Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Agri Analytics Journal

Dampak Nilai Tukar Petani Jeruk Siam Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga Dikecamatan Semboro Kabupaten Jember Zakaria, Ramadhani Ikhsan; Prayuginingsih, Henik; Widjayanti, Fefi Nurdiana
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i1.1863

Abstract

: Jeruk siam merupakan bagian kecil dari sekian banyak spesies jeruk yang sudah dikenal dan di budiayakan secara luas. Jeruk siam merupakan anggota dari kelompok jeruk keprok yang banyak dikembangkan di Indonesia karena produksinya tinggi dan disukai konsumen: Nilai tukar petani sebagai salah satu alat ukur melihat tingkat kesejahteraan petani, tujuan penelitian untuk :(1) Mengidentifikasi NTP jeruk siam di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember; (2) Mengidentifikasi dampak NTP jeruk siam terhadap pola konsumsi rumah tangga. Hasil penelitian ini adalah (1) Sebanyak 81,00% usaha tani jeruk siam mempunyai NTP lebih dari 100%, sedangkan 19,00% sisanya memiliki NTP kurang dari 100%. Semakin luas lahan yang di usahakan semakin besar nilai NTP. (2) Dampak NTP terhadap pola konsumsi rumah tangga pada skala kurang dari 0,25 ha prosentase untuk pangan dan kebutuhan lainnya sedikit lebih tinggi di banding skala usaha tani yang lebih luas.
Analisis Keuntungan Dan Strategi Pengembangan Tape Singkong Di Kabupaten Jember Intan Pahlevy, Siti Choirunnisa; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauziah, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i1.2176

Abstract

Abstrak: Agroindustri tape adalah industri pengolahan dengan bahan baku utama singkong yang memiliki peluang bisnis yang bagus jika di kembangkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghitung keuntungan usaha tape singkong di Kabupaten Jember, (2) Menghitung tingkat efisiensi biaya usaha tape singkong di Kabupaten Jember, (3) Menganalisis tantang dan kendala yang di hadapi oleh pelaku usaha tape singkong di Kabupaten Jember, (4) Merumuskan strategi pengembangan usaha tape singkong di Kabupaten Jember. penelitian dilakukan secara sengaja (purposive method) di 6 Kecamatan terpilih ( Patrang, Kaliwates, Sukorambi,Kalisat, Pakusari, Mayang ). Metode yang digunakan adalah deskriptif dan metode analitik dengan jumlah responden 10 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis : (1) Teori Keuntungan, (2) Teori Efisiensi Biaya, (3) SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Rata – rata keuntungan yang di peroleh agroindustri tape di Kabupaten Jember adalah sebesar Rp 7.026.847/bulan, (2) Agroindustri tape di Kabupaten Jember sudah efisien dalam penggunaan biaya dengan nilai R/C-ratio sebesar 1,08, (3) Strategi yang tepat dalam upaya pengembangan adalah strategi Strenght – Opportunity ( SO ). Dengan program sebagai berikut : i) Dengan pengalaman dan keterampilan yang di miliki dapat menambah jumlah pelanggan tetap, ii) Dengan tersedianya bahna baku dapat memenuhi permintaan pasar, iii) Dengan menjaga kualitas produk dapat menjaga loyalitas konsumen terhadap produk Kata kunci : Agroindustri, Keuntungan, Efisiensi, SWOT
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Kue Kacang Skala Rumah Tangga Di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Aminah, Siti; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauziah, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i1.2250

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, apalagi di sentra bisnis yang basisnya dari pertanian dapat memenuhi kebutuhan ekonomi baik saat ini maupun yang akan datang. Bebarapa komoditi pangan yang dapat mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian adalah komoditi kacang tanah dan komoditi beras. Komoditi kacang merupakan salah satu produk pertanian yang digunakan sebagai bahan baku industri, berbaga macam produk olahan berbahan baku kacang tanah dapat dihasilkan untuk memberikan keuntungan maksimal bagi petani yang menanam kacang tanah. Produksi kacang tanah di Kabupaten Jember memiliki prospek yang cukup baik, namun dalam pengolahannya menjadi produk yang siap dikonsumsi masih belum maksimal. Tujuan penelitian :(1)Menghitung keuntungan agroindustri kue kacang skala rumah tangga., (2)Mempelajari nilai tambah agroindustri kue kacang skala rumah tangga,(3)Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pada agroindustri kue kacang skala rumah tangga. Rumusan masalah: (1)Apakah agroindustri kue kacang skala rumah tangga menguntungkan?, (2)Apakah agroindustri kue kacang skala rumah tangga menghasilkan nilai tambah?, (3)Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pada agroindustri kue kacang?. Hasil penelitian(1) keuntungan argoindustri kue kacang pada skala kecil sebesar Rp. 12.218 /kg dimana total penerimaan pada skala kecil sebesar Rp.261.000 dan biaya sebesar Rp. 100.559. sedangkan keuntungan kue kacang pada skala rumah tangga sebesar Rp.9.810/ kg dimana total penerimaan pada skala rumah tangga sebesar Rp.193.500 dan biaya sebesar Rp.89.500.(2)Analisis nilai tambah argoindustri kue kacang didapat nilai tambah sebesar Rp.2.061.217/kg bahan baku. Artinya, nilai tambah besar dari nol (2.061.217)> 0) berarti pengolahan argoindustri kue kacang memberikan nilai tambah (positif).(3)Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kue kacang meliputi koefisien tenaga kerja, Upah tenaga kerja, dan imabalan tenaga kerja semakin tinggi nilai imbalan maka semakin tinggi nilai produksi kue kacang.
Kemitraan Petani Tembakau Dengan PT. Pandu Sata Utama Di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Mohamad Holil Baihaki; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i2.2313

Abstract

Abstrak: Tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Jember. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui bentuk pelaksanaan kemitraan petani tembakau dengan PT. Pandu Sata Utama di Kecamatan Kalisat, (2) Mengetahui dampak yang dirasakan petani selama bermitra dengan PT. Pandu Sata Utama, (3) Mengetahui berapakah pendapatan usahatani tembakau yang melakukan kemitraan dengan PT. Pandu Sata Utama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, kualitatif dan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kalisat. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis pendapatan dengan jumlah responden 30 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pola kemitraan yang dijalankan oleh petani mitra di Kecamatan Kalisat menggunakan pola Inti Plasma, (2) Pelaksanaan kemitraan antara PT. Pandu Sata Utama memberikan dampak positif seperti jaminan harga, adanya kemitraan dapat mengurangi resiko produksi dengan adanya pendampingan teknis, kemitraan bisa meningkatkan kesejahteraan petani, mendapatkan jaminan midal dari perusahaan, dan memberikan dampak negatif seperti harga tembakau tidak stabil, petani tidak dapat melakukan tawar menawar, peani memiliki resiko harga lebih rendah, adanya ketidakadilan petani satu sama lain, (3) Kemitraan yang terjalin memberikan keuntungan bagi petani. Besarnya pendapatan yang diterima Rp. 428,437,911. Dengan total biaya Rp. 760, 803,066 dan total penerimaan Rp. 1,189,240,978. Kata Kunci: Kemitraan, Usahatani dan Tembakau. Abstract: Tobacco is a leading commodity in Jember Regency. The objectives of this research are: (1) To find out the form of implementation of the partnership between tobacco farmers and PT. Pandu Sata Utama in Kalisat District, (2) Knowing the impact felt by farmers while partnering with PT. Pandu Sata Utama, (3) Find out how much income a tobacco farming business in partnership with PT. Pandu Sata Utama. This research uses quantitative, qualitative and descriptive methods. The research location was carried out in Kalisat District. The analysis method uses descriptive analysis and income analysis with a total of 30 respondents. The results of the research concluded that (1) The partnership pattern implemented by partner farmers in Kalisat District uses the Plasma Core pattern, (2) Implementation of a partnership between PT. Pandu Sata Utama provides positive impacts such as price guarantees, partnerships can reduce production risks with technical assistance, partnerships can improve farmers' welfare, get midal guarantees from companies, and negative impacts such as unstable tobacco prices, farmers cannot bargain, farmers have the risk of lower prices, there is injustice between farmers towards each other, (3) The existing partnership provides benefits for farmers. The amount of income received was Rp. 428,437,911. With a total cost of Rp. 760, 803,066 and total receipts Rp. 1,189,240,978. Keyword: Partnership, Farming and Tobacco.
Rencana Pengembangan Kedai Kopi Angkringan Helikopter di Kabupaten Bondowoso Ajusalanov, Tirta Ashar; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v3i1.2712

Abstract

Kedai kopi merupakan tempat tren saat ini yang biasa disebut angkringan, banyaknya angkringan yang muncul membuat persaingan semakin ketat. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui faktor internal (2) faktor eksternal yang dimiliki angkringan helikoper serta, (3) mencari alternatif strategi pengembangan dalam mempertahankan bisnis di Angkringan Helikoper Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada Angkringan Helikopter. Sampling sebanyak 5 orang terdiri dari 2 owner dan 3 konsumen tetap. Penelitian ini menggunakan perhitungan IFAS dan EFAS dengan metode Analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa: (1) faktor internal angkringan helikopter yaitu variasi menu yang beragam, harga yang terjangkau, menjaga kualitas produk, citarasa produk, pelayanan yang baik terhadap konsumen, suasana kedai nyaman, lokasi berdekatan dengan yang lain, promosi penjualan belum maksimal, SDM yang terbatas, pengelolaan keuangan secara manual dan kurangnya fasilitas penunjang, (2) faktor eksternal angkringan helikopter yaitu lokasi strategis dipusat kota, adanya paguyuban angkringan, tren penjualan meningkat, perubahan gaya hidup masyarakat, dukungan kebijakan pemerintah terhadap UMKM, tingkat persaingan yang tinggi, ketergantungan pada cuaca, harga bahan baku yang tidak stabil, lemahnya daya beli masyarakat, razia petugas keamanan dan adanya protes dari warga, (3) alternatif strategi yang bisa diterapkan Angkringan Helikopter adalah memperluas jangkauan pasar, menciptakan menu inovasi baru dengan mengikuti tren dan memberikan promosi diskon dihari tertentu.