Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membaca Peluang Kyai Dalam Upaya Penguatan Lembaga Perbankan Syariah Di Madura Qodariyah, Lailatul
Dinar : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2: Agustus 2014
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/dinar.v1i2.2727

Abstract

ABSTRAKDalam sejarah Umat Islam di Indonesia, Kyai memiliki kontribusi yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat, tidak hanya pada persoalan agama tetapi juga sosial, ekonomi bahkan politik. Di Madura, Salah satu daerah di Jawa Timur yang terkenal kuat religiusitasnya,- bahkan- menganggap kyai sebagai tokoh sentral dan yang menjadi rujukan dari setiap permasalahan hidup yang dihadapi. Saat ini, salah satu persoalan yang dihadapi adalah kurangnya apresiasi positif umat Islam terhadap eksistensi bank syariah. Telah banyak strategi bank syariah yang diterapkan untuk dapat meningkatkan respon dan minat masyarakat terhadap bank syariah namun tidak dapat dipungkiri bahwa upaya tersebut tidak berjalan maksimal. Karenanya, diperlukan upaya yang lebih kongkret misalnya melalui pelibatan pihak- pihak yang memang memiliki tempat dihati masyarakat dan untuk konteks kemaduraan pihak tersebut adalah kyai. Peluang Kyai untuk dapat menguatkan institusi perbankan syariah di Madura cukup besar karena saran dan nasehat kyai bagi masyarakat Madura adalah suatu “kewajiban” yang tidak menyisakan ruang untuk dilanggar dan tidak dilaksanakan. Jika Kyai memberikan pemahaman tentang bank Syariah kepada masyarakat dan menstimulasi mereka untuk bergabung dan beralih pada bank Syariah, maka akan sangat mungkin perkembangan bank syariah di Madura yang masyarakatnya mayoritas Muslim ini menjadi sangat pesat. Demikian pentingnya peran kyai bagi masyarakat Madura.Keyword : Kyai, Bank Syariah, Madura
Impact of Career Development and Leadership on Performance Employees with Job Loyalty as an Intervening Variable Qodariyah, Lailatul
Journal of Business Management and Economic Development Том 1 № 01 (2023): Journal of Business Management and Economic Development
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v1i01.20

Abstract

This study aims to determine whether career development and leadership have an impact on employee performance through work loyalty as an intervention variable or not. In this study, 100 respondents were used as a sample, calculated using the Slovin formula from 406 populations with a 5% margin of error. It collects data using a Likert scale and scores using a Questionnaire. The data analysis method used by researchers is a statistical test using SPSS version 23 using analytical techniques, classic assumption tests, path tests, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results of this study suggest several steps that can be taken to improve performance among others by giving promotions to employees with good performance, the role of a leader who can arouse employee passion and obey and work loyally to improve employee performance.
EcoPrint sebagai Inovasi Produk Kreatif Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMP Simanjaya Sekaran: Bahasa Indonesia Qodariyah, Lailatul; Ani, Mistri; Octavia, Mega Dwi; Purwanti, Ika; David, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pembuatan produk kreatif ramah lingkungan dengan teknik EcoPrint. SMP Simanjaya Sekaran dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam pengembangan keterampilan kewirausahaan siswa. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap edukasi, praktik langsung, hingga pameran hasil karya. Siswa diajarkan untuk mengenali potensi lingkungan sekitar, memanfaatkan daun dan bunga sebagai bahan utama, serta mengolahnya menjadi produk bernilai jual seperti tas dan taplak meja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan minat siswa terhadap wirausaha ramah lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan sikap mandiri, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan. Dengan demikian, pelatihan EcoPrint terbukti efektif sebagai sarana edukatif dalam menanamkan nilai kewirausahaan sejak dini di lingkungan sekolah.
Kyai as Cultural Brokers: Transforming Madurese Honor Culture through Islamic Morality and Conflict Mediation Qodariyah, Lailatul; Hasan, Nor; Syarif, Zainuddin; Solichin, Mohammad Muchlis
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 3 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i3.31035

Abstract

This study examines how Islamic morality interacts with Madurese honor culture through the role of kyai as cultural brokers and conflict mediators. Using a comparative qualitative ethnographic design, the research was conducted in Pamekasan and Sumenep, Madura. Data were drawn from in-depth interviews with two kyai and 38 secondary informants, field observations, documentary materials, and relevant digital communications. Thematic analysis was used to identify how honor was conceptualized, how potentially violent disputes were reframed, and how mediation practices varied across the two sites. The findings show that Madurese honor is not simply displaced by Islamic teaching. Instead, kyai preserve the social importance of dignity while redefining its legitimate basis: from public retaliation and status defense toward piety, self-control, welfare, and negotiated repair. Four interconnected mechanisms were identified: theological reinterpretation, cultural-linguistic reframing, maslahah-based reasoning, and restorative mediation. The comparison also reveals meaningful intra-cultural variation. Mediation in Pamekasan was generally more direct and pragmatic, whereas mediation in Sumenep was more formal and attentive to aristocratic and kinship networks. Gendered restrictions, intergenerational disagreement, and status-related economic pressure remained important limits to transformation. The study contributes a process-oriented account of kyai brokerage by showing that Islamic morality transforms the criteria and procedures of honorable conduct rather than erasing honor as a cultural value.