Hutan Lembang Golla, “Golla Mamea” sebagai Produk Kearifan Lokal Unggulan Daerah Sulawesi Barat Nur, Akbar; Tikirik, Wita Oileri; Sahrianti S., Nini; Tarnoto, Tenny; Muti, Rimahyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2165

Abstract

Golla Mamea merupakan produk unggulan daerah Sulawesi Barat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dipromosikan. Masyarakat di daerah Sulawesi Barat mengalami keterbatasan akses pendidikan dan pelatihan yang memadai untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berbagai bidang. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mempromosikan dan melestarikan produk sebagai warisan budaya dan sumber daya lokal yang berharga, memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa, dan memastikan adanya dukungan dan arahan yang tepat kepada kelompok tani, serta mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dilakukan dengan berbagai tahapan yaitu mengidentifikasi masalah dan kebutuhan yang dihadapi oleh kelompok tani Lembang Golla, menentukan sasaran dan tujuan kegiatan pengabdian masyarakat, menyusun rencana kerja, dan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat. Pesertanya adalah kelompok Tani. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kualitas produk, diversifikasi produk, minat dan permintaan pasar, pengembangan jejaring, peningkatan pendapatan pemberdayaan komunitas, peningkatan kesadaran tentang kearifan lokal, pengembangan model bisnis dan kontribusi pada pengembangan daerah. Kegiatan ini membawa manfaat bagi kedua belah pihak, dengan pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, dan pembangunan berkelanjutan sebagai fokus utama dan menciptakan dampak positif bagi daerah Sulawesi Barat dan mempromosikan kearifan lokal sebagai aset yang berharga.
Optimalkan Kesehatan Remaja dengan Penggunaan Obat yang Bijak Nasrullah, Nasrullah; Nur, Akbar; S, Nini Sahrianti; Tikirik, Wita Oileri; Furqan, Muh
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v2i02.262

Abstract

Kesehatan remaja merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam Pembangunan Masyarakat yang sehat. Saat ini remaja cenderung telah menghadapi berbagai tantangan dan risiko Kesehatan, seperti kebiasaan buruk, konsumsi zat berbahaya, penyebaran penyakit menular seksual, penyalahgunaan obat, serta masalah Kesehatan mental. untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan dan dampak penyalahgunaan obat pada remaja khususnya pada siswa SMAN 1 Kalukku Kabupaten Mamuju. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat ini, telah dilaksanakan pada tanggal 16 November 2023 di Aula Merah Putih SMAN 1 Kalukku. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menyampaikan materi terkait “Optimalkan Kesehatan Remaja dengan Penggunaan Obat yang Bijak” selama 40 menit dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 25 menit dan kemudian dilanjutkan lomba kuis yang merupakan bagaian dari evaluasi dari materi yang telah disampaikan sebelumnya. Kurangnya pengetahuan obat pada remaja dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak bijak. Sebaliknya semakin baik pengetahuan obat, maka penggunaan obat juga semakin baik, sehingga program edukasi obat yang efektif diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap penggunaan obat yang tidak bijak pada remaja
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Hinua Devi, Devi; Tikirik, Wita Oileri; Sahrianti, Nini; Nursanti, Andi; Tarnoto, Tenny; Nasrullah, Nasrullah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24546

Abstract

Apabila harapan pasien terpenuhi, berarti pelayanan tersebut telah di anggap sebagai suatu kepuasan pelayanan. Sebaliknya apabila harapan pasien tidak tercapai, maka diartikan kualitas pelayanan tidak memenuhi apa yang diharapkan pasien. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Hinua Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju dengan pendekatan 5 dimensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang datang berobat di Puskesmas Hinua pada bulan juni 2023 sebanyak 85 jiwa. dengan hasil penelitian menunjukkan dari 70 sampel yang di teliti bahwa gambaran tingkat tinggi lebih besar dari 55,7% sedangkan gambaran tingkat rendah kurang dari 55,7%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasien yang ada di Puskesmas Hinua Kecamatan Bonehau tentang kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian dalam kategori puas 39 orang dengan persentase 55,7%, kategori tidak puas 31 orang dengan persentase 44,3%, dengan adanya penelitian ini diharapkan adanya upaya untuk mengembangkan pengetahuan dan memperluas wawasan tentang pentingnya pelayanan kefarmasian kepada pasien
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Lansia di Desa Bambu Ardiansah, Ardiansah; Nur, Akbar; Dwi Swarjana, I Kadek; Iqra S, Iqra S; Tikirik, Wita Oileri
Mando Care Jurnal Vol. 3 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Mandar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55110/mcj.v3i2.203

Abstract

Hypertension has become a major issue not only in Indonesia but also globally, as it is one of the risk factors for non-communicable diseases such as kidney failure, diabetes, stroke, and heart disease. Hypertension particularly affects the elderly, whose bodies become weaker due to a compromised immune system, making them more susceptible to diseases, environmental changes, loss of agility and mobility, and physiological changes. The purpose of this study is to identify the factors influencing the occurrence of hypertension among the elderly in Bambu Village. The research employs a quantitative method with a descriptive correlational approach and a cross-sectional design. A total of 65 respondents were sampled using area sampling techniques. The Chi-square statistical test was used to determine the p-value. The instruments used in this study included a closed-question questionnaire and a needle-based blood pressure monitor (aneroid) with the OneMed brand. The results showed that poor physical activity was observed in 44 respondents (67.7%) with a p-value of 0.037, non-smoking behavior was found in 59 respondents (90.8%) with a p-value of 0.379, good dietary patterns were identified in 61 respondents (93.8%) with a p-value of 0.305, and good coffee consumption habits were noted in 49 respondents (75.4%) with a p-value of 0.383. Additionally, mild hypertension was found in the majority, affecting 27 respondents (41.5%). There is a significant relationship between physical activity and the occurrence of hypertension among the elderly in Bambu Village. Interventions for the elderly and health education on the importance of blood pressure control and healthy lifestyles are necessary.
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN OBAT DI APOTEK TOMBORANG Warda, Warda; Muhammad, Alfais; Tikirik, Wita Oileri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47024

Abstract

Kepuasan pasien terhadap layanan obat di apotek merupakan salah satu refleksi dari kepuasan pasien terhadap layanan farmasi yang diberikan, baik layanan obat resep maupun non-resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap layanan obat di Apotek Tomborang, Kabupaten Mamuju, berdasarkan 5 dimensi, yaitu keandalan, responsivitas, jaminan, empati, dan tangible. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 354 responden yang dipilih dari populasi 5.000 pasien pada November 2024, menggunakan teknik sampling acak sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien terhadap layanan farmasi di Apotek Tomborang, berdasarkan 5 dimensi, masuk dalam kategori sangat puas dengan nilai persentase, yaitu dimensi keandalan sebesar 88,3%, dimensi responsivitas sebesar 86,78%, dimensi tangible sebesar 87,54%, dimensi jaminan sebesar 87,22%, dan dimensi empati sebesar 86,4%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan menurut persepsi pasien menunjukkan bahwa sebagian besar pasien sangat puas dengan kinerja layanan farmasi di Apotek Tomborang. Penilaian ini didasarkan pada kinerja layanan yang diberikan kepada pasien yang sudah cukup baik. Disarankan untuk terus memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien dan terus meningkatkan layanan agar pasien merasa lebih puas dengan layanan yang diberikan. Selain itu, kecepatan layanan juga perlu diperhatikan agar pasien tidak menunggu terlalu lama dalam layanan.
Analysis of Administrative Prescription Completeness to Improve Patient Safety in Primary Health Centers Tikirik, Wita Oileri; Yayyu, Riska
Journal of Current Health Sciences Vol. 5 No. 4: 2025
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.2025131

Abstract

A prescription is a legal document in the form of a written request from a doctor, dentist, or veterinarian to a pharmacist to provide and dispense medication to a patient in accordance with applicable laws and regulations. Prescriptions can be made in printed (paper-based) or electronic form. The completeness of prescription writing, especially from an administrative perspective, is crucial in preventing medication errors, ensuring clear communication between healthcare professionals, and supporting rational medication practices. However, in various primary healthcare facilities, such as community health centers, prescriptions that do not meet the established administrative standards are still found. This has the potential to increase the risk of errors in the process of preparing and administering medication to patients. This study aims to evaluate the completeness of prescription writing from an administrative perspective at the Bambu Community Health Center during August 2024. This study is descriptive quantitative in nature, using purposive sampling based on 1,674 prescriptions received during that period. The research sample was determined using the Slovin formula, resulting in 323 prescriptions. The results showed that 232 prescriptions (72%) were administratively complete, while 91 prescriptions (28%) were incomplete. The elements most often omitted were the doctor's name (only included in 258 prescriptions) and the doctor's initials (304 prescriptions). Other elements showed a fairly high level of completeness, such as the prescription date (309), R/ mark (323), signa or instructions for use (305), drug name (323), and patient data (310). These findings indicate that there are still weaknesses in meeting administrative prescription standards at Puskesmas, which can have an impact on patient safety and treatment effectiveness. Therefore, efforts need to be made to improve the prescription documentation system and increase medical personnel compliance with Indonesian Minister of Health Regulation No. 73 of 2016 concerning Pharmaceutical Service Standards at Puskesmas. Further research is recommended to explore the relationship between incomplete prescriptions and medication errors at the primary care level. Abstrak. Resep merupakan dokumen legal berupa permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada apoteker untuk menyediakan dan menyerahkan obat kepada pasien sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Resep dapat dibuat dalam bentuk cetak (paper-based) maupun elektronik. Kelengkapan penulisan resep, khususnya dari aspek administratif, sangat krusial dalam mencegah kesalahan pemberian obat, memastikan kejelasan komunikasi antar tenaga kesehatan, dan mendukung praktik penggunaan obat yang rasional. Namun, di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, masih ditemukan resep yang tidak memenuhi standar administratif yang ditetapkan. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko kesalahan dalam proses penyiapan dan pemberian obat kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan penulisan resep dari aspek administratif di Puskesmas Bambu selama bulan Agustus 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan metode purposive sampling, berdasarkan 1.674 resep yang masuk pada periode tersebut. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 323 resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 232 resep (72%) dinyatakan lengkap secara administratif, sedangkan 91 resep (28%) tidak lengkap. Rincian elemen yang paling sering tidak tercantum adalah nama dokter (hanya tercantum pada 258 resep) dan paraf dokter (304 resep). Elemen lainnya menunjukkan tingkat kelengkapan cukup tinggi, seperti tanggal resep (309), tanda R/ (323), signa atau aturan pakai (305), nama obat (323), dan data pasien (310). Temuan ini mengindikasikan bahwa masih terdapat kelemahan dalam pemenuhan standar administratif resep di Puskesmas, yang dapat berdampak pada keselamatan pasien dan efektivitas terapi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya perbaikan sistem dokumentasi resep dan peningkatan kepatuhan tenaga medis terhadap Permenkes RI No. 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggali lebih dalam hubungan antara ketidaklengkapan resep dengan kejadian medication error di tingkat pelayanan primer
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KUNJUNGAN RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Putri, Widya Kaharani; Tikirik, Wita Oileri; Ruslang, Ruslang; Alfiyani, Lina; Yakob, Asmirati; Rahmah, Anindita Hasniati; Sumini, Sumini; Uzizulloh, Muhammad Rafi; Rifai, Triaman; Santoso, Efrans Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22244

Abstract

Rumah sakit di Indonesia setiap tahunnya mengalami penambahan jumlah akan menimbulkan persaingan  produk dan jasa yang ketat. Marketing mix merupakan set variabel pemasaran yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam mengejar tingkat penjualan yang ditargetkan dalam pasar. Implementasi bauran pemasaran yang efektif pada rumah sakit salah satu strategi dalam meningkatkan dampak signifikan terhadap citra lembaga dengan memanfaatkan sumberdaya secara maksimal, Rumah sakit dapat membangun citra yang positif dan bersaing dalam kualitas pelayanan yang bermutu sehingga jumlah kunjungan meningkat yang berdampak pada operasional rumah sakit tersebut. Tujuan dari literature review ini adalah mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap kunjungan ke Rumah Sakit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan Systematic literature Review (SLR). Pencarian dari google scholar kemudian Artikel yang digunakan sebanyak 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa bauran pemasaran  product, process, dan people menyatakan adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, bauran pemasaran untuk promotion dan evidence 5 artikel yang hasilnya adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, sedangkan urutan selanjutnya place hasilnya adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, dan yang terakhir bauran pemasaran price setengah artikel yang hasilnya mempengaruhi kunjungan rumah sakit. Simpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh bauran pemasaran  product, price, place, promotion, people, process, physcal evidence terhadap kunjungan  rumah sakit.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP ANTIBIOTIK DI LINGKUNGAN KALUBIBING KELURAHAN MAMUNYU Sartika, Sartika; Tikirik, Wita Oileri; Tarnoto, Tenny
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v2i1.230

Abstract

Antibiotik adalah golongan obat yang paling banyak digunakan di dunia dan berhubungan dengan banyak infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional merupakan penyebab utama penyebaran resistansi antibiotik, penggunaan antibiotik harus tepat sasaran, dan pasien harus mewaspadai efek samping obat antibiotik. Pengamatan awal dilakukan di lingkungan Kalubibing dan diperoleh informasi bahwa masyarakat cenderung menggunakan antibiotik karena indikasi yang tidak tepat. Kebanyakan orang menggunakan antibiotik sebagai pereda nyeri atau pereda nyeri, dan dosis yang digunakan hanya satu tablet atau dua tablet. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di sekitar Kalubibing Desa Mamunyu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang berpengetahuan baik sebanyak 33 orang (41, 2%) dan responden yang berpengetahuan cukup sebanyak 31 orang (38, 8%). Sedangkan pengetahuan kurang baik sebanyak 16 orang (20, 0%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa responden yang berpengetahuan baik lebih banyak dibandingkan responden yang berpengetahuan cukup baik dan kurang. Berdasarkan hasil penelitian penelitian ini, dapat diasumsikan bahwa masyarakat sekitar Kalubibi lebih mengetahui tentang penggunaan antibiotik, terutama tentang aturan pakai, cara menghentikan antibiotik.